Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Harga Obat Peserta JKN Tetap Terlindungi dan Dipastikan Tetap Stabil Meski Dolar Menguat

    Juni 13, 2026

    Targetkan Kursi yang Lepas, Demokrat Gandeng Tokoh Daerah Perkuat Barisan

    Juni 13, 2026

    Ingin Kulit Glowing Alami? Olahraga Rutin Bisa Jadi Rahasianya

    Juni 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Wagub Tandatangani Kesepakatan Rancangan KUA PPAS APBD 2019
    Daerah

    Wagub Tandatangani Kesepakatan Rancangan KUA PPAS APBD 2019

    MartinusBy MartinusNovember 22, 201802 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim Samarinda- Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi bersama Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun HS, Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun dan Wakil Ketua Andi Faisal Assegaf menandatangani kesepakatan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kaltim 2019 di Gedung Utama DPRD Kaltim, Kamis (22/11/2018).
    Dikatakan Wagub, Pemprov Kaltim menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada seluruh anggota DPRD Kaltim karena hingga saat ini telah disepakati rancangan tersebut. Melalui rancangan ini dapat dikaji dan dievaluasi yang nantinya bisa disepakati menjadi APBD murni 2019 oleh DPRD Kaltim.
    “Semoga APBD Kaltim 2019 bisa memberikan manfaat bagi kesejahteraan rakyat Kaltim,” kata Hadi Mulyadi.
    Hadi mengatakan, penyusunan KUA dan PPAS APBD 2019 tidak lepas dari kondisi perekonomian Katim. Pertumbuhan ekonomi Kaltim pada awal 2018 mengalami peningkatan, seiring dengan kondisi perekonomian global yang semakin membaik, khususnya dipicu oleh peningkatan harga dan produksi beberapa komoditas.
    Memperhatikan kondisi perekonomian tersebut, maka pemerintah dalam perencanaan pendapatan daerah pada 2019 dilakukan secara terukur dan rasional dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.
    “Yang jelas, tahun depan Pemprov Kaltim lebih fokus pada pembangunan infrastruktur dasar masyarakat. Kemudian peningkatan kualitas pendidikan masyarakat, termasuk peningkatan kesejahteraan guru honor di Kaltim serta kewajiban terhadap anggaran pendidikan dan kesehatan yang harus diperhatikan, yaitu 20 persen untuk pendidikan dan 10 persen untuk kesehatan. Karena, itu telah ditetapkan undang-undang,” jelasnya.
    Berdasarkan hasil pembahasan bersama maka disepakati terhadap KUA dan PPAS Rancangan APBD Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp10,755 triliun. Dengan rincian, yaitu anggaran pendapatan, direncanakan sebesar Rp.10,534 triliun bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp5,452 triliun,  Dana Perimbangan sebesar Rp5,059 triliun dan Lain-Lain Pendapatan Daerah yang sah sebesar Rp22,155 miliar.
    Kemudian, Anggaran Belanja dialokasikan sebesar Rp10,655 triliun yang direncanakan untuk Belanja Tidak Langsung yang terdiri dari Belanja Pegawai ASN, Belanja Hibah, Bantuan Sosial, Bagi Hasil Pajak Daerah Kabupaten/Kota, Bantuan Keuangan kepada Kabupaten/Kota dan Belanja Bantuan Keuangan Partai Politik serta Belanja Tidak Terduga.
    Kemudian pada Belanja Langsung direncanakan untuk Belanja Langsung SKPD dalam upaya pencapaian target sasaran pembangunan daerah sebagaimana diamanahkan pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Kaltim Tahun 2019 dan RPJMD Tahun 2019-2023 yang saat ini dalam proses penetapan.
    Selain itu, untuk pembiayaan, pada sisi penerimaan pembiayaan dialokasikan sebesar Rp220,045 miliar dan pada sisi pengeluaran pembiayaan dialokasikan sebesar Rp100 miliar untuk menambah penyertaan modal pada PT BPD Kaltimtara. (jay/ri/humasprov kaltim)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026

    Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Kerja di Tengah Dominasi Sektor Informal

    Mei 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Harga Obat Peserta JKN Tetap Terlindungi dan Dipastikan Tetap Stabil Meski Dolar Menguat

    Nur AjijahJuni 13, 2026

    Insitekaltim, Jakarta – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin memastikan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI tetap…

    Targetkan Kursi yang Lepas, Demokrat Gandeng Tokoh Daerah Perkuat Barisan

    Juni 13, 2026

    Ingin Kulit Glowing Alami? Olahraga Rutin Bisa Jadi Rahasianya

    Juni 13, 2026

    Demokrat Siapkan Konsolidasi Menuju 2029, Bambang Soepriyadi Berpeluang Pimpin Kaltim

    Juni 13, 2026

    Meutya: Orang Tua Harus Lindungi Anak di Ruang Digital

    Juni 12, 2026
    1 2 3 … 3,142 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.