Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tren Kenaikan Mulai Terlihat, Harga Beras Pasar Segiri Masih Stabil

    Juni 8, 2026

    Bayu Surya Nahkodai JMSI Kaltim, Siap Teruskan Jejak Mohammad Sukri

    Juni 8, 2026

    Pasca Iduladha, Harga Minyak Goreng dan Bawang Naik, Telur Justru Turun di Pasar Segiri

    Juni 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Ekspor Batu Bara Anjlok, Guntur: Kaltim Tak Terdampak Langsung
    DPRD Kaltim

    Ekspor Batu Bara Anjlok, Guntur: Kaltim Tak Terdampak Langsung

    SittiBy SittiJuli 9, 2025Updated:Juli 9, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi II DPRD Kaltim Guntur
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Penurunan impor batu bara dari Indonesia oleh China dan India ramai menjadi sorotan nasional. Dua negara raksasa tersebut mulai mengurangi pasokan dari Indonesia dan beralih ke negara lain yang menawarkan batu bara berkalori lebih tinggi.

    Namun, Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur Guntur menilai penurunan ekspor ini tidak akan memberikan dampak langsung bagi ekonomi Kaltim.

    “Tidak lah. Batu bara itu bukan hak Kaltim. Tidak ada imbas ke kita,” ujar Guntur saat ditemui usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kaltim ke-22, Rabu 9 Juli 2025.

    Satu-satunya aspek yang mungkin terdampak hanya dana bagi hasil (DBH), yang merupakan kebijakan pemerintah pusat. DBH memang berpengaruh pada pendapatan daerah, tetapi tidak berdampak langsung pada operasional maupun ekonomi lokal.

    “Imbas ke kita itu cuma di DBH saja. Yang menyentuh langsung hanya dari sektor pajak alat berat,” jelasnya.

    Komisi II DPRD Kaltim saat ini sedang fokus mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD), khususnya dari pajak alat berat. Guntur mengungkapkan penerimaan dari sektor ini masih tergolong kecil meski Kaltim memiliki ratusan perusahaan tambang yang beroperasi.

    “Kita lagi gencar mendata sedetail mungkin semua perusahaan. Sementara ini penerimaan pajak alat berat itu kecil. Harapan kita bisa meningkat,” katanya.

    Ia mencontohkan potensi besar yang dapat dihasilkan jika pendataan benar-benar optimal.

    “Bayangkan saja, Kaltim ada sekitar 800 perusahaan. Nggak usah semua, kalau 5 alat berat dikali 800 saja sudah berapa,” tambahnya.

    Saat ditanya mengenai kemungkinan pengurangan tenaga kerja akibat penurunan ekspor batu bara, Guntur mengatakan hingga saat ini belum terlihat adanya gejala signifikan.

    “Kita berharap imbas negatifnya tidak terjadi. Khususnya bagi tenaga kerja. Jangan sampai ada yang dirumahkan karena kondisi pasar,” ungkapnya.

    Guntur juga optimistis kebutuhan dalam negeri terhadap batu bara tetap tinggi, terutama untuk mendukung pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan sektor industri.

    “Kita juga banyak menggunakan batu bara untuk PLTU. Sekarang sudah banyak yang tidak pakai diesel, tapi beralih ke gas dari batu bara,” tuturnya.

    Meskipun dinamika pasar global terus berubah, Kaltim memiliki peluang menjaga kestabilan ekonomi dengan memperkuat penerimaan daerah dan mengoptimalkan potensi sumber daya lokal.

    “Meski China dan India mengurangi impor, kita harus tetap fokus pada peluang yang ada di dalam negeri. Salah satunya memperkuat pajak dan PAD,” pungkas Guntur.

    Dengan demikian, masyarakat diharapkan tidak khawatir secara berlebihan terkait kabar turunnya ekspor batu bara, karena Kaltim memiliki banyak instrumen untuk menjaga stabilitas ekonomi.

    DBH Guntur PAD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    DPRD Samarinda Ingatkan Potensi Ledakan Sengketa Aset Daerah yang Belum Terselesaikan

    Juni 5, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Kualitas Layanan Perumdam Meski Capaian Sudah 84 Persen

    April 28, 2026

    CFN Dorong UMKM dan PAD, Viktor Yuan: Berpotensi Jadi Tradisi Kota

    April 24, 2026

    Parkir Berlangganan Dinilai Berpotensi Bebani Masyarakat, DPRD Samarinda Soroti Keadilan Kebijakan

    April 22, 2026

    PAD Samarinda Lampaui Target, Kemandirian Fiskal Mulai Menguat

    April 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tren Kenaikan Mulai Terlihat, Harga Beras Pasar Segiri Masih Stabil

    Nur AjijahJuni 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah kenaikan sejumlah kebutuhan pokok seperti minyak goreng dan bawang, harga beras…

    Bayu Surya Nahkodai JMSI Kaltim, Siap Teruskan Jejak Mohammad Sukri

    Juni 8, 2026

    Pasca Iduladha, Harga Minyak Goreng dan Bawang Naik, Telur Justru Turun di Pasar Segiri

    Juni 8, 2026

    Diminati Anak Muda, Padel Dinilai Masih Menjadi Olahraga Kalangan Tertentu

    Juni 8, 2026

    Buka di Samarinda, W Superclub Terancam Disidak Jika Tak Penuhi Standar Keselamatan

    Juni 8, 2026
    1 2 3 … 3,130 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.