Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BPS: Kaltim Perlu Perkuat Mitigasi Pasokan untuk Jaga Stabilitas Harga

    Juli 16, 2026

    Distribusi LPG Dinilai Lebih Tepat Dikelola Koperasi Merah Putih Ketimbang Bisnis Ritel

    Juli 16, 2026

    Rehabilitasi Sosial Terhadap Anjal dan Gepeng Menyisakan Kendala Karena Sebagian Kembali Turun ke Jalan

    Juli 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Aguswati : Harga Bawang Putih Di Pastikan Aman
    Advertorial

    Aguswati : Harga Bawang Putih Di Pastikan Aman

    MartinusBy MartinusMei 7, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Foto: Aguswati Kabag Ekonomi Pemkot Bontang

    Insitekaltim,Bontang – Harga tinggi dan langkanya bawang putih di Kota Bontang, banyak dikeluhkan masyarakat, harga yang melambung tinggi di tambah langka di pasar tradisional membuat ibu – ibu akhirnya memilih bawang putih saset atau kemasan sebagai alternatif.
    Pemerintah Kota Bontang rupanya tak tinggal diam, dengan kenaikan harga yang signifikan pada bawang putih, melalui Kabag ekonomi Pemkot Bontang, Aguswati, terus memantau harga kebutuhan pokok terutama bawang putih di pasar tradisional Kota Bontang.

    Aguswati mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir lagi, karena saat ini Kalimantan Timur mendapat 26 hingga 56 ton bawang putih yang akan dibagikan seluruh Kabupaten Kota di Kaltim.
    ” Kami sudah melakukan koordinasi ke provinsi, hari ini 26 ton tiba di Samarinda mungkin besok sudah di distribusikan ke sini, selain itu nanti ada juga 56 ton yang akan datang hari kamis, untuk Bontang mendapat berapa, kita masih berkoordinasi lebih lanjut lagi, semua yang bagi dari provinsi,” terangnya kepada media Selasa (7/5/2019).
    Menurut Aguswati setelah ini, dapat dipastikan harga bawang putih tidak akan mengalami kenaikan lagi, karena bawang putih dianggap sudah normal kembali.
    “Untuk harga dipastikan turun karena itu target dari Disperindag Provinsi Kaltim, sesuai regulasinya harga hanya 50 ribu saja jika lebih maka para pedagang akan mendapatkan sanksi,” jelasnya.

    Sementara untuk sanksi yang menjual diatas Rp. 50 ribu, nantinya akan sampaikan kembali kepada provinsi lantaran sanksi tersebut menjadi kewenangan provinsi.
    “Tahun 2018 lalu provinsi telah mengambil alih untuk sanksi tersebut. Namun kita akan tetap ajukan karena kita mempunyai standar harga yang sudah ditetapkan oleh pusat, kalau melihat stok yang ada tidak bisa dipungkiri untuk harga masih bisa dipastikan aman. Namun kita akan terus melakukan sidak hingga lebaran nanti,”tutupnya.( yulianti)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    Juli 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    Juli 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    Juli 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    Juli 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    Juli 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    BPS: Kaltim Perlu Perkuat Mitigasi Pasokan untuk Jaga Stabilitas Harga

    R’syaJuli 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur (Kaltim) Mas’ud Rifai menilai penguatan…

    Distribusi LPG Dinilai Lebih Tepat Dikelola Koperasi Merah Putih Ketimbang Bisnis Ritel

    Juli 16, 2026

    Rehabilitasi Sosial Terhadap Anjal dan Gepeng Menyisakan Kendala Karena Sebagian Kembali Turun ke Jalan

    Juli 16, 2026

    Tumpang Tindih Kewenangan, Pesantren Berbasis Sekolah Formal Butuh Sinkronisasi Kebijakan Pendidikan

    Juli 16, 2026

    Perkuat Deteksi Dini, Dinkes Samarinda Catat Hingga Mei 2026, Sudah 29 Kematian Akibat AIDS

    Juli 16, 2026
    1 2 3 … 3,218 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.