Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kemarau Tekan Panen Kaltim, Bulog Andalkan Pasokan Beras dari Sulsel dan Jatim

    September 24, 2026

    Transisi Global Fund, Kaltim Mulai Hitung Kebutuhan Anggaran Penanggulangan HIV/AIDS

    September 23, 2026

    KPK Supervisi Perencanaan APBD Kaltim, Pemprov Siapkan Penyesuaian untuk RAPBD 2027

    September 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Terkait Pelayanan, Komisi 1 Panggil BPJS dan Segera lakukan Sidak
    DPRD Bontang

    Terkait Pelayanan, Komisi 1 Panggil BPJS dan Segera lakukan Sidak

    MartinusBy MartinusNovember 12, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Romi – Editor : Redaksi
    Insitekaltim, Bontang – Komisi 1 DPRD Bontang menyoroti dugaan pelayanan diskriminatif terhadap pasien peserta BPJS di salah satu Rumah Sakit yang ada di Bontang.
    Hal tersebut mencuat saat Komisi 1 DPRD Bontang menggelar rapat kerja bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masayarakat serta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang, Senin (04/11/2019) Pagi.
    Dua hal yang menjadi sorotan utama DPRD, yakni sistem tarif INA-CBG’s dari BPJS dan pelayanan pihak rumah sakit
    Ketua Komisi 1, Muslimin menyampaikan, Pihaknya banyak menerima laporan terkait adanya fakta lapangan bahwa ada beberapa masyarakat yang berobat di salah satu rumah sakit Bontang, yang menerima perlakuan diskriminatif.
    “Ada yang belum sembuh tetapi sudah dipulangkan” ucap Muslimin.
    Terkait fakta bahwa ada masyarkat yang merasa belum sembuh namun sudah disuruh pulang oleh pihak rumah sakit, Muslimin menegaskan pihaknya akan segera menjadwalkan untuk melaksanakan sidak ke rumah sakit terkait.
    “Itu harus sesuai aturan kalau tidak sembuh yah jangan dipulangkan. Maka dari itu kita akan lakukan tinjauan langsung semacam sidak lah,“ ucapnya.
    Ditempat yang sama, Wakil Katua Komisi 1 DPRD Bontang Raking menegaskan jika kasus pemulangan pasien yang belum sembuh tersebut harusnya tidak perlu sampai terjadi. Terlebih jika alasanyan karena tarif INA-CBG’s dari BPJS.
    “Jika INA-CBG’s yang dipersoalkannya itu tidak masuk akal, karena Bontang memiliki anggaran yang besar dan dari BPJS juga memiliki banyak uang, oleh dari itu kami di DPRD Bontang mengajak Dinas Kesehatan, Dinsos dan BPJS untuk turun kelapangan meninjau langsung ini ada apa sebenarnya,“ tegas Raking.
    Menurut Raking hal ini harus segera dicarikan jalan keluarnya, jangan sampai kasus pemulangan pasien yang belum sembuh tersebut terus berlanjut. Terlebih kata dia hal seperti ini sudah kerap ia temui sebagai keluhan warga.
    “Jangan ketika pasien itu memiliki kerabat atau keluarga pejabat baru dilayani dengan baik sedangnkan untuk masyarakat biasa diperlakukan semana-mena dan diabaikan karena itu tidak pantas, karena hak asasi manusia harus diutamakan walaupun mereka orang tidak mampu sekalipun,“ tegasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Parkir Berlangganan Samarinda Belum Siap, DPRD Soroti Sistem dan Target Rp200 Miliar

    September 23, 2026

    Gerindra Buka Semua Pintu Koalisi, Duet dengan PDIP Belum Jadi Kesepakatan

    September 22, 2026

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026

    Air Bersih Menipis, Dewan Samarinda Usul Dana Probebaya Bangun Sumur

    September 20, 2026

    Jembatan Lembak Cermin Ketimpangan Anggaran, Legislator Kaltim Sebut Kebijakan Pusat Zalim

    September 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kemarau Tekan Panen Kaltim, Bulog Andalkan Pasokan Beras dari Sulsel dan Jatim

    IraSeptember 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Musim kemarau berkepanjangan mulai berdampak pada produksi padi di Kalimantan Timur (Kaltim).…

    Transisi Global Fund, Kaltim Mulai Hitung Kebutuhan Anggaran Penanggulangan HIV/AIDS

    September 23, 2026

    KPK Supervisi Perencanaan APBD Kaltim, Pemprov Siapkan Penyesuaian untuk RAPBD 2027

    September 23, 2026

    Sodetan KM 2 Loa Janan Ulu Terancam Timbulkan Masalah Baru, Sungai Penerima Belum Ditangani

    September 23, 2026

    SK Nomor Tanding Terbit, Samarinda Masih Menanti THB Porprov 2026

    September 23, 2026
    1 2 3 … 3,360 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.