Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dishub Kaji Kebutuhan Armada Blue Bird, Tak Ingin Taksi Tambah Beban Jalan

    September 21, 2026

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    Harga Sawit Kaltim Menguat, Pendapatan Petani Berpeluang Naik

    September 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Warga Bontang Mulai 2019, Santunan Kematian Jadi Rp3 Juta
    Advertorial

    Warga Bontang Mulai 2019, Santunan Kematian Jadi Rp3 Juta

    MartinusBy MartinusNovember 12, 201802 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim Bontang – Wali kota Bontang Neni Moerniaeni, memutuskan menaikkan anggaran santunan kematian bagi warganya yang memiliki KTP Kota Bontang sebesar Rp3 juta. Dimana sebelumnya besaran santunan kematian per jiwa adalah Rp1 juta.
    Kenaikan santunan kematian ini, dijelaskan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, karena sudah lama tidak ada kenaikan,Senin (12/11/2018)
    “Sejak jamannya pak Sofyan hingga saat ini, santunan kematian dari dulu hanya Rp1 juta, dan saya melihat kondisi saat ini Rp1 juta tidak akan cukup, apalagi untuk masyarakat yang kurang mampu,” ujar wali kota.
    Apalagi, lanjutnya, kebutuhan warga yang berduka sangatlah tinggi. “Jika hanya Rp1 juta maka akan kurang, karena harus membeli berbagai kebutuhan seperti kain kafan, nisan, dan untuk acara doa dan selamatannya. Apalagi orang kristen, karena harus beli peti mati. Dan peti mati itu mahal harganya, kisaran Rp1 juta ke atas nilainya,” katanya.
    Jadi, menurutnya, sangat tepat apabila santunan kematian warga Bontang dinaikan nilainya. “Sudah saya hitung dalam setahun, kurang lebih ada 300 warga yang meninggal, dan saya pukul rata ada 500 orang. Sehingga jika santunan dinaikan Rp3 juta per orang, maka membutuhkan anggaran sebesar kurang lebih Rp1.5 miliar,” jelasnya.
    Neni melihat, nilai Rp3 juta tersebut, sangat membantu dan dapat meringankan keluarga yang sedang berduka.
    “Ini sudah masuk RKPD (rencana kerja pembangunan daerah) dan per 1 Januari 2019, jika ada warga Bontang yang meninggal, maka santuan kematiannya adalah Rp3 juta,” jelasnya.
    Menurut Neni, menaikan anggaran santunan kematian ini juga bertujuan, agar data kependudukan bisa selalu update. “Tidak ada lagi orang meninggal yang dipanggil untuk pemilih. Dengan santunan kematian ini, maka keluarganya akan mengurus surat kematian, dan data akan selalu update, dan data kependudukan akan selalu valid,” katanya.(bie)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    ISPU Samarinda Membaik, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai Senin

    September 19, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dishub Kaji Kebutuhan Armada Blue Bird, Tak Ingin Taksi Tambah Beban Jalan

    Ratu ArifanzaSeptember 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rencana pengembangan layanan angkutan taksi di Kota Samarinda tak langsung disambut dengan…

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    Harga Sawit Kaltim Menguat, Pendapatan Petani Berpeluang Naik

    September 21, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026

    Antrean Pertalite Mengular di 6 SPBU Samarinda, Pemkot Siapkan Skema Sistem Kupon

    September 21, 2026
    1 2 3 … 3,355 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.