Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Usai Pelepasan, Andi Harun Titip Doa Jemaah Haji untuk Samarinda

    April 25, 2026

    Andi Harun Lepas Jemaah Haji Samarinda, Tekankan Kesabaran dan Saling Membantu

    April 25, 2026

    Musda KAHMI Samarinda Jadi Momentum Regenerasi dan Penguatan Kontrol Sosial

    April 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Tokoh»Teguh Santosa Bongkar Permainan Politik Korea dalam Buku Reunifikasi
    Tokoh

    Teguh Santosa Bongkar Permainan Politik Korea dalam Buku Reunifikasi

    SittiBy SittiFebruari 18, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Dr Teguh Santosa
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Jakarta – Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Dr Teguh Santosa memperkenalkan pemikiran strategisnya terkait konflik Semenanjung Korea melalui buku terbaru berjudul Reunifikasi Korea: Game Theory. Buku ini resmi diluncurkan di Hall Dewan Pers, Jakarta Pusat, pada Selasa, 18 Februari 2025, di hadapan sejumlah tokoh politik dan nasional.

    Hadir dalam acara itu Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Juru Bicara Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Andi Mallarangeng, Faizal Akbar, Syahganda Nainggolan, Adhie Massardi, hingga pengamat politik Hendri Satrio.

    Buku yang lahir dari pengembangan disertasi Teguh di Program Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, ini mengupas strategi politik antar-Korea dengan pendekatan game theory. Fokusnya tidak hanya pada impian penyatuan Korea Selatan dan Korea Utara, tetapi juga bagaimana kepentingan negara-negara besar kerap mengalihkan isu tersebut menjadi solusi state solution.

    “Saya menemukan bahwa ada permainan politik yang justru mengarahkan solusi pada penguatan status quo dua negara (state solution), bukan reunifikasi seperti yang kerap digembar-gemborkan,” ujar Teguh Santosa.

    Pendekatan ini menyoroti dinamika diplomasi dan strategi yang dimainkan aktor-aktor utama, termasuk Amerika Serikat, China, dan Jepang, dalam menjaga keseimbangan di Semenanjung Korea.

    Di sela pemaparan bukunya, Teguh juga mengisahkan pengalaman pertamanya menginjakkan kaki di Pyongyang, ibu kota Korea Utara, yang menurutnya membawa kesan unik bak adegan film The Truman Show yang dibintangi Jim Carrey.

    “Saya melihat kota yang bersih, taman yang rapi, dan masyarakat yang terlihat bahagia. Saya berpikir, apakah ini semua dirancang hanya untuk membuat saya terkesan?” ucapnya mengenang kunjungan jurnalistik tersebut.

    Meski memberikan kesan mendalam, Teguh menegaskan buku ini tidak dimaksudkan sebagai glorifikasi Korea Utara. Narasi yang dibangun tetap menempatkan reunifikasi sebagai cita-cita, dengan menyoroti bagaimana isu tersebut kerap dipinggirkan oleh kepentingan geopolitik.

    Sebagai wartawan yang kerap meliput konflik global, Teguh berhasil mengemas kajian akademik yang kompleks menjadi bacaan yang mudah dipahami. Hal itu menjadi nilai tambah buku ini, menjembatani akademisi, diplomat, dan masyarakat awam dalam memahami isu politik kawasan.

    “Kita tentu ingin mengambil pelajaran dari negara-negara lain agar hal baik bisa kita tiru, sementara yang buruk jangan sampai kita alami,” kata Teguh menutup diskusi.

    Peluncuran buku ini terselenggara berkat dukungan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), PT PLN Persero, dan BPJS Kesehatan.

    Teguh berharap karya ini dapat menjadi referensi penting bagi para pengambil kebijakan, peneliti, serta siapa pun yang ingin mendalami strategi politik kawasan Asia Timur, khususnya Semenanjung Korea.

    Buku JMSI Politik Teguh Santosa
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Ketua JMSI Jatim, Kekuatan Media Terletak pada Jaringan dan Silaturahmi

    Maret 27, 2026

    Bidik Surabaya–Jakarta, MSI Group Perkuat Ekspansi Menuju Media Nasional

    Maret 27, 2026

    JMSI Kaltim Imbau Warga Tak Panic Buying, Stok BBM Dinilai Masih Aman

    Maret 7, 2026

    JMSI Kaltim Dukung Rencana Pemblokiran Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

    Maret 7, 2026

    PKB Kaltim Putuskan Tak Dukung Rudi–Seno di Pilgub, Siapkan Kader Sendiri

    Maret 3, 2026

    Ramadan Dimaknai sebagai Penguatan Kebersamaan dan SDM, MSI Group Siapkan Program Pengembangan Wartawan

    Maret 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Usai Pelepasan, Andi Harun Titip Doa Jemaah Haji untuk Samarinda

    Ratu ArifanzaApril 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Usai prosesi pelepasan Jemaah Haji Kota Samarinda Kloter 1, Wali Kota Samarinda…

    Andi Harun Lepas Jemaah Haji Samarinda, Tekankan Kesabaran dan Saling Membantu

    April 25, 2026

    Musda KAHMI Samarinda Jadi Momentum Regenerasi dan Penguatan Kontrol Sosial

    April 25, 2026

    Soroti Pernyataan Gubernur, Afif Harun Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka

    April 25, 2026

    Hadapi Era AI, DP Dorong Regulasi Tegas Lindungi Karya Jurnalistik

    April 24, 2026
    1 2 3 … 3,073 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.