Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    April 16, 2026

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Wagub Tandatangani Kesepakatan Rancangan KUA PPAS APBD 2019
    Daerah

    Wagub Tandatangani Kesepakatan Rancangan KUA PPAS APBD 2019

    MartinusBy MartinusNovember 22, 201802 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim Samarinda- Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi bersama Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun HS, Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun dan Wakil Ketua Andi Faisal Assegaf menandatangani kesepakatan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kaltim 2019 di Gedung Utama DPRD Kaltim, Kamis (22/11/2018).
    Dikatakan Wagub, Pemprov Kaltim menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada seluruh anggota DPRD Kaltim karena hingga saat ini telah disepakati rancangan tersebut. Melalui rancangan ini dapat dikaji dan dievaluasi yang nantinya bisa disepakati menjadi APBD murni 2019 oleh DPRD Kaltim.
    “Semoga APBD Kaltim 2019 bisa memberikan manfaat bagi kesejahteraan rakyat Kaltim,” kata Hadi Mulyadi.
    Hadi mengatakan, penyusunan KUA dan PPAS APBD 2019 tidak lepas dari kondisi perekonomian Katim. Pertumbuhan ekonomi Kaltim pada awal 2018 mengalami peningkatan, seiring dengan kondisi perekonomian global yang semakin membaik, khususnya dipicu oleh peningkatan harga dan produksi beberapa komoditas.
    Memperhatikan kondisi perekonomian tersebut, maka pemerintah dalam perencanaan pendapatan daerah pada 2019 dilakukan secara terukur dan rasional dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.
    “Yang jelas, tahun depan Pemprov Kaltim lebih fokus pada pembangunan infrastruktur dasar masyarakat. Kemudian peningkatan kualitas pendidikan masyarakat, termasuk peningkatan kesejahteraan guru honor di Kaltim serta kewajiban terhadap anggaran pendidikan dan kesehatan yang harus diperhatikan, yaitu 20 persen untuk pendidikan dan 10 persen untuk kesehatan. Karena, itu telah ditetapkan undang-undang,” jelasnya.
    Berdasarkan hasil pembahasan bersama maka disepakati terhadap KUA dan PPAS Rancangan APBD Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp10,755 triliun. Dengan rincian, yaitu anggaran pendapatan, direncanakan sebesar Rp.10,534 triliun bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp5,452 triliun,  Dana Perimbangan sebesar Rp5,059 triliun dan Lain-Lain Pendapatan Daerah yang sah sebesar Rp22,155 miliar.
    Kemudian, Anggaran Belanja dialokasikan sebesar Rp10,655 triliun yang direncanakan untuk Belanja Tidak Langsung yang terdiri dari Belanja Pegawai ASN, Belanja Hibah, Bantuan Sosial, Bagi Hasil Pajak Daerah Kabupaten/Kota, Bantuan Keuangan kepada Kabupaten/Kota dan Belanja Bantuan Keuangan Partai Politik serta Belanja Tidak Terduga.
    Kemudian pada Belanja Langsung direncanakan untuk Belanja Langsung SKPD dalam upaya pencapaian target sasaran pembangunan daerah sebagaimana diamanahkan pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Kaltim Tahun 2019 dan RPJMD Tahun 2019-2023 yang saat ini dalam proses penetapan.
    Selain itu, untuk pembiayaan, pada sisi penerimaan pembiayaan dialokasikan sebesar Rp220,045 miliar dan pada sisi pengeluaran pembiayaan dialokasikan sebesar Rp100 miliar untuk menambah penyertaan modal pada PT BPD Kaltimtara. (jay/ri/humasprov kaltim)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    Prabowo Terima Kritik, Dorong Peran Devil’s Advocate untuk Uji Kebijakan

    Maret 20, 2026

    Prabowo Soroti Budaya Laporan Asal Bapak Senang, Tekankan Pentingnya Kejujuran Data

    Maret 20, 2026

    Hilal Tak Terpantau di 170 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H di Hari Sabtu

    Maret 19, 2026

    Menaker Yassierli Tinjau Posko THR Idulfitri 2026

    Maret 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    Andika SaputraApril 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya peningkatan mutu pendidikan terus didorong melalui kolaborasi berbagai pihak, salah satunya…

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026

    Soal BPJS Kota dan Provinsi, Iswandi Tegaskan Jangan Bikin Publik Bingung

    April 16, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    April 15, 2026
    1 2 3 … 3,059 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.