Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Samarinda Terapkan 14 Rayon Strategis untuk SPMB 2026, Atasi Ketimpangan Akses Sekolah

    Mei 25, 2026

    Jalan Longsor Sanga-Sanga–Dondang Dipastikan Diperbaiki Tahun Ini, Pemprov Kucurkan Anggaran Rp10 Miliar

    Mei 25, 2026

    Tindaklanjuti Temuan BPK, DPRD Kaltim Buka Peluang Bentuk Pansus LHP

    Mei 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Tindaklanjuti Temuan BPK, DPRD Kaltim Buka Peluang Bentuk Pansus LHP
    Kaltim

    Tindaklanjuti Temuan BPK, DPRD Kaltim Buka Peluang Bentuk Pansus LHP

    SittiBy SittiMei 25, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Komisi II DPRD Kaltim, Nurhadi Saputra menyebut peluang pembentukan pansus LHP BPK terbuka untuk menindaklanjuti temuan BPK. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – DPRD Kaltim membuka peluang pembentukan panitia khusus (Pansus) untuk menindaklanjuti Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas laporan keuangan Pemerintah Provinsi Kaltim Tahun Anggaran 2025.

    Wacana pembentukan pansus mencuat setelah BPK menemukan sejumlah persoalan dalam pengelolaan anggaran daerah, mulai dari dugaan kelebihan pembayaran program beasiswa Gratispol hingga proyek infrastruktur miliaran rupiah.

    Sekretaris Komisi II DPRD Kaltim Nurhadi Saputra mengatakan, pembahasan terkait tindak lanjut temuan BPK masih harus di kaji, pembentukan pansus sangat memungkinkan apabila disepakati lintas fraksi dan komisi.

    “Ini masih menjadi perdebatan dengan beberapa teman-teman, apakah nanti disimpulkan oleh ketua fraksi atau membentuk pansus atau tidak. Tetapi itu harus melalui kesepakatan, tidak bisa ditentukan oleh satu komisi atau satu fraksi saja,” ujarnya usai rapat paripurna penyerahan LHP BPK, Senin, 25 Mei 2026.

    Opsi pembentukan Pansus LHP BPK tetap terbuka sebagai bentuk pengawasan legislatif terhadap pengelolaan anggaran pemerintah daerah.

    “Memungkinkan saja untuk membentuk pansus LHP BPK. Sempat ada pembicaraan seperti itu, tapi masih perlu pertimbangan dan pembahasan lebih lanjut,” katanya.

    Dalam laporan BPK, ditemukan sejumlah catatan penting, di antaranya pengelolaan program beasiswa Gratispol yang dinilai belum didukung tata kelola memadai sehingga menyebabkan kelebihan pembayaran lebih dari Rp1 miliar serta beasiswa ratusan miliar rupiah belum termanfaatkan optimal oleh calon penerima lain.

    Selain itu, BPK juga menyoroti kekurangan volume pekerjaan pada sejumlah proyek belanja modal jalan dan bangunan yang berpotensi menimbulkan kelebihan pembayaran miliaran rupiah.

    Meski demikian, Nurhadi tetap mengapresiasi capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kembali diraih Pemprov Kaltim. Namun ia mengingatkan agar predikat tersebut tidak membuat pemerintah daerah terlena.

    “Kita memberikan apresiasi karena sudah mendapatkan WTP. Tetapi ini juga harus menjadi evaluasi. Tidak ada pemerintahan yang berjalan sempurna,” tegasnya.

    Opini WTP bukan lagi sesuatu yang luar biasa jika persoalan pengawasan dan pelayanan publik masih terus ditemukan di lapangan.

    “Jangan sampai merasa tidak punya kelemahan atau kekurangan hanya karena mendapatkan WTP,” lanjutnya.

    Nurhadi juga menyinggung persoalan teknis program Gratispol yang menurutnya masih banyak dikeluhkan masyarakat, khususnya calon mahasiswa penerima bantuan pendidikan.

    Ia mengaku menerima langsung laporan dari masyarakat terkait kendala akses sistem pendaftaran program tersebut.

    “Saya sendiri mengalami, membuka link saja enggak bisa. Bahkan saya menerima link langsung dari dinas dan Kesra, tapi saat dibuka tidak bisa diakses,” ungkapnya.

    Kondisi itu, kata dia, menunjukkan bahwa implementasi program pendidikan gratis belum sepenuhnya berjalan merata dan optimal di lapangan.

    “Kalau laporannya teman-teman bahwa Gratispol untuk calon mahasiswa belum merata. Saya rasa itu betul, karena saya sendiri mengalami,” katanya.

    Di sisi lain, DPRD Kaltim juga mulai menyinggung pentingnya rasionalisasi anggaran daerah untuk tahun mendatang di tengah kondisi ekonomi dan kebijakan efisiensi.

    Pos-pos anggaran yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama pemerintah.

    “Yang berurusan dengan masyarakat tetap harus diprioritaskan. Tapi hal-hal yang masih bisa ditunda ya bisa dikurangi,” ujarnya.

    Hubungan antara legislatif dan eksekutif saat ini juga sedang menghadapi dinamika yang cukup sensitif di tengah bergulirnya hak angket DPRD Kaltim.

    “Jujur saja, suasana di DPRD lagi tidak nyaman karena hubungan dengan eksekutif yang harusnya bermitra sekarang lagi seperti yang teman-teman tahu sendiri,” pungkasnya.

    BPK DPRD Kaltim Nurhadi Saputra Pansus
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Jalan Longsor Sanga-Sanga–Dondang Dipastikan Diperbaiki Tahun Ini, Pemprov Kucurkan Anggaran Rp10 Miliar

    Mei 25, 2026

    DPRD Kaltim Matangkan Hak Angket, Hasanuddin Mas’ud Sebut Pansus Bisa Dibentuk

    Mei 25, 2026

    BPK Bongkar Dugaan Kelebihan Pembayaran Miliaran di Kaltim, Program Gratispol hingga Proyek Infrastruktur Tersorot

    Mei 25, 2026

    Gubernur Sebut PLTA Long Bagun Investasi Masa Depan, Rp13 Triliun Disiapkan Bangun Pusat Energi Baru

    Mei 25, 2026

    DPRD Kaltim Masih Tunggu Surat NasDem, Proses PAW Kamaruddin Ibrahim Belum Dijadwalkan

    Mei 25, 2026

    DPRD Kaltim Kantongi Restu Kemendagri, Paripurna Penetapan Hak Angket Dijadwalkan 10 Juni

    Mei 25, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Samarinda Terapkan 14 Rayon Strategis untuk SPMB 2026, Atasi Ketimpangan Akses Sekolah

    SittiMei 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda mulai menerapkan skema pembagian 14 rayon sekolah dalam pelaksanaan…

    Jalan Longsor Sanga-Sanga–Dondang Dipastikan Diperbaiki Tahun Ini, Pemprov Kucurkan Anggaran Rp10 Miliar

    Mei 25, 2026

    Tindaklanjuti Temuan BPK, DPRD Kaltim Buka Peluang Bentuk Pansus LHP

    Mei 25, 2026

    DPRD Kaltim Matangkan Hak Angket, Hasanuddin Mas’ud Sebut Pansus Bisa Dibentuk

    Mei 25, 2026

    BPK Bongkar Dugaan Kelebihan Pembayaran Miliaran di Kaltim, Program Gratispol hingga Proyek Infrastruktur Tersorot

    Mei 25, 2026
    1 2 3 … 3,105 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.