Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    UMKM Teras Samarinda Tuntut Ganti Rugi, DPRD Pertanyakan Dasar Pembubaran

    Oktober 27, 2026

    Benih Tanpa Sertifikasi Terancam Tak Bisa Diedarkan di Kaltim

    Oktober 27, 2026

    Polisi Amankan 37 Orang terkait Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda

    Oktober 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Syahariah Mas’ud Tinjau Sekolah di Paser, Sejumlah Fasilitas Sekolah Masih Perlu Perbaikan
    Pendidikan

    Syahariah Mas’ud Tinjau Sekolah di Paser, Sejumlah Fasilitas Sekolah Masih Perlu Perbaikan

    AminahBy AminahMei 21, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Syahariah Mas’ud saat dialog dengan pihak sekolah terkait kondisi sarana prasarana pendidikan dan kebutuhan perbaikan fasilitas belajar. (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Tanah Grogot – Komisi IV DPRD Kaltim melakukan kunjungan kerja ke sejumlah sekolah di Kabupaten Paser, Rabu 20 Mei 2026. Dalam kunjungan tersebut Anggota Komisi IV Syahariah Mas’ud menyoroti kondisi fasilitas pendidikan yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah.

    Salah satu lokasi yang ditinjau yakni SMK Negeri 4 Tanah Grogot. Di sekolah tersebut, rombongan DPRD Kaltim melihat langsung kondisi ruang belajar, sarana praktik siswa, hingga sejumlah fasilitas penunjang pendidikan lainnya.

    Syahariah menegaskan, pengawasan sektor pendidikan tidak dapat hanya mengandalkan laporan administratif, melainkan harus dilakukan dengan turun langsung ke lapangan agar kondisi riil sekolah dapat terlihat secara utuh.

    “Kalau hanya membaca laporan tentu semua terlihat baik. Karena itu kami memilih turun langsung melihat kondisi sekolah yang ada di daerah,” ujar Syahariah di sela kunjungan.

    Sejumlah fasilitas di sekolah yang dikunjungi masih memerlukan peningkatan, terutama dalam hal sarana pembelajaran dan penunjang praktik siswa. Hal ini penting untuk memastikan kualitas pendidikan berjalan sesuai standar yang diharapkan.

    Kunjungan lapangan ini juga menjadi bagian dari upaya DPRD Kaltim dalam memastikan efektivitas penggunaan anggaran pendidikan yang telah digelontorkan pemerintah daerah.

    “Tujuan kami memastikan program pendidikan benar-benar berjalan sesuai kebutuhan sekolah. Jadi bukan sekadar angka dalam laporan,” tegasnya.

    Selain meninjau fasilitas, Komisi IV DPRD Kaltim juga menggelar dialog dengan sejumlah kepala sekolah. Dalam forum tersebut, para kepala sekolah menyampaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi, mulai dari keterbatasan sarana prasarana hingga kebutuhan penunjang kegiatan belajar mengajar.

    Diskusi juga membahas kesiapan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran mendatang, yang kerap menjadi salah satu persoalan rutin di sektor pendidikan daerah.

    Syahariah menyebut, seluruh masukan dari pihak sekolah akan menjadi bahan evaluasi DPRD sebelum dibahas lebih lanjut bersama pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

    “Kami ingin mendengar langsung dari sekolah. Karena kondisi di lapangan tentu lebih nyata dibanding hanya laporan tertulis,” katanya.

    Hasil kunjungan tersebut akan dibawa ke rapat internal Komisi IV DPRD Kaltim untuk kemudian diteruskan sebagai rekomendasi kepada pemerintah provinsi.

    Tak hanya itu, DPRD Kaltim juga berencana menyampaikan hasil temuan lapangan tersebut kepada Gubernur Kalimantan Timur sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh sektor pendidikan di daerah.

    “Pendidikan menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah. Karena itu, apa yang kami temukan di lapangan tentu akan kami sampaikan sebagai bahan perhatian bersama,” pungkas Syahariah.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Dewan Pendidikan Kaltim Minta Dana BOSKIN Lebih Berdampak pada Mutu Lulusan

    Oktober 22, 2026

    90,20 Persen Seragam Gratis Kaltim Tersalurkan, Puluhan Ribu Paket Masih dalam Distribusi

    Oktober 22, 2026

    IKIP PGRI Kaltim Siapkan S2 Pendidikan Olahraga, Bidik Mahasiswa dari Berbagai Daerah

    Oktober 21, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Lulusan Sarjana Lanjut S2, Manfaatkan Program Gratispol

    Oktober 21, 2026

    Disdikbud Kaltim Siapkan PJJ Lagi Jika Asap Karhutla Memburuk, Kutim dan Berau Masih Belajar dari Rumah

    Oktober 21, 2026

    PP PAUD Kaltim Dorong Deteksi Dini Perkembangan Anak Lewat Pelatihan Asesmen

    Oktober 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    UMKM Teras Samarinda Tuntut Ganti Rugi, DPRD Pertanyakan Dasar Pembubaran

    Ratu ArifanzaOktober 27, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Persoalan pembubaran pedagang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Teras Samarinda…

    Benih Tanpa Sertifikasi Terancam Tak Bisa Diedarkan di Kaltim

    Oktober 27, 2026

    Polisi Amankan 37 Orang terkait Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda

    Oktober 27, 2026

    DPRD Samarinda Bahas Revisi Perda Perubahan Susunan OPD

    Oktober 27, 2026

    Enam Refinery Sawit Dikembangkan di Kaltim, Industri Minyak Goreng Mulai Bergerak

    Oktober 27, 2026
    1 2 3 … 3,410 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.