Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bukan Sekadar Upacara, Anak Muda Samarinda Maknai Kemerdekaan Lewat Kebebasan Memilih dan Berkarya

    Agustus 8, 2026

    75 Pekerja Mal Lembuswana Mendadak Di-PHK, Upah 18 Hari Kerja Belum Dibayar

    Agustus 8, 2026

    Demi Matangkan Regulasi, DPRD Samarinda Tambah Masa Kerja Pansus I

    Agustus 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Wacana Pilkada Dipilih DPRD, Akademisi Ingatkan Potensi Money Politics
    Politik

    Wacana Pilkada Dipilih DPRD, Akademisi Ingatkan Potensi Money Politics

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 30, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Dosen FISIP Unmul, Kemal Sandi saat memberikan keterangan terkait politik uang. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wacana pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali menjadi sorotan. Dosen FISIP Universitas Mulawarman (Unmul) Kemal Sandi mengingatkan perubahan sistem tersebut tidak serta-merta menghilangkan praktik money politics.

    Menurut Kemal, terdapat dua opsi dalam mekanisme pemilihan kepala daerah, yakni dipilih langsung oleh masyarakat atau melalui DPRD. Munculnya wacana pemilihan melalui DPRD didasari asumsi bahwa praktik politik uang dalam pemilihan langsung cukup tinggi.

    “Memang ada asumsi bahwa money politics tinggi dalam pemilihan langsung, sehingga muncul opsi dipilih oleh DPRD,” ujarnya di Kantor PWI Kaltim, Samarinda, Kamis 30 April 2026.

    Namun demikian, ia menilai tidak ada jaminan bahwa sistem tersebut akan mampu menekan praktik politik uang. Bahkan, ada potensi pergeseran pola money politics menjadi lebih terpusat di partai politik.

    “Tidak ada jaminan itu bisa meminimalisir. Bisa jadi justru tertumpuk di partai politik,” jelasnya.

    Kemal mengungkapkan kekhawatiran, jika kepala daerah dipilih oleh DPRD, maka interaksi politik antara kandidat dan anggota legislatif berpotensi semakin intens, termasuk dalam praktik yang tidak sehat.

    “Takutnya, kandidat wali kota, bupati, bahkan gubernur justru bermain politik dengan DPR lebih kental dalam konteks money politics,” katanya.

    Ia menilai, kondisi tersebut menjadi tantangan besar ke depan yang harus diantisipasi dengan memperkuat sistem pengawasan dan transparansi di tubuh partai politik.

    Selain itu, Kemal menekankan pentingnya pembenahan dalam proses kaderisasi partai, agar calon legislatif yang terpilih benar-benar memiliki integritas.

    “Partai politik harus lebih transparan dalam mendelegasikan kadernya. Ini penting karena mereka yang nantinya punya peran menentukan kepala daerah,” tegasnya.

    Ia menyebut, wacana ini masih bersifat hipotetis dan perlu diuji jika benar-benar diterapkan. Namun, berbagai potensi dampak harus dipertimbangkan sejak awal agar tidak menimbulkan persoalan baru dalam sistem demokrasi.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Demi Matangkan Regulasi, DPRD Samarinda Tambah Masa Kerja Pansus I

    Agustus 8, 2026

    Sekretaris Fraksi Golkar Kota Samarinda Arie Wibowo, Siap Kawal Musda Golkar Kota Samarinda

    Agustus 7, 2026

    Layanan Sertifikat 10 Hari Didorong Jadi Motivasi Percepatan Pelayanan di Samarinda

    Agustus 7, 2026

    Sambut HUT RI, DPRD Samarinda Rancang Pemeriksaan dan Donor Darah Gratis

    Agustus 6, 2026

    Masuk Bursa Pilwali Samarinda 2029, Andi Satya: Golkar Banyak Kader Potensial

    Agustus 5, 2026

    Jadi Calon Tunggal Ketua Golkar Samarinda, Andi Satya Belum Pikir Soal Pilwali

    Agustus 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bukan Sekadar Upacara, Anak Muda Samarinda Maknai Kemerdekaan Lewat Kebebasan Memilih dan Berkarya

    R’syaAgustus 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Bagi anak muda, kemerdekaan tidak selalu harus dimaknai lewat upacara, pengibaran bendera,…

    75 Pekerja Mal Lembuswana Mendadak Di-PHK, Upah 18 Hari Kerja Belum Dibayar

    Agustus 8, 2026

    Demi Matangkan Regulasi, DPRD Samarinda Tambah Masa Kerja Pansus I

    Agustus 8, 2026

    Teras Samarinda Tahap II Ditarget Buka 1 September, Pemkot Siapkan Pengelolaan Kawasan

    Agustus 8, 2026

    3.000 Bendera Merah Putih Kaltim Siap Dibagikan, Sasar Pelajar hingga Komunitas

    Agustus 7, 2026
    1 2 3 … 3,265 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.