Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Juni 23, 2026

    Gedung Pandurata RSUD AWS Belum Beroperasi, Penyempurnaan Ditarget Tuntas Akhir 2026

    Juni 23, 2026

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Tak Temui Massa Aksi, Gubernur Kaltim Pilih Dialog Tertutup Demi Keamanan dan Substansi
    Kaltim

    Tak Temui Massa Aksi, Gubernur Kaltim Pilih Dialog Tertutup Demi Keamanan dan Substansi

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 23, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud saat berdiskusi dengan para Wartawan (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Keputusan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud, yang tidak menemui langsung massa aksi pada demonstrasi 21 April 2026 akhirnya mendapat penjelasan.

    Langkah tersebut diambil dengan mempertimbangkan situasi lapangan yang dinilai kurang kondusif, serta perlunya penyampaian aspirasi dilakukan secara lebih efektif.

    Ia menjelaskan, putusan tersebut bukan tanpa alasan, melainkan didasarkan pada pertimbangan keamanan serta efektivitas dalam menyerap aspirasi masyarakat.

    Menurutnya, sejak awal tuntutan massa lebih diarahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim. Bahkan, pemerintah provinsi tidak menerima permintaan resmi untuk melakukan pertemuan langsung di lokasi aksi.

    “Dari awal sudah disampaikan bahwa tujuan utama aksi ke DPRD. Di Kantor Gubernur tidak ada permintaan resmi untuk bertemu,” ujarnya, Kamis 23 April 2026 malam.

    Meski tidak menemui massa secara langsung, Rudy memastikan pemerintah tetap membuka ruang dialog. Ia bahkan telah menawarkan audiensi dengan perwakilan massa, namun dalam suasana yang lebih kondusif.

    “Kami siap berdialog tapi tidak di tengah kerumunan. Pertimbangannya soal keamanan dan agar pembahasan lebih fokus serta konstruktif,” jelasnya.

    Ia menilai dialog yang efektif harus dilakukan dengan data yang jelas, bukan dalam situasi yang emosional atau spontan di lapangan.

    “Saya tidak bisa berbicara tanpa data. Semua tuntutan harus dibahas secara terbuka dan terukur,” tegasnya.

    Tawaran dialog tersebut sempat disampaikan pada sore hari. Namun, tidak menemukan titik temu karena massa menginginkan pertemuan dilakukan langsung di lokasi aksi.

    “Sekitar pukul 17.30 kami tawarkan dialog, tapi diminta di tengah massa. Itu yang tidak memungkinkan,” ungkapnya.

    Selain itu, situasi di lapangan juga disebut mulai memanas menjelang malam. Rudy mengaku sempat menyaksikan adanya aksi pelemparan terhadap aparat keamanan setelah sebagian massa membubarkan diri.

    “Ada pelemparan botol, plastik, bahkan batu ke arah aparat. Kondisi seperti ini tentu tidak kondusif,” katanya.

    Situasi tersebut semakin memperkuat keputusan pemerintah untuk tidak mengambil risiko melakukan pertemuan di tengah kerumunan massa.

    Meski demikian, Rudy menegaskan bahwa pemerintah tetap terbuka terhadap kritik dan aspirasi masyarakat sebagai bagian dari kontrol sosial dalam pembangunan daerah.

    “Kami mendengar semua aspirasi. Justru kami ingin masyarakat ikut mengawal kebijakan agar tetap berpihak kepada rakyat,” ujarnya.

    Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas dan membangun sinergi demi kemajuan Kaltim.

    “Jangan biarkan pemerintah berjalan sendiri. Peran masyarakat sangat penting dalam memastikan arah pembangunan tetap sesuai harapan bersama,” tutupnya.

    Demonstrasi DPRD Kaltim Rudy Mas'ud
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Janji Gubernur Kaltim, Targetkan Pengisian Jabatan Plt Rampung Akhir Juni

    Juni 23, 2026

    Tinjau RSUD AWS, Rudy Mas’ud Janji Penuhi Keluhan Masyarakat, Akan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas Kesehatan

    Juni 23, 2026

    Harum Tegaskan Belanja OPD Harus Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat

    Juni 23, 2026

    Paripurna DPRD Kaltim Tertunda, Sekda Bantah Pemprov Sengaja Abaikan Agenda Dewan

    Juni 22, 2026

    Blusukan Lagi, Gubernur Harum Siap Tinjau Kondisi Kaltim dari Selatan hingga Utara

    Juni 22, 2026

    Gubernur Rudy Mas’ud Lama Tak Menemui Awak Media, Kembali Tanpil Ungkap Beberapa Agenda Strategis

    Juni 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Nur AjijahJuni 23, 2026

    Insifekaltim, Samarinda – Geliat pembangunan yang semakin masif, termasuk dampak kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).…

    Gedung Pandurata RSUD AWS Belum Beroperasi, Penyempurnaan Ditarget Tuntas Akhir 2026

    Juni 23, 2026

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    Juni 23, 2026

    Rp32,7 Miliar Anggaran Disdag Samarinda Disorot, 90 Persen Serapan Semester I Didominasi Belanja Internal

    Juni 23, 2026
    1 2 3 … 3,166 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.