Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Fenomena Gen Z Belum Menikah di Usia Ideal, Realistis Jadi Prinsip

    Mei 24, 2026

    Anti Alot dan Prengus, Begini Cara Tepat Mengolah Daging Kurban

    Mei 24, 2026

    Sempat Ditawar Pengusaha, Bejo Asal Samarinda Ini Akhirnya Dipilih Jadi Kurban Presiden

    Mei 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Tak Cukup Demokrasi, Negara Harus Tegas Menjamin Kesejahteraan
    Politik

    Tak Cukup Demokrasi, Negara Harus Tegas Menjamin Kesejahteraan

    LarasBy LarasSeptember 3, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Konsolidasi Demokrasi Menuju Pilkada Serentak di Kaltim 2024
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Demokrasi seringkali dipandang sebagai solusi universal untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat. Namun, praktisi politik Irianto Lambrie mengingatkan bahwa demokrasi tidak selalu menjamin tercapainya kesejahteraan rakyat.

    Teks: Praktisi Irianto Lambrie

    Dalam diskusi Konsolidasi Demokrasi Menuju Pilkada Serentak 2024 di Kalimantan Timur (Kaltim) yang digelar oleh Badan Kesbangpol Kaltim, ia menyebut Indonesia perlu belajar dari negara-negara maju seperti China, Jepang dan Vietnam, yang membutuhkan waktu puluhan tahun untuk mencapai kesejahteraan.

    Kesejahteraan rakyat, dijelaskan yakni kondisi terpenuhinya seluruh kebutuhan material, spiritual dan sosial warga negara sehingga mereka dapat hidup layak.

    “Negara seperti China tidak serta merta sejahtera, butuh puluhan tahun untuk mencapainya,” ungkap Irianto di Ballroom Fugo Hotel Samarinda, Selasa (3/9/2024).

    Gubernur Kalimantan Utara periode 2016-2021 ini menyoroti kondisi perekonomian Indonesia saat ini sedang menghadapi tantangan besar.

    Dengan inflasi yang terus meningkat dan indikator kesejahteraan seperti kesehatan, gizi dan pendidikan yang belum optimal, rakyat semakin merasakan tekanan.

    “Deflasi ini bukan kabar baik. Ini tanda bahwa belanja masyarakat sudah lemah, ekonomi tidak tumbuh. Padahal, jika pengeluaran untuk konsumsi besar, maka ekonomi dan negara bisa maju,” tegasnya.

    Badai pemutusan hubungan kerja (PHK) yang melanda sejak awal 2024 juga menjadi fokus Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim 2008-2013 itu.

    Ia menyebut, hingga kini sebanyak 32.064 buruh telah menjadi korban PHK. Harga-harga kebutuhan yang terus naik, sementara tabungan masyarakat tergerus, membuat situasi semakin sulit.

    Menarik pelajaran dari China, Irianto juga mengomentari ketegasan pemerintahnya dalam menindak korupsi. Ia mencontohkan bagaimana pelaku korupsi yang terbukti bersalah di China dijatuhi hukuman mati dengan cara ditembak di tempat.

    “Saya melihat sendiri bagaimana mereka yang dipilih adalah orang-orang cerdas, lulusan terbaik. Pemerintahnya tidak main-main. Ada bukti kuat, langsung didor!” ujarnya.

    Irianto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih pemimpin yang benar-benar mampu membawa kesejahteraan bagi rakyat, bukan sekadar menjalankan demokrasi prosedural tanpa substansi.

    Irianto Lambrie PHK Pilkada 2024
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Realisasi Retribusi Masih Lemah, DPRD Samarinda Usul Pemkot Buat Dashboard PAD Real Time

    Mei 22, 2026

    Ledakan Proyek Besar di Samarinda Dinilai Belum Berdampak Signifikan pada Penurunan Angka Pengangguran

    Mei 22, 2026

    Revitalisasi Pasar Segiri Diusulkan Gunakan Skema BOT, DPRD Soroti Risiko Bebani APBD Samarinda

    Mei 22, 2026

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026

    DPRD Pertanyakan Efektivitas Digitalisasi Pendidikan Samarinda Tanpa Parameter Jelas

    Mei 20, 2026

    Tarik Event Nasional ke Samarinda, DPRD Ingatkan Fasilitas Jangan Tertinggal

    Mei 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Fenomena Gen Z Belum Menikah di Usia Ideal, Realistis Jadi Prinsip

    R’syaMei 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kehidupan terus bergerak secara dinamis dan mengalami kemajuan demi kemajuan. Hal-hal yang…

    Anti Alot dan Prengus, Begini Cara Tepat Mengolah Daging Kurban

    Mei 24, 2026

    Sempat Ditawar Pengusaha, Bejo Asal Samarinda Ini Akhirnya Dipilih Jadi Kurban Presiden

    Mei 24, 2026

    90 Ribu Kuota Tersisa Hingga Juni, Harum Ingatkan Mahasiswa Segera Daftar Gratispol

    Mei 24, 2026

    Fitur Baru Instagram, Instants: Spontan Atau Waspada?

    Mei 23, 2026
    1 2 3 … 3,103 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.