Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Kaltim di Titik Penentuan, Hak Angket Bergantung Hasil BANMUS

    April 30, 2026

    Aklamasi Tanpa Penantang, Sri Wahyuni Kembali Pimpin KORPRI Kaltim

    April 30, 2026

    Tegas Lawan Narkoba, Polresta Samarinda Musnahkan Barang Bukti dari 13 Tersangka

    April 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Wacana Pilkada Dipilih DPRD, Akademisi Ingatkan Potensi Money Politics
    Politik

    Wacana Pilkada Dipilih DPRD, Akademisi Ingatkan Potensi Money Politics

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 30, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Dosen FISIP Unmul, Kemal Sandi saat memberikan keterangan terkait politik uang. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wacana pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali menjadi sorotan. Dosen FISIP Universitas Mulawarman (Unmul) Kemal Sandi mengingatkan perubahan sistem tersebut tidak serta-merta menghilangkan praktik money politics.

    Menurut Kemal, terdapat dua opsi dalam mekanisme pemilihan kepala daerah, yakni dipilih langsung oleh masyarakat atau melalui DPRD. Munculnya wacana pemilihan melalui DPRD didasari asumsi bahwa praktik politik uang dalam pemilihan langsung cukup tinggi.

    “Memang ada asumsi bahwa money politics tinggi dalam pemilihan langsung, sehingga muncul opsi dipilih oleh DPRD,” ujarnya di Kantor PWI Kaltim, Samarinda, Kamis 30 April 2026.

    Namun demikian, ia menilai tidak ada jaminan bahwa sistem tersebut akan mampu menekan praktik politik uang. Bahkan, ada potensi pergeseran pola money politics menjadi lebih terpusat di partai politik.

    “Tidak ada jaminan itu bisa meminimalisir. Bisa jadi justru tertumpuk di partai politik,” jelasnya.

    Kemal mengungkapkan kekhawatiran, jika kepala daerah dipilih oleh DPRD, maka interaksi politik antara kandidat dan anggota legislatif berpotensi semakin intens, termasuk dalam praktik yang tidak sehat.

    “Takutnya, kandidat wali kota, bupati, bahkan gubernur justru bermain politik dengan DPR lebih kental dalam konteks money politics,” katanya.

    Ia menilai, kondisi tersebut menjadi tantangan besar ke depan yang harus diantisipasi dengan memperkuat sistem pengawasan dan transparansi di tubuh partai politik.

    Selain itu, Kemal menekankan pentingnya pembenahan dalam proses kaderisasi partai, agar calon legislatif yang terpilih benar-benar memiliki integritas.

    “Partai politik harus lebih transparan dalam mendelegasikan kadernya. Ini penting karena mereka yang nantinya punya peran menentukan kepala daerah,” tegasnya.

    Ia menyebut, wacana ini masih bersifat hipotetis dan perlu diuji jika benar-benar diterapkan. Namun, berbagai potensi dampak harus dipertimbangkan sejak awal agar tidak menimbulkan persoalan baru dalam sistem demokrasi.

    DPRD FISIP Unmul Kemal Sandi Money Politic
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    DPRD Kaltim di Titik Penentuan, Hak Angket Bergantung Hasil BANMUS

    April 30, 2026

    Aliansi Masyarakat Kaltim Desak DPRD Segera Gunakan Hak Angket, Soroti Dugaan KKN

    April 30, 2026

    Wacana Pilkada Dipilih DPRD, Akademisi Ingatkan Potensi Money Politics

    April 30, 2026

    Akademisi Soroti Diskusi Publik sebagai Rujukan Kebijakan Nasional

    April 30, 2026

    DPRD Samarinda Kritik Wacana Penutupan Prodi, Soroti Ketimpangan SDM dan Dunia Kerja

    April 29, 2026

    Polemik 49 Ribu Peserta BPJS, DPRD Samarinda Desak Solusi Bersama Pemprov

    April 29, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Kaltim di Titik Penentuan, Hak Angket Bergantung Hasil BANMUS

    Andika SaputraApril 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda– Arah kelanjutan penggunaan hak angket di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur…

    Aklamasi Tanpa Penantang, Sri Wahyuni Kembali Pimpin KORPRI Kaltim

    April 30, 2026

    Tegas Lawan Narkoba, Polresta Samarinda Musnahkan Barang Bukti dari 13 Tersangka

    April 30, 2026

    Aliansi Masyarakat Kaltim Desak DPRD Segera Gunakan Hak Angket, Soroti Dugaan KKN

    April 30, 2026

    Wacana Pilkada Dipilih DPRD, Akademisi Ingatkan Potensi Money Politics

    April 30, 2026
    1 2 3 … 3,082 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.