Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Kasus ISPA di Kaltim Tembus 13 Ribu

    Oktober 16, 2026

    Sekda Samarinda Ikuti Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026, Perkuat Harmonisasi Regulasi Daerah

    Oktober 15, 2026

    Rinda Wahyuni Apresiasi Inovasi DP2KB Samarinda, Program Kesehatan Tetap Berjalan Tanpa Anggaran

    Oktober 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Ziarah Kubur Jadi Pengingat Kehidupan, Dunia Ini Hanya Sementara
    Samarinda

    Ziarah Kubur Jadi Pengingat Kehidupan, Dunia Ini Hanya Sementara

    RidhoBy RidhoMaret 19, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Salah satu keluarga yang sedang ziarah kubur (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Aktivitas ziarah kubur yang meningkat selama bulan Ramadan dimaknai beragam oleh masyarakat. Bagi Ali, salah seorang peziarah di Samarinda, ziarah bukan sekadar tradisi, tetapi juga menjadi pengingat akan hakikat kehidupan yang sesungguhnya.

    Ali mengaku rutin melakukan ziarah ke makam keluarga, terutama saat momen awal puasa dan menjelang Hari Raya Idulfitri.

    Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ketenangan batin sekaligus menjadi sarana refleksi diri di tengah kesibukan kehidupan sehari-hari.

    “Kalau saya ziarah itu jadi pengingat, bahwa dunia ini hanya sementara,” ujar Ali, Kamis, 19 Maret 2026.

    Ia mengatakan, suasana di pemakaman membuat dirinya lebih banyak merenung tentang perjalanan hidup. ia menyadari bahwa segala hal yang dikejar selama hidup pada akhirnya tidak akan dibawa saat meninggal dunia.

    “Di sini kita jadi sadar, semua yang kita kejar di dunia tidak akan kita bawa. Jadi lebih banyak introspeksi diri dan memperbaiki diri ke depannya,” jelasnya.

    Lebih lanjut, ziarah kubur juga menjadi momen penting untuk mendoakan keluarga yang telah lebih dulu meninggal dunia. Ia biasanya meluangkan waktu khusus untuk berdoa, membaca ayat suci, serta membersihkan area makam agar tetap rapi dan terawat.

    “Selain berdoa, kita juga bersihkan makam supaya lebih bersih dari rumput liar. Itu juga bentuk perhatian kita ke keluarga yang sudah tidak ada,” katanya.

    Ia menambahkan, peningkatan jumlah peziarah saat Ramadan menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat untuk mengingat kematian dan mendoakan keluarga masih cukup tinggi.

    Situasi ini terlihat dari ramainya pengunjung yang datang berziarah hingga menjelang sore hari.

    “Ramadan memang momen yang pas untuk ziarah. Banyak yang datang, jadi terasa suasananya juga lebih khusyuk dan penuh makna,” ungkapnya.

    Menjelang menutup, ia berpesan tradisi ziarah kubur tetap dilestarikan, terutama oleh generasi muda. Ia menilai, ziarah memiliki nilai spiritual yang dapat mengingatkan manusia untuk selalu rendah hati dan tidak terlena dengan kehidupan dunia.

    “Semoga ke depan semakin banyak yang sadar pentingnya ziarah. Ini bukan cuma tradisi, tapi juga pengingat untuk kita semua,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Kasus ISPA di Kaltim Tembus 13 Ribu

    AminahOktober 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur (Kaltim)…

    Sekda Samarinda Ikuti Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026, Perkuat Harmonisasi Regulasi Daerah

    Oktober 15, 2026

    Rinda Wahyuni Apresiasi Inovasi DP2KB Samarinda, Program Kesehatan Tetap Berjalan Tanpa Anggaran

    Oktober 15, 2026

    Sekda Samarinda Tekankan Integritas di Bangku Sekolah

    Oktober 15, 2026

    Momok Antrean BBM, Andi Harun Minta Distribusi Diawasi

    Oktober 15, 2026
    1 2 3 … 3,388 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.