Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bantuan Seragam Gratispol Tuai Banyak Pujian, Siswa Nyaman Orang Tua Bahagia

    Mei 20, 2026

    Konflik Lahan Bendungan Marangkayu Mulai Temui Titik Terang, Ganti Rugi Segera Diproses

    Mei 19, 2026

    Kaltim Diincar Jadi Provinsi Pelopor Penerapan Manajemen Talenta ASN Secara Penuh

    Mei 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Pola Asuh Berperan Penting dalam Penurunan Stunting
    Kaltim

    Pola Asuh Berperan Penting dalam Penurunan Stunting

    LarasBy LarasSeptember 27, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua DPD Persagi Kaltim Wiryanto (kanan)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Kalimantan Timur (Kaltim) menyampaikan pentingnya sebuah pola asuh yang baik dalam mengatasi masalah stunting di Kaltim.

    Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Persagi Kaltim Wiryanto menjelaskan meskipun angka stunting di Kaltim telah menunjukkan perbaikan dengan penurunan hingga 12,8 persen di 2024. Namun masih ada tantangan dalam menjaga pertumbuhan anak, terutama setelah usia 36 bulan.

    “Pertumbuhan anak di Kaltim sebenarnya sudah bagus, tetapi setelah usia 36 bulan, mulai muncul masalah akibat pola asuh yang kurang optimal,” jelas Wiryanto, dalam acara Talk Show “Sinergi dan Kolaborasi Stakeholder dalam Upaya Penurunan Stunting di Kaltim” di Atrium Big Mal Samarinda, Jumat (27/9/2024).

    Wiryanto melanjutkan, asupan nutrisi yang cukup bagi anak terlepas dari keanekaragaman makanan, juga sangat memengaruhi percepatan penurunan stunting. Menurutnya, frekuensi makan anak tidak lebih urgen dari sebuah nutrisi yang terkandung di dalamnya.

    “Yang penting adalah asupan nutrisi, bukan sekadar makan tiga kali sehari,” ujarnya.

    Selain itu, Wiryanto menggarisbawahi faktor lain yang memengaruhi kesehatan anak, seperti tingginya angka anemia di kalangan remaja Kaltim yang masih tinggi.

    Pola makan yang kaya gula turut memengaruhi penyerapan kalsium, yang berperan penting dalam pertumbuhan anak dan remaja. Nantinya para remaja ini akan tumbuh dewasa dengan kurangnya hemoglobin dalam darah dan menyebabkan anemia. Seharusnya di masa depan, mereka siap menjadi orang tua yang mencetak generasi sehat.

    Ia juga menekankan pentingnya pemberian ASI serta pendekatan yang tidak menghakimi terhadap anak-anak yang terindikasi stunting.

    Terakhir, ditegaskan bahwa anak stunting bukanlah anak yang tidak cerdas. Walau ia terindikasi stunting, harapan besar menjadi penerus bangsa harus tetap ditanamkan padanya. Dengan melibatkan berbagai sinergi dari stakeholder dan masyarakat, ia yakin anak-anak stunting akan tumbuh sehat dan cerdas.

    “Kita tidak boleh langsung menghakimi bahwa anak itu stunting. Mereka masih bisa tumbuh cerdas meskipun terduga stunting,” tutupnya.

    Persagi Stunting Wiryanto
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Konflik Lahan Bendungan Marangkayu Mulai Temui Titik Terang, Ganti Rugi Segera Diproses

    Mei 19, 2026

    Kaltim Diincar Jadi Provinsi Pelopor Penerapan Manajemen Talenta ASN Secara Penuh

    Mei 19, 2026

    Terima Audiensi Massa Konflik Agraria, Rudy Mas’ud Janji Bentuk Tim Khusus dan Evaluasi Perizinan

    Mei 19, 2026

    Konflik Agraria di Kaltim Meletus di 20 Titik, Masyarakat Desak Pemprov Kaltim Bantu Selesaikan

    Mei 19, 2026

    Pengangguran Perempuan di Kaltim Tinggi, Syahariah Dorong Lapangan Kerja Lebih Inklusif

    Mei 19, 2026

    35 Tahun Tanpa Kepastian, Warga Korpri Loa Bakung Tagih SHM, Gubernur Siap Cari Jalan Hukum

    Mei 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bantuan Seragam Gratispol Tuai Banyak Pujian, Siswa Nyaman Orang Tua Bahagia

    SittiMei 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Program Gratispol seragam gratis yang dijalankan Pemerintah Provinsi Kaltim mulai dirasakan manfaatnya…

    Konflik Lahan Bendungan Marangkayu Mulai Temui Titik Terang, Ganti Rugi Segera Diproses

    Mei 19, 2026

    Kaltim Diincar Jadi Provinsi Pelopor Penerapan Manajemen Talenta ASN Secara Penuh

    Mei 19, 2026

    Terima Audiensi Massa Konflik Agraria, Rudy Mas’ud Janji Bentuk Tim Khusus dan Evaluasi Perizinan

    Mei 19, 2026

    Konflik Agraria di Kaltim Meletus di 20 Titik, Masyarakat Desak Pemprov Kaltim Bantu Selesaikan

    Mei 19, 2026
    1 2 3 … 3,098 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.