Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Kasus ISPA di Kaltim Tembus 13 Ribu

    Oktober 16, 2026

    Sekda Samarinda Ikuti Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026, Perkuat Harmonisasi Regulasi Daerah

    Oktober 15, 2026

    Rinda Wahyuni Apresiasi Inovasi DP2KB Samarinda, Program Kesehatan Tetap Berjalan Tanpa Anggaran

    Oktober 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Usaha Amplang Legendaris Bertahan 30 Tahun, Penjualan Ramadan Cenderung Stabil
    Samarinda

    Usaha Amplang Legendaris Bertahan 30 Tahun, Penjualan Ramadan Cenderung Stabil

    RidhoBy RidhoMaret 19, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pemilik usaha Amplang Muara Husni Jaya, Sofyan Nur saat ditemui sela menjaha jualannya (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Usaha amplang khas Kalimantan Timur milik Sofyan Nur tetap bertahan di tengah dinamika perekonomian. Meski telah berjalan selama kurang lebih 30 tahun, penjualan amplang di momen Ramadan hingga menjelang Lebaran tahun ini terpantau tidak mengalami lonjakan signifikan.

    Teks: Salah satu produk yang dijual Kuku Macan (Insitekaltim/Ridho Wardhana)

    Pemilik usaha Amplang Muara Husni Jaya, Sofyan Nur mengatakan, kondisi penjualan saat ini cenderung stabil dibandingkan hari-hari biasa. Ia menyebut faktor ekonomi menjadi salah satu penyebab tidak adanya peningkatan pembelian yang berarti.

    “Biasa saja kayaknya. Masalahnya menyangkut perekonomian ini juga, semua pada susah. Jadi untuk pemasaran itu biasa-biasa saja,” ujar Sofyan, Kamis, 19 Maret 2026.

    Usaha amplang yang telah dirintis secara turun-temurun ini kini telah memasuki generasi kedelapan. Selain berjualan di Samarinda, ia juga memiliki toko di Balikpapan dan Banjarmasin, serta melayani penjualan secara daring (Pemesanan Online).

    Dalam menjalankan usahanya, ia tetap mempertahankan kualitas rasa yang menjadi ciri khas produknya sejak dahulu.

    “Rasa tetap tidak mengurangi rasa. Itu artinya tidak ada perubahan dari dulu sampai sekarang,” katanya.

    Lebih lanjut, amplang yang dijual memiliki beberapa varian, seperti original, pedas, dan cumi. Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp10 ribu hingga Rp40 ribu per kemasan, serta Rp160 ribu untuk per kilogram.

    Bahan baku yang digunakan pun beragam, seperti ikan pipih, tenggiri, hingga bandeng, meski ia mengaku lebih konsisten menggunakan ikan pipih untuk menjaga cita rasa.

    Selain penjualan langsung di toko, pesanan secara daring juga turut menyumbang pemasukan. Dalam kondisi tertentu, omzet dari penjualan online bahkan dapat mencapai jutaan rupiah.

    “Tergantung, kadang juga bisa sampai satu jutaan, itu dari orderannya,” ungkapnya.

    Menariknya, usaha amplang ini pernah menembus pasar internasional. Sofyan mengaku sempat mengekspor produknya ke Thailand melalui toko yang ia kelola di Balikpapan.

    Menjelang menutup, ia berharap usaha keluarga tersebut dapat terus berlanjut melalui generasi berikutnya.

    “Mudah-mudahan ada penggantinya dari keluarga kita lagi yang meneruskan,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Kasus ISPA di Kaltim Tembus 13 Ribu

    AminahOktober 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur (Kaltim)…

    Sekda Samarinda Ikuti Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026, Perkuat Harmonisasi Regulasi Daerah

    Oktober 15, 2026

    Rinda Wahyuni Apresiasi Inovasi DP2KB Samarinda, Program Kesehatan Tetap Berjalan Tanpa Anggaran

    Oktober 15, 2026

    Sekda Samarinda Tekankan Integritas di Bangku Sekolah

    Oktober 15, 2026

    Momok Antrean BBM, Andi Harun Minta Distribusi Diawasi

    Oktober 15, 2026
    1 2 3 … 3,388 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.