Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Belanja Online Jadi Tantangan, Pemkot Ingin Hidupkan Kembali Pasar Pagi Samarinda

    September 17, 2026

    Jaga Transparansi, KONI Terapkan Digitalisasi Data Atlet Porprov Kaltim

    September 17, 2026

    Hampir 20 Tahun STS Berjalan, DPRD Kaltim Ancam Ubah Kawasan Jadi Zona Nelayan

    September 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Tokoh»Teguh Santosa Bongkar Permainan Politik Korea dalam Buku Reunifikasi
    Tokoh

    Teguh Santosa Bongkar Permainan Politik Korea dalam Buku Reunifikasi

    AminahBy AminahFebruari 18, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Dr Teguh Santosa
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Jakarta – Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Dr Teguh Santosa memperkenalkan pemikiran strategisnya terkait konflik Semenanjung Korea melalui buku terbaru berjudul Reunifikasi Korea: Game Theory. Buku ini resmi diluncurkan di Hall Dewan Pers, Jakarta Pusat, pada Selasa, 18 Februari 2025, di hadapan sejumlah tokoh politik dan nasional.

    Hadir dalam acara itu Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Juru Bicara Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Andi Mallarangeng, Faizal Akbar, Syahganda Nainggolan, Adhie Massardi, hingga pengamat politik Hendri Satrio.

    Buku yang lahir dari pengembangan disertasi Teguh di Program Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, ini mengupas strategi politik antar-Korea dengan pendekatan game theory. Fokusnya tidak hanya pada impian penyatuan Korea Selatan dan Korea Utara, tetapi juga bagaimana kepentingan negara-negara besar kerap mengalihkan isu tersebut menjadi solusi state solution.

    “Saya menemukan bahwa ada permainan politik yang justru mengarahkan solusi pada penguatan status quo dua negara (state solution), bukan reunifikasi seperti yang kerap digembar-gemborkan,” ujar Teguh Santosa.

    Pendekatan ini menyoroti dinamika diplomasi dan strategi yang dimainkan aktor-aktor utama, termasuk Amerika Serikat, China, dan Jepang, dalam menjaga keseimbangan di Semenanjung Korea.

    Di sela pemaparan bukunya, Teguh juga mengisahkan pengalaman pertamanya menginjakkan kaki di Pyongyang, ibu kota Korea Utara, yang menurutnya membawa kesan unik bak adegan film The Truman Show yang dibintangi Jim Carrey.

    “Saya melihat kota yang bersih, taman yang rapi, dan masyarakat yang terlihat bahagia. Saya berpikir, apakah ini semua dirancang hanya untuk membuat saya terkesan?” ucapnya mengenang kunjungan jurnalistik tersebut.

    Meski memberikan kesan mendalam, Teguh menegaskan buku ini tidak dimaksudkan sebagai glorifikasi Korea Utara. Narasi yang dibangun tetap menempatkan reunifikasi sebagai cita-cita, dengan menyoroti bagaimana isu tersebut kerap dipinggirkan oleh kepentingan geopolitik.

    Sebagai wartawan yang kerap meliput konflik global, Teguh berhasil mengemas kajian akademik yang kompleks menjadi bacaan yang mudah dipahami. Hal itu menjadi nilai tambah buku ini, menjembatani akademisi, diplomat, dan masyarakat awam dalam memahami isu politik kawasan.

    “Kita tentu ingin mengambil pelajaran dari negara-negara lain agar hal baik bisa kita tiru, sementara yang buruk jangan sampai kita alami,” kata Teguh menutup diskusi.

    Peluncuran buku ini terselenggara berkat dukungan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), PT PLN Persero, dan BPJS Kesehatan.

    Teguh berharap karya ini dapat menjadi referensi penting bagi para pengambil kebijakan, peneliti, serta siapa pun yang ingin mendalami strategi politik kawasan Asia Timur, khususnya Semenanjung Korea.

    Buku JMSI Politik Teguh Santosa
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    23 Ribu Buku Terjual, Budaya Baca Kaltim Masih Punya Pasar

    September 17, 2026

    NasDem Samarinda Kunci Nama Saefuddin Zuhri untuk Pilwali Berikutnya

    September 10, 2026

    Headset Jadi Teman Anak Muda Saat Beraktivitas di Tempat Umum

    September 6, 2026

    Andi Satya Buka Peluang Maju Pilwali Samarinda 2029, Tunggu Restu DPP Golkar

    Agustus 9, 2026

    Masuk Bursa Pilwali Samarinda 2029, Andi Satya: Golkar Banyak Kader Potensial

    Agustus 5, 2026

    Jadi Calon Tunggal Ketua Golkar Samarinda, Andi Satya Belum Pikir Soal Pilwali

    Agustus 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Belanja Online Jadi Tantangan, Pemkot Ingin Hidupkan Kembali Pasar Pagi Samarinda

    Ratu ArifanzaSeptember 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Kemudahan berbelanja melalui platform digital menjadi tantangan tersendiri bagi pedagang konvensional di…

    Jaga Transparansi, KONI Terapkan Digitalisasi Data Atlet Porprov Kaltim

    September 17, 2026

    Hampir 20 Tahun STS Berjalan, DPRD Kaltim Ancam Ubah Kawasan Jadi Zona Nelayan

    September 17, 2026

    Anak Usia Sekolah Terpapar HIV, Edukasi Pencegahan Akan Masuk Sekolah

    September 17, 2026

    23 Ribu Buku Terjual, Budaya Baca Kaltim Masih Punya Pasar

    September 17, 2026
    1 2 3 … 3,347 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.