Insitekaltim, Samarinda – Peran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda kini semakin luas. Tidak lagi sekadar memadamkan kebakaran, instansi ini juga menangani berbagai aksi penyelamatan yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Kepala Disdamkar Kota Samarinda Hendra mengatakan, perubahan nomenklatur lembaga membuat tugas dan fungsi Damkar berkembang signifikan. Saat ini, pihaknya menangani hingga 14 jenis penyelamatan.
“Sekarang Damkar bukan hanya memadamkan kebakaran, tetapi juga melakukan berbagai penyelamatan. Ada animal rescue seperti evakuasi ular masuk rumah, tawon, biawak, hingga kucing dan anjing yang terjebak,” ujarnya, Selasa 24 Maret 2026.
Ia menjelaskan, laporan evakuasi hewan menjadi salah satu yang paling sering diterima. Banyak warga yang tidak memiliki kemampuan maupun peralatan untuk menangani kondisi tersebut, sehingga mengandalkan bantuan petugas Damkar.
Selain itu, Disdamkar juga terlibat dalam penanganan kecelakaan transportasi, baik di darat maupun perairan. Dalam kasus kecelakaan lalu lintas, petugas kerap melakukan evakuasi korban yang terjepit di dalam kendaraan menggunakan peralatan khusus.
“Kami sudah dilengkapi alat evakuasi seperti pemotong besi untuk menangani korban terjepit, sehingga proses penyelamatan bisa dilakukan dengan cepat dan aman,” jelasnya.
Tidak hanya itu, petugas juga menangani berbagai kondisi darurat lainnya, seperti pohon tumbang yang menghalangi akses jalan, pelepasan cincin yang tersangkut di jari warga, hingga penyemprotan tumpahan bahan bakar di jalan guna mencegah kecelakaan lanjutan akibat permukaan licin.
Untuk mendukung operasional, Disdamkar Samarinda memiliki 11 posko yang tersebar di 10 kecamatan. Keberadaan posko tersebut dinilai efektif dalam mempercepat respons terhadap laporan masyarakat.
“Rata-rata ada enam sampai tujuh laporan penyelamatan per hari dari seluruh posko. Jenis laporannya beragam, tergantung kondisi di lapangan,” ungkap Hendra.
Ia menegaskan, seluruh layanan yang diberikan kepada masyarakat tidak dipungut biaya. Hal ini menjadi komitmen Disdamkar dalam memberikan pelayanan maksimal bagi warga.
“Pelayanan kami gratis. Selama itu bisa kami bantu, pasti kami tindak lanjuti. Kami hadir untuk membantu masyarakat dalam kondisi apa pun,” tegasnya.
Menurut Hendra, keberadaan Damkar saat ini semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya saat terjadi kebakaran, tetapi juga dalam berbagai situasi darurat lain yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat.
