Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    April 16, 2026

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Warga Bontang Mulai 2019, Santunan Kematian Jadi Rp3 Juta
    Advertorial

    Warga Bontang Mulai 2019, Santunan Kematian Jadi Rp3 Juta

    MartinusBy MartinusNovember 12, 201802 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim Bontang – Wali kota Bontang Neni Moerniaeni, memutuskan menaikkan anggaran santunan kematian bagi warganya yang memiliki KTP Kota Bontang sebesar Rp3 juta. Dimana sebelumnya besaran santunan kematian per jiwa adalah Rp1 juta.
    Kenaikan santunan kematian ini, dijelaskan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, karena sudah lama tidak ada kenaikan,Senin (12/11/2018)
    “Sejak jamannya pak Sofyan hingga saat ini, santunan kematian dari dulu hanya Rp1 juta, dan saya melihat kondisi saat ini Rp1 juta tidak akan cukup, apalagi untuk masyarakat yang kurang mampu,” ujar wali kota.
    Apalagi, lanjutnya, kebutuhan warga yang berduka sangatlah tinggi. “Jika hanya Rp1 juta maka akan kurang, karena harus membeli berbagai kebutuhan seperti kain kafan, nisan, dan untuk acara doa dan selamatannya. Apalagi orang kristen, karena harus beli peti mati. Dan peti mati itu mahal harganya, kisaran Rp1 juta ke atas nilainya,” katanya.
    Jadi, menurutnya, sangat tepat apabila santunan kematian warga Bontang dinaikan nilainya. “Sudah saya hitung dalam setahun, kurang lebih ada 300 warga yang meninggal, dan saya pukul rata ada 500 orang. Sehingga jika santunan dinaikan Rp3 juta per orang, maka membutuhkan anggaran sebesar kurang lebih Rp1.5 miliar,” jelasnya.
    Neni melihat, nilai Rp3 juta tersebut, sangat membantu dan dapat meringankan keluarga yang sedang berduka.
    “Ini sudah masuk RKPD (rencana kerja pembangunan daerah) dan per 1 Januari 2019, jika ada warga Bontang yang meninggal, maka santuan kematiannya adalah Rp3 juta,” jelasnya.
    Menurut Neni, menaikan anggaran santunan kematian ini juga bertujuan, agar data kependudukan bisa selalu update. “Tidak ada lagi orang meninggal yang dipanggil untuk pemilih. Dengan santunan kematian ini, maka keluarganya akan mengurus surat kematian, dan data akan selalu update, dan data kependudukan akan selalu valid,” katanya.(bie)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    Andika SaputraApril 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya peningkatan mutu pendidikan terus didorong melalui kolaborasi berbagai pihak, salah satunya…

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026

    Soal BPJS Kota dan Provinsi, Iswandi Tegaskan Jangan Bikin Publik Bingung

    April 16, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    April 15, 2026
    1 2 3 … 3,059 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.