Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025
    Kesehatan

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuni 19, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi Virus HIV AIDS (foto by AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Penanganan HIV bersama tuberkulosis (TB) jadi salah satu fokus utama pemerintah daerah. Karena masuk dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan yang wajib dipenuhi.

    Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda mencatat sebanyak 492 kasus HIV ditemukan sepanjang tahun 2025.

    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Samarinda, dr. Nata Siswanto, mengatakan, program penanggulangan HIV terus berjalan beriringan. Dengan penanganan AIDS karena keduanya memiliki keterkaitan yang erat, baik dari sisi deteksi maupun pengobatan.

    “Untuk tahun 2025, jumlah kasus HIV yang ditemukan di Kota Samarinda sebanyak 492 kasus positif,” kata Nata.

    Meski belum memiliki data pembanding dari seluruh kabupaten dan kota, di Kalimantan Timur (Kaltim) Nata menilai secara logis, angka tersebut berpotensi menjadi yang tertinggi di provinsi ini mengingat Samarinda merupakan daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Kaltim.

    “Secara logika, karena jumlah penduduk Samarinda paling banyak, kemungkinan memang menjadi yang tertinggi,” ujarnya.

    Menurut Nata, penanganan HIV dan TB menjadi perhatian serius pemerintah. Karena keduanya termasuk dalam 12 indikator Standar Pelayanan Minimal bidang kesehatan yang menjadi tolok ukur kinerja pemerintah daerah.

    Ia menjelaskan, capaian program penanggulangan penyakit menular seperti HIV. Akan menjadi bagian dari evaluasi pelayanan kesehatan yang harus dipertanggungjawabkan pemerintah daerah kepada masyarakat.

    Dinkes Samarinda terus mendorong upaya deteksi dini, pemeriksaan rutin bagi kelompok berisiko. Serta pengobatan berkelanjutan, bagi pasien yang telah terdiagnosis.

    Langkah tersebut dinilai penting, untuk menekan angka penularan. Sekaligus, meningkatkan kualitas hidup penyandang HIV.

    Selain penguatan layanan kesehatan, pemerintah juga terus mengedukasi masyarakat. Untuk menghilangkan stigma, terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Sehingga mereka dapat, mengakses layanan pemeriksaan dan pengobatan tanpa rasa takut atau diskriminasi.

    Dengan tingginya jumlah kasus yang ditemukan, Dinkes berharap, kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara sukarela semakin meningkat sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

     

    Dinkes Samarinda HIV AIDS Kesehatan Nata Siswanto TBC TBC dan HIV/AIDS
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Untuk Dapat Layanan Medis Lanjutan, Masyarakat Pedalaman Harus Ke Samarinda dan Balikpapan

    Juni 18, 2026

    Tak Sekadar Bugar, Olahraga Jadi Kunci Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental

    Juni 17, 2026

    Minat Masih Rendah, Dinkes Kaltim Ajak Masyarakat Lebih Aktif Manfaatkan Program CKG

    Juni 17, 2026

    Lonjakan Diabetes pada Usia Muda, Akibat Makanan Instan dan Kurang Gerak

    Juni 16, 2026

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    Juni 15, 2026

    Sering Stres? Berenang Bisa Jadi Cara Sederhana Menenangkan Pikiran

    Juni 14, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    R’syaJuni 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Tim nasional Kanada mencatat hasil bersejarah pada lanjutan fase grup Piala Dunia…

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026

    Belum Berdampak Signifikan, Pemkot Samarinda Perketat Pemantauan Inflasi Kenaikan BBM

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,156 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.