Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tak Sekadar Jaga Lingkungan, Mendikdasmen: Menanam Mangrove Bagian Dari Ibadah

    Juni 21, 2026

    Sekolah Rakyat Ubah Kepercayaan Diri Siswa, Wali Murid Berharap Program Terus Berlanjut

    Juni 21, 2026

    Tak Lagi Sekadar Olahraga, Tenis Menjelma Jadi Gaya Hidup Modern

    Juni 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Terdampak Pembangunan Segmen II Teras Samarinda, Pedagang Buah Minta Dermaga Pelindo
    Pemkot Samarinda

    Terdampak Pembangunan Segmen II Teras Samarinda, Pedagang Buah Minta Dermaga Pelindo

    LarasBy LarasJuni 28, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Forum Serikat Pekerja Transportasi Indonesia Samarinda Muhammad Hatta
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda berencana melanjutkan pembangunan Teras Samarinda untuk segmen kedua. Pembangunan segmen kedua ini meliputi kawasan Dermaga Pasar Pagi, tepatnya di sepanjang tepian bagian depan Masjid Raya Darussalam Samarinda.

    Teks: RDP antara PKL, pedagang buah, buruh dan pemilik jasa bongkar muat di DPRD Samarinda

    Namun, rencana pemkot ini mendapat protes dari pedagang kaki lima (PKL) yang menjual berbagai buah segar di kawasan Tepian, pengusaha kapal tambangan, serta pemilik jasa angkut dan bongkar muat buah di wilayah tersebut.

    Sebab, puluhan orang yang merupakan gabungan PKL, pedagang buah, pemilik usaha angkut dan bongkar muat serta buruh lainnya tetap menolak relokasi ke tempat baru untuk sementara.

    Rencananya, aktivitas bongkar muat dan pedagang di wilayah itu akan direlokasi menuju lahan terbuka di sekitar Kelurahan Harapan Baru yang berada di Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda Seberang, Samarinda.

    Mengetahui tempat relokasi yang dianggap cukup membahayakan aktivitas bongkar muat dan potensi sepinya pembeli, puluhan orang ini melakukan protes dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kota Samarinda pada Jumat (28/6/2024).

    Forum Serikat Pekerja Transportasi Indonesia Samarinda Muhammad Hatta mengaku tidak sama sekali menolak kebijakan pemkot tersebut. Pihaknya telah menerima surat dari Pemkot Samarinda pada 25 Juni 2024 untuk mengosongkan kawasan tersebut.

    Tetapi dengan berbagai pertimbangan dan dirasa tidak amannya wilayah relokasi untuk berbagai aktivitas baru mereka, Hatta mengungkapkan keinginan mereka sangat sederhana yakni mendapat solusi relokasi baru yang lebih aman.

    “Kami tidak menolak bahkan sangat mendukung cuma kami minta solusi terbaik yaitu tempat relokasi yang terbaik untuk melakukan aktivitas kami,” katanya.

    “Saya mewakili buruh-buruh di situ, mengatakan tidak layak untuk ditempati bongkar muat karena ada resiko kecelakaan kerja. Melihat fasilitasnya kayu dan tidak rata, kemudian bergelombang ketika jalan. Apalagi bekerja di malam hari, pastinya kecelakaan kerjanya sangat parah,” sambungnya.

    Berdasarkan surat dari Pemkot Samarinda, para pengusaha kapal tambangan maupun pedagang buah harus melakukan pengosongan maksimal 1 Juli 2024 mendatang.

    Apabila pemkot tetap bersikeras melakukan pembongkaran, Hatta bersama pihaknya akan tetap bertahan dengan tanpa perlawanan. Mereka hanya akan beraktivitas seperti biasa walau terkendala rencana pemkot.

    Lebih jauh, pihaknya mengusulkan agar dermaga milik PT Pelindo menjadi lokasi relokasi pihaknya. Pihaknya menyarankan kepada Pemkot Samarinda untuk bisa mengomunikasikan ke pihak Pelindo.

    “Kalau maunya kami mungkin bisa ditempatkan di Pelindo karena kebetulan desain kapalnya juga memenuhi syarat di Pelindo. Makanya kami sarankan kepada pemerintah komunikasi dengan Pelindo,” tutupnya.

    Muhammad Hatta Pemkot Samarinda RDP
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Menggerakkan Kembali Aktivitas Pasar Pagi, Pemkot Samarinda Siapkan Anggaran Rp3 Miliar Pasang Sistem Sliding Door

    Juni 21, 2026

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Juni 19, 2026

    Bukan Sekadar Estetika, Arsitektur Modern Samarinda Jadi Media Belajar Visual Pelajar

    Juni 19, 2026

    Persiapan Jadi Penyangga IKN, Samarinda Hadapi Ancaman Urbanisasi dan Inflasi

    Juni 11, 2026

    Kejari Samarinda Dalami Dugaan Penyalahgunaan Aset Pemkot di Palaran

    Juni 9, 2026

    Gandeng Kejari Pemkot Samarinda Telusuri Dugaan Pemanfaatan Ilegal Lahan 30 Hektare di Palaran

    Juni 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tak Sekadar Jaga Lingkungan, Mendikdasmen: Menanam Mangrove Bagian Dari Ibadah

    R’syaJuni 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan gerakan menanam mangrove…

    Sekolah Rakyat Ubah Kepercayaan Diri Siswa, Wali Murid Berharap Program Terus Berlanjut

    Juni 21, 2026

    Tak Lagi Sekadar Olahraga, Tenis Menjelma Jadi Gaya Hidup Modern

    Juni 21, 2026

    APBD 2027 Belum Dibahas, DPRD Samarinda Waspadai Dampak Gelombang Efisiensi Anggaran

    Juni 21, 2026

    Mayoritas Guru Sekolah Rakyat Samarinda dari Luar Kaltim, DPRD: Yang Dinilai Kualitasnya

    Juni 21, 2026
    1 2 3 … 3,160 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.