Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mitchell Baker Hattrick, Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Pembuka ASEAN Championship 2026

    July 30, 2026

    Jaga Kesehatan Fiskal Samarinda, Andi Harun Pilih Efisiensi Ketimbang Utang

    July 30, 2026

    Sekolah Gratis Belum Menjamin Anak Bertahan di Bangku Sekolah

    July 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Tak Perlu Ragu, Beras Lokal Kaubun Berkualitas Medium
    Advertorial

    Tak Perlu Ragu, Beras Lokal Kaubun Berkualitas Medium

    SeliBy SeliMay 19, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kutai Timur, Sumarjana saat ditemui media Insitekaltim.com di ruangannya, Jalan A. Wahab Syahranie, Sangatta pada Rabu (19/5/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Sangatta – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Sumarjana mengevaluasi program pembelian beras oleh pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN).

    Pasalnya masih banyak ASN yang ragu mengenai kualitas beras lokal dari Kecamatan Kaubun.

    Padahal, program Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman pada masa jabatan tahun 2021 hingga 2024, salah satunya mewajibkan pegawai ASN di Kutim untuk membeli beras hasil dari petani lokal.

    Berawal dari ajakan yang hingga saat ini sudah berupa imbauan, pegawai ASN di Kutim sudah memulai pembelian beras lokal dari Kecamatan Kaubun pada bulan April lalu.

    “Evaluasi dari bulan April lalu, masih banyak pegawai ASN yang meragukan kualitas beras lokal dari Kaubun itu,” ujar Sumarjana saat ditemui oleh media Insitekaltim.com di ruangannya, Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Jalan A. Wahab Syahranie, Sangatta pada Rabu (19/5/2021)

    Hal itu disampaikan karena data pemesanan yang ia terima hanya 10 kilogram per orang. Ia menuturkan normalnya bagi sebuah keluarga dengan anak satu membutuhkan beras minimal 30 kilogram per bulan.

    Selain itu, secara keseluruhan pesanan April hanya mencapai 20 ton saja. Padahal total ASN di Kutim lebih dari 6 ribu orang.

    “Jika dilihat dari pesanan pegawai ASN hanya memesan satu karung atau 10 kilogram,” tambah Sumarjana.

    Namun demikian, di bulan Mei ini pemesanan meningkat hingga 40 ton. Pihaknya sedang menutup pesanan pada lebaran lalu. Ia akan membuka kembali beberapa saat lagi untuk kebutuhan bulan Juni mendatang.

    “Setelah mencicipi beras Kaubun, ternyata kualitasnya tidak kalah dengan beras luar. Faktanya paling tidak kondisi beras ini masih baru belum terkontaminasi dengan bahan lainnya,” tuturnya.

    Selain itu, beras asal Kaubun ini juga masih dalam pantauan oleh pihak Dinas Ketahanan Pangan. Pemantauan dari pemakaian pestisida dalam pertaniannya sehingga dinilai masih diambang batas aman.

    “Beras tersebut masuk dalam kategori beras medium dengan harga yang terjangkau yaitu Rp11 ribu per kilogram,” tutup Sumarjana.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    July 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    July 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    July 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    July 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    July 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    July 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Mitchell Baker Hattrick, Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Pembuka ASEAN Championship 2026

    R’syaJuly 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Timnas Indonesia memulai kiprah di Grup A ASEAN Championship 2026 dengan kemenangan…

    Jaga Kesehatan Fiskal Samarinda, Andi Harun Pilih Efisiensi Ketimbang Utang

    July 30, 2026

    Sekolah Gratis Belum Menjamin Anak Bertahan di Bangku Sekolah

    July 30, 2026

    Di Tengah Isu PHK, Disnakertrans: Pengangguran Kaltim Justru Turun

    July 30, 2026

    Utang Rp671 Miliar Jadi Alarm, PDIP Nilai Ruang Fiskal Samarinda Kian Tercekik

    July 30, 2026
    1 2 3 … 3,248 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.