Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kemerdekaan Jadi Momentum Menghidupkan Kembali Gerakan Pemuda Bontang

    Agustus 16, 2026

    DPRD Minta Pemkot Kejar PAD Rp1,3 Triliun di Tengah Efisiensi

    Agustus 16, 2026

    Paskibraka Samarinda Dikukuhkan, Andi Harun Minta Jaga Kesehatan Jelang Upacara 17 Agustus

    Agustus 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»79 Warga Kehilangan Tempat Tinggal, DPRD Minta Evaluasi Kawasan Padat Penduduk
    DPRD Samarinda

    79 Warga Kehilangan Tempat Tinggal, DPRD Minta Evaluasi Kawasan Padat Penduduk

    SittiBy SittiJuni 30, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kebakaran yang melanda kawasan permukiman padat penduduk di Gang Mawar, Jalan Soekarno-Hatta KM 1, Loa Janan Ilir, Kota Samarinda menjadi perhatian DPRD Samarinda.

    Selain penanganan terhadap warga terdampak, peristiwa tersebut dinilai menjadi momentum untuk mengevaluasi kondisi permukiman padat yang memiliki risiko tinggi terhadap bencana.

    Musibah kebakaran yang terjadi pada Sabtu sore 27 Juni 2026 itu menghanguskan sekitar 11 hingga 12 bangunan rumah warga. Mayoritas bangunan yang terdampak merupakan rumah berbahan kayu yang berada di kawasan dengan akses jalan sempit.

    Akibat kejadian tersebut, sekitar 79 jiwa dari sejumlah kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun dua orang relawan dilaporkan mengalami gangguan pernapasan saat membantu proses pemadaman.

    Ketua DPRD Samarinda Helmi Abdullah mengatakan, kejadian tersebut menjadi pengingat bahwa penataan kawasan permukiman perlu menjadi perhatian bersama. Menurutnya, pemerintah dan masyarakat harus mulai membangun komunikasi untuk mencari solusi jangka panjang.

    “Yang jelas dengan adanya kebakaran ini kita prihatin. Mudah-mudahan tidak menimpa lagi warga-warga yang lain,” ujar Helmi, Senin, 29 Juni 2026.

    Persoalan kepadatan penduduk menjadi salah satu hal yang perlu dievaluasi, terutama di kawasan yang memiliki potensi risiko kebakaran lebih besar.

    “Mungkin dengan adanya kejadian kebakaran itu salah satunya karena kepadatan penduduk. Kita berharap pemerintah dan masyarakat bisa berkolaborasi untuk ke depannya, mungkin ditata ulang dengan baik,” katanya.

    Penataan ulang kawasan bukan pekerjaan sederhana karena membutuhkan komunikasi dan kesepakatan berbagai pihak, terutama masyarakat yang tinggal di lokasi tersebut. Namun, langkah awal dapat dilakukan melalui pembahasan bersama mulai dari tingkat kelurahan hingga kecamatan.

    “Untuk menyatukan visi tentu tidak semudah itu, tapi paling tidak harus duduk satu meja. Terutama dengan pemerintah daerah, mulai dari kelurahan dan kecamatan,” jelasnya.

    Ia menambahkan, jika nantinya terdapat kebutuhan pembangunan fasilitas pendukung maupun program penataan kawasan, DPRD Samarinda siap memberikan dukungan melalui pembahasan anggaran.

    “Kalau memang mau dibangun dan ditata dengan baik, mungkin ada sarana lain yang perlu dibantu pemerintah, nanti bisa kita usulkan dalam pembahasan anggaran,” ungkap Helmi.

    DPRD masih menunggu kajian dan langkah dari Pemerintah Kota Samarinda terkait rencana penanganan kawasan tersebut. Menurutnya, dukungan legislatif akan diberikan selama program yang dilakukan benar-benar untuk kepentingan masyarakat.

    “Kita tunggu dari pemerintah kota. Kalau memang ada keterlibatan pemerintah, kami dari DPRD siap selama itu untuk kepentingan masyarakat di daerah itu,” tukasnya.

     

    DPRD Samarinda Helmi Abdullah Kebakaran
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    DPRD Minta Pemkot Kejar PAD Rp1,3 Triliun di Tengah Efisiensi

    Agustus 16, 2026

    Iswandi: Efisiensi Anggaran DPRD Samarinda Berlanjut, Kinerja Tetap Jadi Prioritas

    Agustus 14, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Tunjangan Guru di TK Negeri 2, dari 14 Guru Hanya 2 yang Menerima

    Agustus 12, 2026

    SMPN 28 Samarinda Ajukan Dua RKB, Lab Terpaksa Dipakai untuk Belajar

    Agustus 12, 2026

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Agustus 11, 2026

    Soal Kerusakan Fasilitas Teras Samarinda, Dewan Minta PUPR Segera Lakukan Pembenahan

    Agustus 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kemerdekaan Jadi Momentum Menghidupkan Kembali Gerakan Pemuda Bontang

    R’syaAgustus 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka, tantangan perjuangan bagi generasi muda dinilai…

    DPRD Minta Pemkot Kejar PAD Rp1,3 Triliun di Tengah Efisiensi

    Agustus 16, 2026

    Paskibraka Samarinda Dikukuhkan, Andi Harun Minta Jaga Kesehatan Jelang Upacara 17 Agustus

    Agustus 16, 2026

    Scroll Terus tapi Bosan, Kenapa Kita Tetap Membuka Media Sosial?

    Agustus 15, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Pengisian Jabatan Kosong Secara Serentak

    Agustus 15, 2026
    1 2 3 … 3,279 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.