Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    Oktober 12, 2026

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Waspada! Cumi Asin Mengandung Formalin Beredar di Samarinda
    Samarinda

    Waspada! Cumi Asin Mengandung Formalin Beredar di Samarinda

    Adit MustafaBy Adit MustafaMei 3, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi Cumi Kering (.ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (DPPKUKM) Kaltim mengingatkan konsumen di Samarinda untuk meningkatkan kewaspadaan mereka setelah temuan yang mengkhawatirkan terkait dengan produk cumi asin kering.

    Dalam rapat ekspose Tim Pengawasan Terpadu pada Kamis (2/5/2024), disebutkan bahwa sejumlah pasar tradisional dan modern di Samarinda telah ditemukan menjual cumi asin kering yang mengandung formalin.

    Berdasarkan hasil uji laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda, cumi asin kering yang dipasarkan di Pasar Segiri, Pasar Kedondong, Foodmart, Indogrosir, Hypermart dan Lotte Mart pada 1 April 2024, terbukti mengandung formalin.

    Informasi ini disampaikan oleh Genta Nila Hadi, Jabatan Fungsional (Jafung) Pengawas Farmasi dan Makanan (PFM) BPOM Samarinda.

    “Awalnya kami melakukan sampling beberapa produk seperti cumi, ikan teri, ikan jambrong, ebi dan krupuk mi. Dari hasil rapid test kit, diduga produk cumi mengandung formalin,” ungkap Genta.

    Lebih lanjut, Genta menjelaskan bahwa setelah melakukan rapid test kit, pengujian dilanjutkan menggunakan metode spektrofotometer.

    “Setelah melakukan test kit, kami melakukan pengujian lanjutan dengan menggunakan metode spektrofotometer di laboratorium yang terakreditasi di BPOM Samarinda dan ditemukan cumi asin positif mengandung formalin,” tambah Genta.

    Formalin, sebagai bahan berbahaya yang sering disalahgunakan untuk mengawetkan makanan, dapat menyebabkan berbagai penyakit serius, termasuk kanker, jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

    Menyikapi temuan ini, DPPKUKM Kaltim dan BPOM Samarinda telah mengambil langkah tegas untuk menarik cumi asin berformalin dari peredaran. Tim gabungan juga tengah melakukan penelusuran ke distributor dan produsen cumi asin tersebut.

    Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga DPPKUKM Kaltim Syahrani mengimbau konsumen untuk selalu berhati-hati saat membeli cumi asin.

    Dia menyarankan untuk memeriksa kemasan, izin edar, label dan tanggal kadaluarsa sebelum membeli, sebagai langkah pencegahan yang penting bagi kesehatan konsumen.

    Dengan temuan ini, masyarakat Samarinda diimbau untuk lebih selektif dalam memilih dan mengonsumsi produk makanan agar terhindar dari bahaya formalin yang dapat membahayakan kesehatan mereka.

    Cumi Asin DPPKUKM Genta Nila Hadi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    AminahOktober 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Tiga pria diduga memanfaatkan transaksi yang melibatkan aplikasi MiChat untuk merampas ponsel…

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026

    PJJ di Samarinda Bergantung Kualitas Udara, Sekolah Diminta Berkoordinasi dengan Puskesmas

    Oktober 12, 2026

    El Nino Kuat, Musim Hujan Kaltim 2026–2027 Diprediksi Lebih Pendek

    Oktober 12, 2026
    1 2 3 … 3,381 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.