Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Harga Ikan Laut di Pasar Segiri Mulai Stabil, Daging dan Bawang Masih Merangkak Naik

    Mei 21, 2026

    Satgas Pangan Dalami Temuan Selisih Bobot LPG di Samarinda, Pertamina dan SPBE Akan Diperiksa

    Mei 21, 2026

    Pasar Segiri Lesu Jelang Iduladha, Pedagang Keluhkan Pembeli Mulai Berhemat

    Mei 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Tinggal 12 OPD Pemprov Kaltim Zona Merah Serapan Anggaran
    Diskominfo Kaltim

    Tinggal 12 OPD Pemprov Kaltim Zona Merah Serapan Anggaran

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 21, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pejabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik dan Sekda Kaltim Sri Wahyuni usai Rapim Evaluasi Realisasi APBD Provinsi Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2023 di Ballroom Hotel Puri Senyiur Samarinda, Selasa (21/11/2023).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Pejabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik mengungkapkan peningkatan kinerja perangkat daerah (OPD) dalam beberapa bulan terakhir.

    Sebelumnya terdapat 22 OPD Pemprov Kaltim masih memiliki rapor merah dalam serapan anggaran di bawah target. Tapi kini tinggal 12 OPD yang belum mencapai target.

    Ia menyambut baik perubahan ini dan menyatakan keyakinannya bahwa jumlah OPD yang belum optimal akan terus berkurang seiring dengan upaya perbaikan dan masukan yang diberikan dalam rapat pimpinan (rapim).

    “Dulu ada sekitar 22 OPD yang masuk zona merah, sekarang sisa 12 OPD. Ini diperkirakan akan terus berkurang, kecuali beberapa OPD yang kita harap penurunannya cukup besar,” ujar Akmal usai Rapim Evaluasi Realisasi APBD Provinsi Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2023 di Ballroom Hotel Puri Senyiur Samarinda, Selasa (21/11/2023).

    Menurutnya, permasalahan klasik yang dihadapi OPD adalah pembuatan program yang dinilai masih berskala kecil dan ketidakkonsistenan yang menyebabkan masalah dalam penyerapan anggaran.

    Kendati demikian, Akmal tetap optimis bahwa hingga akhir tahun 2023, capaian keseluruhan OPD bisa maksimal di angka serapan 93 persen atau minimal 90 persen.

    Lebih lanjut, ia menyoroti perlunya perencanaan yang lebih baik dengan mengevaluasi program-program kecil setiap tiga bulan.

    “Sisi permasalahan ini perencanaan adalah banyak kegiatan yang kecil-kecil, akhirnya bingung sendiri melaksanakannya, kemudian tidak konsistennya membuat anggaran. Harusnya tiap 3 bulan semua OPD diminta untuk mengajukan anggaran berapa,” tuturnya.

    Untuk mengatasi permasalahan ini, Akmal berencana membentuk tim khusus yang terdiri dari beberapa lembaga seperti Biro Keuangan, Biro Hukum, dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Tim ini akan memberikan pendampingan dan bantuan kepada OPD dalam perencanaan, pelaksanaan dan anggaran.

    “Nanti kita kita mintakan pendampingan khusus buat skuad tim khusus mendampingi OPD. Biasanya mengawal mereka dari perencanaan, entah pelaksanaan atau anggaran nantinya,” tutur Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri RI itu.

    Selain itu, Akmal berharap agar seluruh OPD dapat fokus pada program prioritas untuk meningkatkan alokasi dana dan dampak positif terhadap kemajuan program.

    “Saya harap bisa berorientasi pada program prioritas. Artinya harus fokus ke situ saja sehingga alokasi dana kita lebih fokus ke sana, jadi dampak lebih besar terhadap kemajuan program,” pungkas Akmal.

    Akma Malik OPD Rapim Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Harga Ikan Laut di Pasar Segiri Mulai Stabil, Daging dan Bawang Masih Merangkak Naik

    SittiMei 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pergerakan harga kebutuhan pokok di Pasar Segiri Samarinda mulai menunjukkan tren beragam…

    Satgas Pangan Dalami Temuan Selisih Bobot LPG di Samarinda, Pertamina dan SPBE Akan Diperiksa

    Mei 21, 2026

    Pasar Segiri Lesu Jelang Iduladha, Pedagang Keluhkan Pembeli Mulai Berhemat

    Mei 21, 2026

    Sidak LPG Jelang Iduladha, Pemkot Samarinda Temukan Timbangan Error di SPBE Tanah Merah

    Mei 21, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026
    1 2 3 … 3,100 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.