
Reporter: Syifa – Editor : Redaksi
Insitekaltim, Sangatta – Usai mendengar keluhan warga Perumahan Jokowi di Jalan AW Syahrani Kanal 3, Wakil Ketua Komisi II Arfan ungkap kekhawatiran akan permasalahan ini terkait politik.

“Saya lihat tadi carut-marutnya. Saya sudah memahami bahwa pemerintah saja yang bisa. Karena dewan tidak bisa membantu kalau ada politik di dalamnya, sehingga politik juga yang bisa menyelesaikan ini,” jawab Arfan.
Dia menilai inti tuntutan yang diinginkan warga adalah proses serah terima yang tidak kunjung dilakukan oleh pihak developer kepada warga.
Sementara developer yang bertanggungjawab atas pembangunan Perumahan Jokowi tidak diketahui dimana rimbanya.
“Ini mau sampai kapan pun tidak akan selesai. Kita dengar tadi dari pihak PTSP bahwa kalau developer tidak menyelesaikan, mereka tidak bisa memberikan perizinan,” tuturnya.
Meskipun tidak bisa membantu memperjuangkan keinginan warga Perumahan Jokowi, politisi Partai Nasdem ini tetap berpihak kepada warga untuk mencarikan celah penyelesaian.
“Mohon maaf ini Pak, tidak bisa kami selesaikan permasalahan ini karena permasalahan politik. Tapi kalau tugas kami, tetap kami akan menyelesaikan ini. Mudah-mudahan ketiga kalinya pertemuan ini, pemkab sudah bisa memberikan keputusan walaupun harus mengambil risiko dan beban hukum,” ujarnya.
