Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kepesertaan KB di Samarinda Masih Rendah, Sri Puji Dorong Edukasi Sejak Calon Pengantin

    Agustus 20, 2026

    Ribuan Ruang Belajar SD-SMP di Samarinda Butuh Perbaikan, DPRD Dorong Skala Prioritas

    Agustus 20, 2026

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    Agustus 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Tinggal 12 OPD Pemprov Kaltim Zona Merah Serapan Anggaran
    Diskominfo Kaltim

    Tinggal 12 OPD Pemprov Kaltim Zona Merah Serapan Anggaran

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 21, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pejabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik dan Sekda Kaltim Sri Wahyuni usai Rapim Evaluasi Realisasi APBD Provinsi Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2023 di Ballroom Hotel Puri Senyiur Samarinda, Selasa (21/11/2023).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Pejabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik mengungkapkan peningkatan kinerja perangkat daerah (OPD) dalam beberapa bulan terakhir.

    Sebelumnya terdapat 22 OPD Pemprov Kaltim masih memiliki rapor merah dalam serapan anggaran di bawah target. Tapi kini tinggal 12 OPD yang belum mencapai target.

    Ia menyambut baik perubahan ini dan menyatakan keyakinannya bahwa jumlah OPD yang belum optimal akan terus berkurang seiring dengan upaya perbaikan dan masukan yang diberikan dalam rapat pimpinan (rapim).

    “Dulu ada sekitar 22 OPD yang masuk zona merah, sekarang sisa 12 OPD. Ini diperkirakan akan terus berkurang, kecuali beberapa OPD yang kita harap penurunannya cukup besar,” ujar Akmal usai Rapim Evaluasi Realisasi APBD Provinsi Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2023 di Ballroom Hotel Puri Senyiur Samarinda, Selasa (21/11/2023).

    Menurutnya, permasalahan klasik yang dihadapi OPD adalah pembuatan program yang dinilai masih berskala kecil dan ketidakkonsistenan yang menyebabkan masalah dalam penyerapan anggaran.

    Kendati demikian, Akmal tetap optimis bahwa hingga akhir tahun 2023, capaian keseluruhan OPD bisa maksimal di angka serapan 93 persen atau minimal 90 persen.

    Lebih lanjut, ia menyoroti perlunya perencanaan yang lebih baik dengan mengevaluasi program-program kecil setiap tiga bulan.

    “Sisi permasalahan ini perencanaan adalah banyak kegiatan yang kecil-kecil, akhirnya bingung sendiri melaksanakannya, kemudian tidak konsistennya membuat anggaran. Harusnya tiap 3 bulan semua OPD diminta untuk mengajukan anggaran berapa,” tuturnya.

    Untuk mengatasi permasalahan ini, Akmal berencana membentuk tim khusus yang terdiri dari beberapa lembaga seperti Biro Keuangan, Biro Hukum, dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Tim ini akan memberikan pendampingan dan bantuan kepada OPD dalam perencanaan, pelaksanaan dan anggaran.

    “Nanti kita kita mintakan pendampingan khusus buat skuad tim khusus mendampingi OPD. Biasanya mengawal mereka dari perencanaan, entah pelaksanaan atau anggaran nantinya,” tutur Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri RI itu.

    Selain itu, Akmal berharap agar seluruh OPD dapat fokus pada program prioritas untuk meningkatkan alokasi dana dan dampak positif terhadap kemajuan program.

    “Saya harap bisa berorientasi pada program prioritas. Artinya harus fokus ke situ saja sehingga alokasi dana kita lebih fokus ke sana, jadi dampak lebih besar terhadap kemajuan program,” pungkas Akmal.

    Akma Malik OPD Rapim Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Beban Pertahankan Juara Umum, 57 Kafilah Kaltim Jalani TC Sebulan di Jakarta

    Agustus 9, 2026

    Pemprov Hidupkan Kembali Mal Lembuswana, Siapkan Revitalisasi dan Buka Peluang Investor

    Agustus 7, 2026

    Fiskal Tertekan, Belanja Prioritas Daerah Terancam Dikurangi

    Agustus 6, 2026

    Pemerintah Pusat Nunggak Kurang Salur Dana Transfer sekitar Rp2 Triliun, Pemprov Kaltim Siapkan Audiensi ke Kemenkeu

    Agustus 3, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Perwali untuk Akhiri Tumpang Tindih Program dan Data Antar-OPD

    Juli 22, 2026

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Juli 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kepesertaan KB di Samarinda Masih Rendah, Sri Puji Dorong Edukasi Sejak Calon Pengantin

    Andika SaputraAgustus 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Sri…

    Ribuan Ruang Belajar SD-SMP di Samarinda Butuh Perbaikan, DPRD Dorong Skala Prioritas

    Agustus 20, 2026

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    Agustus 19, 2026

    Singapura Menang 2-1, Thailand Tetap Lolos ke Final Piala AFF 2026

    Agustus 19, 2026

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026
    1 2 3 … 3,285 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.