Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    RUU Perampasan Aset Bakal Sasar Narkotika hingga Kejahatan Investasi

    September 3, 2026

    Antisipasi Tribun Penuh, Borneo FC Terapkan Nomor Kursi di Stadion Segiri

    September 3, 2026

    Hadapi Perubahan Industri, BPVP Siapkan Tenaga Kerja Masuk Era Green Jobs

    September 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Syahariah Mas’ud Tinjau Sekolah di Paser, Sejumlah Fasilitas Sekolah Masih Perlu Perbaikan
    Pendidikan

    Syahariah Mas’ud Tinjau Sekolah di Paser, Sejumlah Fasilitas Sekolah Masih Perlu Perbaikan

    AminahBy AminahMei 21, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Syahariah Mas’ud saat dialog dengan pihak sekolah terkait kondisi sarana prasarana pendidikan dan kebutuhan perbaikan fasilitas belajar. (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Tanah Grogot – Komisi IV DPRD Kaltim melakukan kunjungan kerja ke sejumlah sekolah di Kabupaten Paser, Rabu 20 Mei 2026. Dalam kunjungan tersebut Anggota Komisi IV Syahariah Mas’ud menyoroti kondisi fasilitas pendidikan yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah.

    Salah satu lokasi yang ditinjau yakni SMK Negeri 4 Tanah Grogot. Di sekolah tersebut, rombongan DPRD Kaltim melihat langsung kondisi ruang belajar, sarana praktik siswa, hingga sejumlah fasilitas penunjang pendidikan lainnya.

    Syahariah menegaskan, pengawasan sektor pendidikan tidak dapat hanya mengandalkan laporan administratif, melainkan harus dilakukan dengan turun langsung ke lapangan agar kondisi riil sekolah dapat terlihat secara utuh.

    “Kalau hanya membaca laporan tentu semua terlihat baik. Karena itu kami memilih turun langsung melihat kondisi sekolah yang ada di daerah,” ujar Syahariah di sela kunjungan.

    Sejumlah fasilitas di sekolah yang dikunjungi masih memerlukan peningkatan, terutama dalam hal sarana pembelajaran dan penunjang praktik siswa. Hal ini penting untuk memastikan kualitas pendidikan berjalan sesuai standar yang diharapkan.

    Kunjungan lapangan ini juga menjadi bagian dari upaya DPRD Kaltim dalam memastikan efektivitas penggunaan anggaran pendidikan yang telah digelontorkan pemerintah daerah.

    “Tujuan kami memastikan program pendidikan benar-benar berjalan sesuai kebutuhan sekolah. Jadi bukan sekadar angka dalam laporan,” tegasnya.

    Selain meninjau fasilitas, Komisi IV DPRD Kaltim juga menggelar dialog dengan sejumlah kepala sekolah. Dalam forum tersebut, para kepala sekolah menyampaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi, mulai dari keterbatasan sarana prasarana hingga kebutuhan penunjang kegiatan belajar mengajar.

    Diskusi juga membahas kesiapan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran mendatang, yang kerap menjadi salah satu persoalan rutin di sektor pendidikan daerah.

    Syahariah menyebut, seluruh masukan dari pihak sekolah akan menjadi bahan evaluasi DPRD sebelum dibahas lebih lanjut bersama pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

    “Kami ingin mendengar langsung dari sekolah. Karena kondisi di lapangan tentu lebih nyata dibanding hanya laporan tertulis,” katanya.

    Hasil kunjungan tersebut akan dibawa ke rapat internal Komisi IV DPRD Kaltim untuk kemudian diteruskan sebagai rekomendasi kepada pemerintah provinsi.

    Tak hanya itu, DPRD Kaltim juga berencana menyampaikan hasil temuan lapangan tersebut kepada Gubernur Kalimantan Timur sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh sektor pendidikan di daerah.

    “Pendidikan menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah. Karena itu, apa yang kami temukan di lapangan tentu akan kami sampaikan sebagai bahan perhatian bersama,” pungkas Syahariah.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Hadapi Perubahan Industri, BPVP Siapkan Tenaga Kerja Masuk Era Green Jobs

    September 2, 2026

    Wawali Dorong Pelatihan Vokasi Jadi Alternatif Pendidikan bagi Pemuda

    September 2, 2026

    Distribusi Seragam Gratis di Kaltim Ditargetkan Rampung Awal Oktober

    September 1, 2026

    Rudy Mas’ud: Literasi Era Digital Tak Cukup Sekadar Membaca

    Agustus 30, 2026

    Suparno Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polnes di Ajang UGM

    Agustus 30, 2026

    Sempat Vakum karena Anggaran, Festival Literasi Kaltim Kini Hidup Lagi Lewat Kolaborasi

    Agustus 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    RUU Perampasan Aset Bakal Sasar Narkotika hingga Kejahatan Investasi

    Andika SaputraSeptember 3, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset didorong tidak hanya digunakan untuk menangani tindak…

    Antisipasi Tribun Penuh, Borneo FC Terapkan Nomor Kursi di Stadion Segiri

    September 3, 2026

    Hadapi Perubahan Industri, BPVP Siapkan Tenaga Kerja Masuk Era Green Jobs

    September 2, 2026

    Borneo FC Samarinda Tak Pilih Kompetisi, Nabil Tegaskan Semua Ajang Dihadapi

    September 2, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan BTT Rp2,5 Miliar untuk Tangani Dampak Kekeringan

    September 2, 2026
    1 2 3 … 3,316 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.