Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    Oktober 6, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    Oktober 6, 2026

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Tuah IKN, Pajak Kendaraan di Kaltim Surplus Rp85,9 Miliar
    Diskominfo Kaltim

    Tuah IKN, Pajak Kendaraan di Kaltim Surplus Rp85,9 Miliar

    Adit MustafaBy Adit MustafaJanuari 3, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim, Ismiati.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi katalisator utama pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur (Kaltim).

    Dampaknya terlihat nyata dalam sektor penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), di mana Kaltim mencatat surplus hingga Rp85,9 miliar pada 2024 dari kendaraan baru. Lonjakan ini mencerminkan daya beli masyarakat yang terus meningkat, terutama di wilayah yang menjadi pusat aktivitas pembangunan IKN.

    “Kehadiran IKN membawa perubahan besar, tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan aktivitas ekonomi, termasuk kebutuhan kendaraan operasional perusahaan dan masyarakat,” ungkap Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim Ismiati, Kamis (2/1/2025).

    Pencapaian surplus ini melampaui target yang disusun berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Menurut Ismiati, peningkatan ini didukung oleh kebutuhan kendaraan untuk mendukung berbagai proyek dan aktivitas di sekitar kawasan IKN.

    “Perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah IKN memerlukan kendaraan untuk operasional, sementara masyarakat juga semakin banyak membeli kendaraan untuk kebutuhan pribadi maupun bisnis,” jelasnya.

    Di balik keberhasilan ini, Bapenda Kaltim menghadapi tantangan besar dalam hal akurasi data kendaraan. Saat ini, sekitar 40 persen kendaraan di Kaltim tidak tercatat aktif di sistem. Hal ini disebabkan berbagai alasan, seperti kendaraan yang rusak, hilang atau berpindah kepemilikan.

    “Tahun lalu, kami memulai program pencocokan data di Penajam Paser Utara (PPU) dan pada tahun ini kami akan memperluas cakupan dengan program Data Desa Presisi, guna memastikan validitas data kendaraan,” ujar Ismiati.

    Untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil, Bapenda Kaltim tengah merancang layanan inovatif berupa ‘Samsat Sungai’ dan ‘Samsat Speedboat’. Layanan ini akan menyasar daerah seperti Maratua dan Derawan, yang selama ini sulit diakses melalui jalur darat.

    “Kami ingin memastikan seluruh masyarakat dapat memenuhi kewajiban pajak tanpa terkendala oleh geografis. Dengan begitu, potensi pajak dapat dioptimalkan,” tegas Ismiati.

    Sebagai langkah mendorong kepatuhan wajib pajak, Kaltim telah menerapkan tarif PKB terendah di Indonesia. Pendapatan yang diperoleh langsung dialokasikan untuk sektor prioritas, seperti pendidikan, kesehatan dan pembangunan infrastruktur.

    Untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi, sistem split billing akan mulai diberlakukan pada 2025. Kebijakan ini diharapkan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan pajak daerah.

    Keberhasilan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan Kaltim. Dengan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat, Bapenda Kaltim berkomitmen menghadirkan berbagai inovasi untuk mendukung keberlanjutan pembangunan daerah.

    “Pajak adalah tulang punggung pembangunan, dan kami akan terus berinovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat serta mengoptimalkan potensi daerah,” pungkas Ismiati.

    Bapenda Kaltim IKN Ismiati PKB
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Pimpin Bapenda Kaltim, Dasmiah Bidik PAD dari Pajak Perusahaan hingga Alat Berat

    September 29, 2026

    Denda Pajak Kendaraan di Kaltim Dihapus hingga 22 November, Ini yang Perlu Dibayar Warga

    September 28, 2026

    IKN Dikebut Menuju Ibu Kota Politik 2028, Otorita Evaluasi Seluruh Proyek Strategis

    Juli 18, 2026

    Simpang Siur Kehadiran Presiden di IKN, Ini Respons Ketua Gerindra Samarinda

    Juli 17, 2026

    Kebutuhan Pangan Kawasan Penyangga IKN, Masih Bergantung pada Pasokan dari Luar Daerah

    Juli 16, 2026

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Juni 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    AminahOktober 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur…

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    Oktober 6, 2026

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026

    TNI Siapkan Kluster Pertanian hingga Perikanan, Kaltim Bidik Ketahanan Pangan Berkelanjutan

    Oktober 6, 2026

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026
    1 2 3 … 3,375 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.