Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Lahan Pemkot yang Menganggur Diusulkan Jadi TPU di Samarinda

    Oktober 15, 2026

    DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Pemprov Bersinergi soal Pembangunan RSUD AMS II

    Oktober 15, 2026

    Raperda Penyelamatan Kebakaran Samarinda Rampung Dibahas, Segera Masuk Tahap Harmonisasi

    Oktober 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»TPA Samarinda Tambah Zona Penampungan, Target Sampah 700 Ton per Hari
    Samarinda

    TPA Samarinda Tambah Zona Penampungan, Target Sampah 700 Ton per Hari

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 27, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala UPTD TPA DLH Kota Samarinda, Arief Rahman saat diwawancarai sejumlah wartawan (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus mengupayakan optimalisasi pengelolaan sampah dengan menyiapkan zona penampungan baru di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), menyusul kapasitas zona sebelumnya yang telah penuh.

    Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) TPA DLH Samarinda Arief Rahman mengungkapkan, kebutuhan pengelolaan sampah saat ini masih belum mencapai target nasional yang diatur dalam kebijakan pemerintah pusat.

    “Saat ini kebutuhan sampah harian itu minimal seribu ton sesuai ketentuan, sementara kita masih di angka sekitar 660 ton per hari,” ujarnya, Senin 27 April 2026.

    Untuk menutup kekurangan tersebut, Pemkot Samarinda menjalin kerja sama dengan wilayah sekitar, termasuk Kutai Kartanegara (Kukar), yang diproyeksikan mampu menyuplai tambahan sekitar 50 ton sampah per hari dari beberapa kecamatan terdekat.

    “Tambahan itu berasal dari Tenggarong Seberang, Loa Janan, dan Anggana,” jelasnya.

    Namun demikian, ia menyebutkan adanya kemungkinan penyesuaian target melalui revisi kebijakan nasional, terutama karena kawasan Samarinda dan Balikpapan masuk dalam prioritas pengembangan seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

    “Mungkin nanti targetnya tidak harus seribu ton, bisa di kisaran 700 ton sudah dianggap memenuhi,” katanya.

    Dalam pengelolaan TPA, Arief menjelaskan sistem yang digunakan adalah sanitary landfill, di mana sampah yang masuk setiap hari langsung ditimbun dengan tanah untuk meminimalkan dampak lingkungan.

    Zona penampungan baru diperkirakan mampu bertahan selama 6 hingga 8 bulan, sembari menunggu pengembangan sistem pengolahan lanjutan seperti pemanfaatan sampah menjadi energi listrik.

    “Kita juga sedang dalam proses kajian, termasuk dari Kementerian dan PLN, untuk melihat apakah sampah ini bisa dimanfaatkan menjadi sumber energi,” ungkapnya.

    Selain itu, pengelolaan air lindi juga dilakukan secara terintegrasi melalui sistem penampungan berlapis sebelum dilepas ke lingkungan.

    Dengan berbagai langkah ini Pemkot Samarinda berharap pengelolaan sampah dapat lebih optimal sekaligus mendukung program lingkungan berkelanjutan di daerah.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Lahan Pemkot yang Menganggur Diusulkan Jadi TPU di Samarinda

    AminahOktober 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Lahan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda yang belum dimanfaatkan diusulkan menjadi tempat…

    DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Pemprov Bersinergi soal Pembangunan RSUD AMS II

    Oktober 15, 2026

    Raperda Penyelamatan Kebakaran Samarinda Rampung Dibahas, Segera Masuk Tahap Harmonisasi

    Oktober 15, 2026

    Kemarau Ganggu Ketersediaan Pakan, Peternak Sapi di Kaltim Perlu Siapkan Silase

    Oktober 15, 2026

    Pemkot Samarinda Jajaki Kolaborasi dengan Kompas Media Group untuk Perluas Publikasi Pembangunan

    Oktober 14, 2026
    1 2 3 … 3,386 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.