Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Browsing: Laila Fatihah
Insitekaltim,Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda di bawah kepemimpinan Andi Harun dan Rusmadi Wongso dipandang memiliki ambisi kuat untuk menggenjot…
Insitekaltim,Samarinda – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mengenai sertifikasi halal dan…
“Jangan sampai UMKM kita ini mati yang sudah sekian tahun berproduksi tiba-tiba mati karena kita semua tidak bekerja lebih ekstra membantu dan memfasilitasi mereka soal sertifikat halal dan higienis ini,” ujarnya, Kamis (6/6/2024).
“Yang menjadi muara kita raperda ini adalah anggaran. Kalau diskusi kita hari ini tidak disampaikan dalam program kerja OPD dan stakeholder, maka hanya akan sia-sia saja,” ujarnya, Kamis (6/6/2024).
“Raperda ini juga ingin mengatur tentang pembiayaan, bahwa pembiayaan harus dijelaskan secara rinci dan diputuskan dengan tepat sebelum perda ini disahkan,” jelas Laila.
“Retribusi yang paling besar di Kota Samarinda ini masih dipegang oleh perhotelan dan restoran. Kalau kita melihat, mereka ini sudah menggunakan aplikasi digital dan sistem online. Kita tahu sendiri bahwa sistem online ini bagus tetapi harus disosialisasikan yang ditunjang oleh alat,” ujar Laila.
“Saya tahu sekali Gedung Angkasa Biru ini sudah lama digunakan untuk lapangan bulu tangkis, tapi tidak masuk menjadi PAD Kota Samarinda. Kalau saya dengar, saat ini asetnya sudah ditarik oleh pemerintah kota,” ujar Laila Fatihah.
“Mereka ini lagi semangat-semangatnya lo, tapi dari sisi SDM-nya saja mereka ini kekurangan,” jelas Laila.
“Dari Rp15 miliar yang digelontorkan untuk membantu teman-teman usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), baru terealisasi Rp8,5 miliar atau kalau dipresentasekan hanya 79%,” jelas Laila.
“Diharapkan produk UMKM dan usaha mikro bisa memiliki sertifikat halal dan higienis, mengingat Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 bahwa produk yang masuk atau beredar dan diperdagangkan di Indonesia wajib bersertifikat halal,” ujar Anggota Pansus II DPRD Samarinda Laila Fatihah.
