Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Antisipasi Ancaman Kekeringan, Kaltim Percepat Tanam Untuk Jaga Produksi Pangan

    Agustus 29, 2026

    Debu dan Asap Makin Pekat, Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen

    Agustus 29, 2026

    Merdeka Run 2026, Ketika Ribuan Langkah Bertemu Semangat Kemerdekaan di Monas

    Agustus 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Antisipasi Ancaman Kekeringan, Kaltim Percepat Tanam Untuk Jaga Produksi Pangan
    Ekonomi

    Antisipasi Ancaman Kekeringan, Kaltim Percepat Tanam Untuk Jaga Produksi Pangan

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaAgustus 29, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi petani melakukan penanaman di lahan persawahan. Pemprov Kaltim terus mendorong percepatan tanam untuk menjaga luas tambah tanam (LTT) di tengah ancaman kekeringan (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Untuk menjaga luas tambah tanam (LTT), sekaligus mempertahankan produksi pangan daerah di tengah kondisi kekeringan yang mulai terjadi di sejumlah wilayah.

    Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kalimantan Timur (Kaltim) Fahmi Himawan mengatakan, percepatan tanam terus dilakukan.

    Fahmi menyebut, pemerintah pusat menetapkan target laju tanam Kaltim sekitar 2.400 hektare untuk periode Agustus. Hingga saat ini, realisasi penanaman telah mencapai sekitar 80 persen dari target tersebut.

    “Dari target pemerintah pusat sekitar 2.400 hektare hingga Agustus. Realisasinya sudah mencapai sekitar 80 persen,” ujarnya saat menjadi pembicara dalam kegiatan Kesiapsiagaan Pangan Daerah Kaltim di Tengah Cuaca Ekstrem, Jumat, 28 Agustus 2026.

    Menurut Fahmi, percepatan tanam perlu terus dilakukan sebelum kondisi kekeringan semakin meluas. Selain menjaga luas tanam, langkah tersebut diharapkan dapat membantu mempertahankan produksi pangan daerah.

    Upaya percepatan dilakukan bersama pemerintah pusat, Balai Besar/Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP), instansi vertikal, serta dinas pertanian di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

    Sementara itu, pemantauan kondisi lahan persawahan selama Agustus menunjukkan sekitar 2.400 hektare lahan. Tersebar di tujuh kabupaten/kota, telah terdata oleh petugas di lapangan.

    Dari luasan tersebut, sekitar 200 hektare berada dalam kondisi kekeringan berat. Sedangkan lahan lainnya, mengalami kekeringan sedang dan ringan.

    Lahan dengan kekeringan ringan masih memiliki peluang untuk dipanen meski potensi kegagalannya diperkirakan sekitar 20 persen. Pada kondisi kekeringan sedang, risiko gagal panen berada pada kisaran 20 hingga 50 persen.

    Adapun lahan dengan kekeringan berat menjadi perhatian karena berpotensi mengalami gagal panen hingga 50 sampai 100 persen.

    “Yang menjadi perhatian adalah lahan dengan kondisi kekeringan berat karena berpotensi mengalami gagal panen sekitar 50 hingga 100 persen. Namun, kami berharap kondisi tersebut tidak terjadi,” jelas Fahmi.

    Meski kekeringan mulai berdampak pada lahan pertanian. Kegiatan panen pada Agustus masih berjalan. Fahmi menyebut hingga kini belum terdapat laporan lahan puso atau gagal panen pada bulan tersebut.

    Kasus puso sebelumnya terjadi pada Juli dengan luas sekitar 25 hektare di Kabupaten Paser.

    Menurut Fahmi, Dinas Pertanian Kabupaten Paser akan menindaklanjuti kondisi tersebut melalui bantuan bagi petani yang terdampak.

    Untuk menangani dampak kekeringan, pemerintah menyiapkan dukungan berdasarkan kebutuhan di masing-masing lokasi. Petani yang masih memiliki sumber air tetapi terkendala peralatan dapat diupayakan memperoleh bantuan pompa.

    Sementara jika peralatan sudah tersedia namun petani terkendala bahan bakar, pemerintah menyiapkan skema dukungan berupa subsidi bahan bakar minyak (BBM).

    Fahmi menambahkan, petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) bersama tim UPTD Perlindungan Tanaman juga terus melakukan pemantauan di lapangan. Pendataan dilakukan untuk mengetahui kondisi setiap lahan sekaligus memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan petani.

    “Tim di lapangan akan terus melakukan pendataan dan melihat kebutuhan masing-masing lokasi, sehingga bantuan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi yang dihadapi petani,” pungkas Fahmi.

     

    DPTPH Kaltim Fahmi Himawan Gagal Panen Kekeringan Kemarau
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Inflasi Mendekati 4 Persen, Bapenda Samarinda Pantau Dampaknya ke Penerimaan Pajak

    Agustus 29, 2026

    Sempat Vakum karena Anggaran, Festival Literasi Kaltim Kini Hidup Lagi Lewat Kolaborasi

    Agustus 29, 2026

    Parkir Teras Samarinda Jadi Potensi PAD, Jasno Dorong Sistem Portal

    Agustus 29, 2026

    Dishub Samarinda Finalisasi Parkir Berlangganan, Target Awal 300 Ribu Kendaraan

    Agustus 28, 2026

    Karhutla Purwajaya Terkendala Medan, Aparat Gabungan Lakukan Pemadaman Manual

    Agustus 28, 2026

    UMKM Kaltim Butuh Modal dan Pelatihan, Mirni Dorong Solusi Lewat Koperasi

    Agustus 28, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Antisipasi Ancaman Kekeringan, Kaltim Percepat Tanam Untuk Jaga Produksi Pangan

    Ratu ArifanzaAgustus 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Untuk menjaga luas tambah tanam (LTT), sekaligus mempertahankan produksi pangan daerah di tengah…

    Debu dan Asap Makin Pekat, Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen

    Agustus 29, 2026

    Merdeka Run 2026, Ketika Ribuan Langkah Bertemu Semangat Kemerdekaan di Monas

    Agustus 29, 2026

    Dari Perpustakaan Kecil di Kamar hingga Berburu Buku Murah di Festival Literasi Kaltim

    Agustus 29, 2026

    Inflasi Mendekati 4 Persen, Bapenda Samarinda Pantau Dampaknya ke Penerimaan Pajak

    Agustus 29, 2026
    1 2 3 … 3,306 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.