Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026

    Warga Kukar Protes Sodetan, Andi Harun Hentikan Pekerjaan Sementara

    September 24, 2026

    Hadapi Hoaks dan AI, Literasi Informasi Jadi Tantangan Pendidikan di Era Digital

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Warga Kukar Protes Sodetan, Andi Harun Hentikan Pekerjaan Sementara
    Pemerintah

    Warga Kukar Protes Sodetan, Andi Harun Hentikan Pekerjaan Sementara

    AminahBy AminahSeptember 24, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sodetan KM 2
    Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun saat wawancara usai Rapat Paripurna di Kantor DPRD Samarinda, Kamis 24/9/2026. (Foto: Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Proyek sodetan di Kilometer 2 Jalan Soekarno-Hatta Loa Janan Ulu Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang ditujukan untuk mengatasi banjir di Loa Janan Ilir, diprotes warga setempat.

    Warga khawatir aliran air dari wilayah Samarinda justru menambah beban Sungai Loa Janan Ulu dan memicu banjir di wilayah mereka.

    Menanggapi protes tersebut, Wali Kota Samarinda Andi Harun menghentikan pekerjaan sementara. Pemkot Samarinda akan menggunakan waktu sekitar satu hingga dua minggu untuk memperkuat komunikasi dengan pemerintah dan masyarakat di wilayah Kukar.

    “Untuk sementara kita calling down dulu. Kalau kita terus melanjutkan dalam kondisi sekarang, ada intensitas komunikasi yang diperlukan. Dilanjutkan kurang bijak juga kan,” kata Andi Harun saat ditemui di Kantor DPRD Samarinda, Kamis 24 September 2026.

    Menurut Andi Harun, persoalan utama yang muncul saat ini lebih berkaitan dengan komunikasi. Ia menegaskan proyek sodetan tersebut bukan keputusan tanpa kajian.

    Sebelumnya Pemkot Samarinda sudah melakukan kajian teknis terhadap persoalan banjir di Loa Janan Ilir. Hasil kajian menunjukkan adanya backwater, yakni kondisi ketika air dari arah Waduk Barito di sekitar Tani Aman kembali masuk ke saluran di kawasan Loa Janan Ilir.

    “Kesimpulannya terjadi backwater, air kembali dari arah Waduk Barito milik provinsi yang ada di sekitar Tani Aman atau Loa Janan Ilir masuk ke saluran,” ujarnya.

    Sodetan kemudian dipilih sebagai salah satu solusi untuk mengalirkan air dari kawasan tersebut. Namun, rencana itu memunculkan persoalan baru karena jalur aliran berada di wilayah Kukar.

    Andi Harun mengatakan komunikasi dengan Bupati Kukar Aulia Rahman sudah dilakukan, kedua pemerintah daerah pada prinsipnya memahami kebutuhan penanganan banjir tersebut.

    Namun, komunikasi di tingkat kepala daerah dinilai belum cukup untuk meredam keberatan warga di lapangan. “Komunikasi itu tidak cukup di level pimpinan atas,” katanya.

    Karena itu, Andi Harun meminta camat, lurah dan perangkat pemerintahan di Samarinda membangun komunikasi dengan camat, kepala desa serta tokoh masyarakat di wilayah Kukar. Ia berharap persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik antarmasyarakat dua daerah.

    “Kita tidak menginginkan masalah ini menjadi polemik yang tidak produktif,” ujarnya.

    Andi Harun menyebut kontrak pekerjaan sodetan masih berlangsung hingga sekitar pertengahan Desember. Karena itu, penghentian sementara bukan berarti proyek dibatalkan.

    “Jadi mungkin seminggu dua minggu ini calling down sambil membangun komunikasi,” tuturnya.

    Andi Harun Pemkab Kukar Pemkot Samarinda Sodetan KM 2
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    APBD Perubahan Samarinda 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Modal Dipangkas Rp276 Miliar

    September 24, 2026

    75 Pompa Disalurkan ke Kaltim, Kukar Dapat Jatah Terbanyak

    September 24, 2026

    Pemadaman Listrik Ancam Aktivitas Dagang, Pemkot Siapkan Genset di Pasar Pagi

    September 24, 2026

    Akses Sanitasi Samarinda Capai 78 Persen, Pemkot Kejar Kesenjangan Layanan hingga 2030

    September 24, 2026

    Kemarau Tekan Panen Kaltim, Bulog Andalkan Pasokan Beras dari Sulsel dan Jatim

    September 24, 2026

    KPK Supervisi Perencanaan APBD Kaltim, Pemprov Siapkan Penyesuaian untuk RAPBD 2027

    September 23, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    AminahSeptember 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sejumlah anomali dalam proses perencanaan, penganggaran hingga…

    Warga Kukar Protes Sodetan, Andi Harun Hentikan Pekerjaan Sementara

    September 24, 2026

    Hadapi Hoaks dan AI, Literasi Informasi Jadi Tantangan Pendidikan di Era Digital

    September 24, 2026

    APBD Perubahan Samarinda 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Modal Dipangkas Rp276 Miliar

    September 24, 2026

    75 Pompa Disalurkan ke Kaltim, Kukar Dapat Jatah Terbanyak

    September 24, 2026
    1 2 3 … 3,362 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.