Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Harga Cabai di Samarinda Naik, Disdag Sebut Biaya Pengiriman Jadi Pemicu

    Oktober 13, 2026

    Alat Perekaman KTP Samarinda Berusia 15 Tahun, Kamera Rusak Bisa Hentikan Pencetakan

    Oktober 13, 2026

    DLH Kaltim Optimalkan SIHATI untuk Evaluasi Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

    Oktober 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kutim»Yan: Bullying di Sekolah, Perlu Transparansi dan Penanganan Khusus
    DPRD Kutim

    Yan: Bullying di Sekolah, Perlu Transparansi dan Penanganan Khusus

    AminahBy AminahNovember 10, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Yan, Ketua Komisi D DPRD Kutim
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur Yan menyoroti meningkatnya kejadian bullying di sekolah-sekolah setempat. Dalam pernyataannya, Yan menyatakan bahwa sulit menyalahkan satu pihak tertentu, mungkin terkait dengan sistem yang ada, serta fenomena bullying yang merajalela.

    “Kemarin di Muara Wahau, kita mendapati kasus seorang anak yang menjadi korban pemukulan oleh temannya sendiri. Ini bukan kejadian yang terisolasi, melainkan sudah marak terjadi,” ungkap Yan dengan keprihatinan saat wawancara, di Gedung DPRD Kutai Timur, Kamis (9/11/2023).

    Menurut Yan, salah satu permasalahan utama adalah banyak sekolah yang menutupi kejadian bullying, menciptakan lingkungan yang tidak transparan.

    “Salah satu kelemahan adalah sekolah-sekolah yang menutup-nutupi. Seharusnya, kita harus kompak dalam mendidik anak-anak kita,” tegasnya.

    Politikus dari Partai Gerindra itu juga menyebutkan bahwa tingginya tingkat kecenderungan anak-anak terlibat dalam perilaku kasar mungkin dipengaruhi oleh faktor media dan teknologi yang mudah diakses oleh mereka.

    “Kita harus bersama-sama mengatasi ini karena sudah marak di sekolah-sekolah. Ini bukan hanya masalah fisik, tapi juga mental, dengan bahasa kasar yang kerap terjadi,” lanjut Yan.

    Pihaknya juga menyuarakan keprihatinan terkait penanganan kasus di Muara Wahau yang disebutnya sangat kurang memuaskan.

    “Saya melihat ada anak yang benar-benar mengalami luka bengkak. Saya mendengar dari kepala sekolah, jangan menyebarluaskan, lebih baik ciptakan perdamaian antara orang tua. Ini seharusnya tidak dibiarkan,” protes Yan.

    Ia menegaskan perlunya pendekatan khusus untuk mendidik dan membina anak-anak yang terlibat dalam perilaku anarkis, baik dari segi fisik maupun mental.

    “Anak-anak yang nakal harus diajarkan dan dibina secara khusus, bukan hanya sekadar pembinaan fisik,” pungkasnya.

    Bullying Ketua DPRD Kutim Yan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Agusriansyah Puji Komitmen Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Kutai Timur

    November 24, 2023

    Jimmi Dorong Raperda Sarpras Utilitas Umum Perumahan Demi Sarana Prasarana Berkualitas

    November 22, 2023

    DPRD Kutim Dorong Pelatihan Mengemudi dan Berikan SIM Gratis untuk Masyarakat Kurang Mampu

    November 22, 2023

    Masih Berkutat Legalitas Kepemilikan Tanah, DPRD Kutim Dorong Penyelesaian Konflik Tanah

    November 22, 2023

    Joni: Semua Hasil Reses Anggota DPRD Kutim Terintegrasi Dalam SIPD

    November 21, 2023

    Joni Tekankan Pentingnya Komunikasi Efektif Wujudkan Pemilu Damai 2024

    November 21, 2023
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Harga Cabai di Samarinda Naik, Disdag Sebut Biaya Pengiriman Jadi Pemicu

    Ratu ArifanzaOktober 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Harga sejumlah jenis cabai di Kota Samarinda mengalami kenaikan di tengah kendala…

    Alat Perekaman KTP Samarinda Berusia 15 Tahun, Kamera Rusak Bisa Hentikan Pencetakan

    Oktober 13, 2026

    DLH Kaltim Optimalkan SIHATI untuk Evaluasi Pengelolaan Keanekaragaman Hayati

    Oktober 13, 2026

    Vape Bisa Diisi Etomidate hingga Sabu, Kaltim Siapkan Aturan Pelarangan

    Oktober 13, 2026

    Disdikbud Kaltim Dorong Seniman Masuk Sekolah, Karya Seni Lokal Diusulkan Masuk Museum

    Oktober 13, 2026
    1 2 3 … 3,382 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.