Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Warga Resah Pemadaman Listrik Bergilir Kembali Terjadi di Samarinda

    September 14, 2026

    Air Bersih Samarinda Kembali Normal, Perumda Waspadai Intrusi Air Asin 10 Hari ke Depan

    September 14, 2026

    Bolehkah Mengambil Air dari Masjid Saat Kemarau? Ini Ketentuannya

    September 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Tak Perlu Ragu, Beras Lokal Kaubun Berkualitas Medium
    Advertorial

    Tak Perlu Ragu, Beras Lokal Kaubun Berkualitas Medium

    SeliBy SeliMei 19, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kutai Timur, Sumarjana saat ditemui media Insitekaltim.com di ruangannya, Jalan A. Wahab Syahranie, Sangatta pada Rabu (19/5/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Sangatta – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Sumarjana mengevaluasi program pembelian beras oleh pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN).

    Pasalnya masih banyak ASN yang ragu mengenai kualitas beras lokal dari Kecamatan Kaubun.

    Padahal, program Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman pada masa jabatan tahun 2021 hingga 2024, salah satunya mewajibkan pegawai ASN di Kutim untuk membeli beras hasil dari petani lokal.

    Berawal dari ajakan yang hingga saat ini sudah berupa imbauan, pegawai ASN di Kutim sudah memulai pembelian beras lokal dari Kecamatan Kaubun pada bulan April lalu.

    “Evaluasi dari bulan April lalu, masih banyak pegawai ASN yang meragukan kualitas beras lokal dari Kaubun itu,” ujar Sumarjana saat ditemui oleh media Insitekaltim.com di ruangannya, Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Jalan A. Wahab Syahranie, Sangatta pada Rabu (19/5/2021)

    Hal itu disampaikan karena data pemesanan yang ia terima hanya 10 kilogram per orang. Ia menuturkan normalnya bagi sebuah keluarga dengan anak satu membutuhkan beras minimal 30 kilogram per bulan.

    Selain itu, secara keseluruhan pesanan April hanya mencapai 20 ton saja. Padahal total ASN di Kutim lebih dari 6 ribu orang.

    “Jika dilihat dari pesanan pegawai ASN hanya memesan satu karung atau 10 kilogram,” tambah Sumarjana.

    Namun demikian, di bulan Mei ini pemesanan meningkat hingga 40 ton. Pihaknya sedang menutup pesanan pada lebaran lalu. Ia akan membuka kembali beberapa saat lagi untuk kebutuhan bulan Juni mendatang.

    “Setelah mencicipi beras Kaubun, ternyata kualitasnya tidak kalah dengan beras luar. Faktanya paling tidak kondisi beras ini masih baru belum terkontaminasi dengan bahan lainnya,” tuturnya.

    Selain itu, beras asal Kaubun ini juga masih dalam pantauan oleh pihak Dinas Ketahanan Pangan. Pemantauan dari pemakaian pestisida dalam pertaniannya sehingga dinilai masih diambang batas aman.

    “Beras tersebut masuk dalam kategori beras medium dengan harga yang terjangkau yaitu Rp11 ribu per kilogram,” tutup Sumarjana.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Warga Resah Pemadaman Listrik Bergilir Kembali Terjadi di Samarinda

    AminahSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemadaman listrik bergilir kembali terjadi di sejumlah wilayah Kota Samarinda, kondisi ini…

    Air Bersih Samarinda Kembali Normal, Perumda Waspadai Intrusi Air Asin 10 Hari ke Depan

    September 14, 2026

    Bolehkah Mengambil Air dari Masjid Saat Kemarau? Ini Ketentuannya

    September 14, 2026

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,339 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.