Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    Oktober 6, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    Oktober 6, 2026

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Agus Aras Sebut WTP Bukan Final, Segera Rekonsiliasi 27 Temuan dan 63 Rekomendasi BPK
    DPRD Kaltim

    Agus Aras Sebut WTP Bukan Final, Segera Rekonsiliasi 27 Temuan dan 63 Rekomendasi BPK

    MartinusBy MartinusMei 23, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Agus Aras
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kembali diraih Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024 menjadi sorotan penting dalam dinamika politik dan pengawasan anggaran daerah.

    Untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut, Kaltim berhasil meraih opini tertinggi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Namun, apresiasi itu tidak lantas membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim terlena.

    Di balik pujian terhadap keberhasilan pemprov, DPRD justru menegaskan pentingnya langkah konkret dalam menindaklanjuti 27 temuan dan 63 rekomendasi yang disampaikan oleh BPK.

    Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Agus Aras menyampaikan sikap tegas bahwa seluruh catatan tersebut tidak boleh dibiarkan tanpa penyelesaian yang tuntas.

    “Tentu sebelumnya kita perlu apresiasi atas raihan Pemprov Kaltim dengan predikat WTP ke-12 ini. Tapi kita juga tidak boleh abai, karena ada 27 catatan dan 63 rekomendasi yang harus segera direkonsiliasi,” ujar Agus Aras kepada awak media usai acara penyerahan LHP LKPD Pemprov Kaltim yang dilaksanakan di Kantor DPRD Kaltim pada Jumat, 23 Mei 2025.

    Pernyataan Agus mencerminkan komitmen lembaga legislatif dalam menjalankan fungsi pengawasan, khususnya terhadap akuntabilitas dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah. Ia mengingatkan bahwa rekomendasi yang disampaikan BPK memiliki batas waktu tindak lanjut yang ketat, yakni maksimal 60 hari kerja sejak laporan hasil pemeriksaan diterima.

    “Rekomendasinya baru diterima, dan sekarang LKPJ Gubernur Kaltim sedang dalam proses penyelesaian. Tentu ini harus disesuaikan agar prosesnya berjalan sinkron,” katanya lebih lanjut.

    Dalam pandangan Agus, sinkronisasi antara rekomendasi BPK dan penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur menjadi kunci utama agar proses evaluasi dan perencanaan ke depan tidak terlepas dari temuan yang telah diidentifikasi.

    Ia menggarisbawahi bahwa setiap perangkat daerah wajib menunjukkan tanggung jawab kolektif dalam menyelesaikan temuan, bukan hanya demi kepatuhan administratif, tetapi juga sebagai upaya peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.

    “Kalau tidak diselesaikan, bisa berulang lagi tahun depan. Itu yang harus kita hindari,” tegas Agus.

    Lebih jauh, ia menilai bahwa capaian WTP semestinya tidak menjadi akhir dari proses pengelolaan keuangan yang baik, melainkan menjadi dasar untuk perbaikan berkelanjutan. Dalam konteks ini, Agus mendorong agar seluruh rekomendasi BPK tidak berhenti pada laporan semata, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan.

    “Semua ini untuk kebaikan tata kelola kita, agar semakin transparan, efisien, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutupnya.

    Agus Aras BPK DPRD Kaltim LKPD 2024 WTP
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    Oktober 6, 2026

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026

    Dikejar Batas 30 September, Pembahasan APBD Perubahan Kaltim 2026 Digelar Maraton

    Oktober 1, 2026

    Ratusan Kapal Beraktivitas di Muara Berau, Potensi PAD Kaltim Masih Dihitung

    Oktober 1, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Penguatan Nilai Pancasila di Kalangan Generasi Muda

    Oktober 1, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    AminahOktober 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur…

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    Oktober 6, 2026

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026

    TNI Siapkan Kluster Pertanian hingga Perikanan, Kaltim Bidik Ketahanan Pangan Berkelanjutan

    Oktober 6, 2026

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026
    1 2 3 … 3,375 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.