Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    75 Pompa Disalurkan ke Kaltim, Kukar Dapat Jatah Terbanyak

    September 24, 2026

    Pemadaman Listrik Ancam Aktivitas Dagang, Pemkot Siapkan Genset di Pasar Pagi

    September 24, 2026

    Akses Sanitasi Samarinda Capai 78 Persen, Pemkot Kejar Kesenjangan Layanan hingga 2030

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Wacana Pilkada Dipilih DPRD, Akademisi Ingatkan Potensi Money Politics
    Politik

    Wacana Pilkada Dipilih DPRD, Akademisi Ingatkan Potensi Money Politics

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 30, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Dosen FISIP Unmul, Kemal Sandi saat memberikan keterangan terkait politik uang. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wacana pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali menjadi sorotan. Dosen FISIP Universitas Mulawarman (Unmul) Kemal Sandi mengingatkan perubahan sistem tersebut tidak serta-merta menghilangkan praktik money politics.

    Menurut Kemal, terdapat dua opsi dalam mekanisme pemilihan kepala daerah, yakni dipilih langsung oleh masyarakat atau melalui DPRD. Munculnya wacana pemilihan melalui DPRD didasari asumsi bahwa praktik politik uang dalam pemilihan langsung cukup tinggi.

    “Memang ada asumsi bahwa money politics tinggi dalam pemilihan langsung, sehingga muncul opsi dipilih oleh DPRD,” ujarnya di Kantor PWI Kaltim, Samarinda, Kamis 30 April 2026.

    Namun demikian, ia menilai tidak ada jaminan bahwa sistem tersebut akan mampu menekan praktik politik uang. Bahkan, ada potensi pergeseran pola money politics menjadi lebih terpusat di partai politik.

    “Tidak ada jaminan itu bisa meminimalisir. Bisa jadi justru tertumpuk di partai politik,” jelasnya.

    Kemal mengungkapkan kekhawatiran, jika kepala daerah dipilih oleh DPRD, maka interaksi politik antara kandidat dan anggota legislatif berpotensi semakin intens, termasuk dalam praktik yang tidak sehat.

    “Takutnya, kandidat wali kota, bupati, bahkan gubernur justru bermain politik dengan DPR lebih kental dalam konteks money politics,” katanya.

    Ia menilai, kondisi tersebut menjadi tantangan besar ke depan yang harus diantisipasi dengan memperkuat sistem pengawasan dan transparansi di tubuh partai politik.

    Selain itu, Kemal menekankan pentingnya pembenahan dalam proses kaderisasi partai, agar calon legislatif yang terpilih benar-benar memiliki integritas.

    “Partai politik harus lebih transparan dalam mendelegasikan kadernya. Ini penting karena mereka yang nantinya punya peran menentukan kepala daerah,” tegasnya.

    Ia menyebut, wacana ini masih bersifat hipotetis dan perlu diuji jika benar-benar diterapkan. Namun, berbagai potensi dampak harus dipertimbangkan sejak awal agar tidak menimbulkan persoalan baru dalam sistem demokrasi.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Parkir Berlangganan Samarinda Belum Siap, DPRD Soroti Sistem dan Target Rp200 Miliar

    September 23, 2026

    Gerindra Buka Semua Pintu Koalisi, Duet dengan PDIP Belum Jadi Kesepakatan

    September 22, 2026

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026

    Air Bersih Menipis, Dewan Samarinda Usul Dana Probebaya Bangun Sumur

    September 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    75 Pompa Disalurkan ke Kaltim, Kukar Dapat Jatah Terbanyak

    AminahSeptember 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah pusat menyalurkan 75 unit pompa ke Kalimantan Timur (Kaltim) untuk mendukung…

    Pemadaman Listrik Ancam Aktivitas Dagang, Pemkot Siapkan Genset di Pasar Pagi

    September 24, 2026

    Akses Sanitasi Samarinda Capai 78 Persen, Pemkot Kejar Kesenjangan Layanan hingga 2030

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Larangan Atlet Emas PON di Porprov, Samarinda Khawatir Target Juara Umum Terganggu

    September 24, 2026
    1 2 3 … 3,361 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.