Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    Agustus 15, 2026

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    Agustus 14, 2026

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Pola Asuh Berperan Penting dalam Penurunan Stunting
    Kaltim

    Pola Asuh Berperan Penting dalam Penurunan Stunting

    LarasBy LarasSeptember 27, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua DPD Persagi Kaltim Wiryanto (kanan)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Kalimantan Timur (Kaltim) menyampaikan pentingnya sebuah pola asuh yang baik dalam mengatasi masalah stunting di Kaltim.

    Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Persagi Kaltim Wiryanto menjelaskan meskipun angka stunting di Kaltim telah menunjukkan perbaikan dengan penurunan hingga 12,8 persen di 2024. Namun masih ada tantangan dalam menjaga pertumbuhan anak, terutama setelah usia 36 bulan.

    “Pertumbuhan anak di Kaltim sebenarnya sudah bagus, tetapi setelah usia 36 bulan, mulai muncul masalah akibat pola asuh yang kurang optimal,” jelas Wiryanto, dalam acara Talk Show “Sinergi dan Kolaborasi Stakeholder dalam Upaya Penurunan Stunting di Kaltim” di Atrium Big Mal Samarinda, Jumat (27/9/2024).

    Wiryanto melanjutkan, asupan nutrisi yang cukup bagi anak terlepas dari keanekaragaman makanan, juga sangat memengaruhi percepatan penurunan stunting. Menurutnya, frekuensi makan anak tidak lebih urgen dari sebuah nutrisi yang terkandung di dalamnya.

    “Yang penting adalah asupan nutrisi, bukan sekadar makan tiga kali sehari,” ujarnya.

    Selain itu, Wiryanto menggarisbawahi faktor lain yang memengaruhi kesehatan anak, seperti tingginya angka anemia di kalangan remaja Kaltim yang masih tinggi.

    Pola makan yang kaya gula turut memengaruhi penyerapan kalsium, yang berperan penting dalam pertumbuhan anak dan remaja. Nantinya para remaja ini akan tumbuh dewasa dengan kurangnya hemoglobin dalam darah dan menyebabkan anemia. Seharusnya di masa depan, mereka siap menjadi orang tua yang mencetak generasi sehat.

    Ia juga menekankan pentingnya pemberian ASI serta pendekatan yang tidak menghakimi terhadap anak-anak yang terindikasi stunting.

    Terakhir, ditegaskan bahwa anak stunting bukanlah anak yang tidak cerdas. Walau ia terindikasi stunting, harapan besar menjadi penerus bangsa harus tetap ditanamkan padanya. Dengan melibatkan berbagai sinergi dari stakeholder dan masyarakat, ia yakin anak-anak stunting akan tumbuh sehat dan cerdas.

    “Kita tidak boleh langsung menghakimi bahwa anak itu stunting. Mereka masih bisa tumbuh cerdas meskipun terduga stunting,” tutupnya.

    Persagi Stunting Wiryanto
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    BKKBN Kaltim Perkuat Intervensi Non-Nutrisi untuk Tekan Stunting

    Juli 20, 2026

    BMKG Catat 78 Titik Panas di Kaltim, Puncak Kemarau Diprediksi Terjadi Agustus

    Juli 19, 2026

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Juli 14, 2026

    Kaltim Bidik Pertahankan Juara Umum MTQN, LPTQ Tekankan Pembinaan Berbasis Pengabdian

    Juli 14, 2026

    Produksi Ikan Kaltim Meningkat, DKP Pastikan Pasok Bahan Baku MBG Aman

    Juli 13, 2026

    Program MBG Belum Bisa Jadi Tolok Ukur Penurunan Stunting di Samarinda

    Juli 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    R’syaAgustus 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun meminta dunia pendidikan tidak hanya berorientasi pada…

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    Agustus 14, 2026

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    Agustus 14, 2026
    1 2 3 … 3,278 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.