Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Teras Samarinda Belum Tuntas, Celni Dorong Penyelesaian Seluruh Segmen

    Agustus 29, 2026

    Helmi Dorong Semangat Kemerdekaan, Jadi Motivasi DPRD Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

    Agustus 29, 2026

    Antisipasi Ancaman Kekeringan, Kaltim Percepat Tanam Untuk Jaga Produksi Pangan

    Agustus 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kukar»Angka Risiko Stunting di Muara Muntai Ilir Turun Drastis, Tersisa 15 Balita
    Diskominfo Kukar

    Angka Risiko Stunting di Muara Muntai Ilir Turun Drastis, Tersisa 15 Balita

    IraBy IraMei 21, 2025Updated:Mei 31, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kegiatan rembuk stunting di Desa Muara Muntai Ilir, Kecamatan Muara Muntai
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar – Jumlah balita yang berisiko stunting di Desa Muara Muntai Ilir, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), tercatat mengalami penurunan drastis. Berdasarkan pendataan hingga akhir April 2025, angka balita berisiko stunting turun dari lebih 30 anak menjadi hanya 15 balita.

    “Alhamdulillah untuk tahun ini angka yang berisiko stunting yang didata dari akhir April mengalami penurunan yang sangat signifikan. Yang awal di atas 30 balita, sekarang cuma tinggal 15 balita,” ungkap Kepala Desa Muara Muntai Ilir Arifadin Nur, Rabu, 21 Mei 2025.

    Keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen pemerintah desa setempat dalam melaksanakan rembuk stunting tahunan sebagai ruang evaluasi dan penyusunan langkah-langkah strategis penanganan stunting.

    Forum tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat dengan pendekatan kolaboratif.

    “Dalam rembuk itu dibahas langkah-langkah pencegahan, juga mendata perkembangan angka stunting dan membahas langkah-langkah pencegahan dan penurunan stunting,” jelas Arifadin.

    Sebagai implementasi dari rembuk tersebut, Pemerintah Desa Muara Muntai Ilir secara konsisten menyalurkan bantuan intervensi gizi, seperti makanan tambahan (PMT) bagi balita, susu untuk ibu hamil dan menyusui, serta vitamin untuk mendukung kebutuhan nutrisi anak-anak.

    Selain itu, kegiatan posyandu digiatkan sebagai garda depan pelayanan kesehatan dan edukasi gizi bagi keluarga.

    Posyandu tak hanya memantau tumbuh kembang anak, tetapi juga mengajarkan pengasuhan berbasis kesehatan kepada orang tua.

    Pemerintah Desa Muara Muntai Ilir juga aktif memberikan pembinaan tentang pola asuh (parenting) yang baik.

    Arifadin menekankan pentingnya peran keluarga dalam mencegah stunting melalui perhatian pada pola makan, kebersihan, dan kesehatan anak secara menyeluruh.

    “Keberhasilan dalam menurunkan angka stunting tidak hanya bergantung pada program pemerintah semata, tetapi juga pada kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung setiap langkah intervensi yang telah dirancang,“ tegasnya.

    Ia berharap sinergi antara masyarakat, perangkat desa dan lintas sektor terus terjalin demi melahirkan generasi desa yang sehat, cerdas, dan bebas dari ancaman gagal tumbuh. (Adv)

    Arifadin Nur Diskominfo Kukar Kepala Desa Muara Muntai Ilir Pemkab Kukar Stunting
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Wahyu Hernaningsih Dorong Perempuan Kaltim Kelola Emosi dan Kesehatan Mental, Bidik Zero Stunting

    Agustus 18, 2026

    BKKBN Kaltim Perkuat Intervensi Non-Nutrisi untuk Tekan Stunting

    Juli 20, 2026

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Juli 14, 2026

    Program MBG Belum Bisa Jadi Tolok Ukur Penurunan Stunting di Samarinda

    Juli 13, 2026

    Cegah Anak Stunting, Kini Periksa Kehamilan Wajib Delapan Kali

    Juli 12, 2026

    Inisiasi Menyusu Dini, Intervensi Tepat Dukung Pertumbuhan Bayi Juga Stunting

    Juli 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Teras Samarinda Belum Tuntas, Celni Dorong Penyelesaian Seluruh Segmen

    Andika SaputraAgustus 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Celni Pita…

    Helmi Dorong Semangat Kemerdekaan, Jadi Motivasi DPRD Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

    Agustus 29, 2026

    Antisipasi Ancaman Kekeringan, Kaltim Percepat Tanam Untuk Jaga Produksi Pangan

    Agustus 29, 2026

    Debu dan Asap Makin Pekat, Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen

    Agustus 29, 2026

    Merdeka Run 2026, Ketika Ribuan Langkah Bertemu Semangat Kemerdekaan di Monas

    Agustus 29, 2026
    1 2 3 … 3,307 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.