Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    September 30, 2026

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Stunting Turun di Bontang, Tri Ismawati Ingatkan Pemerintah Jangan Merasa Aman
    DPRD Bontang

    Stunting Turun di Bontang, Tri Ismawati Ingatkan Pemerintah Jangan Merasa Aman

    AminahBy AminahJuli 17, 202401 Min Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang Tri Ismawati
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang – Kasus stunting di Kota Bontang mengalami penurunan signifikan, sejak diberlakukannya program operasi timbang. Angka terbaru menunjukkan, stunting turun mencapai 18 persen dari target nasional sebesar 14 persen.

    Meski demikian, Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang Tri Ismawati mengingatkan agar pemerintah tidak merasa aman dengan capaian ini.

    “Saya mengapresiasi upaya Pemkot Bontang dalam menurunkan angka stunting. Namun perlu diingat bahwa ini bukan akhir dari segalanya. Kita harus tetap intens dalam menjaga program-program pencegahan stunting,” ujar Tri Ismawati di Gedung DPRD Bontang, Senin (15/7/2024).

    Tri menambahkan, pentingnya pemantauan terus menerus terhadap perkembangan bayi dan balita yang telah mendapatkan penanganan stunting.

    “Harus tetap diperhatikan bahwa setelah penurunan angka stunting, pemantauan terhadap gizi dan nutrisi anak harus berlanjut. Kita tidak boleh merasa aman dan lalai,” tegasnya.

    Legislator Partai Berkarya itu, mengkhawatirkan kemungkinan penurunan prioritas terhadap program-program penanganan stunting jika tidak terus diintensifkan. Khususnya stunting di kawasan pesisir Bontang, yang memerlukan perhatian ekstra dalam pelayanan kesehatan dan gizi.

    “Diperlukan perhatian serius terhadap daerah pesisir, agar tidak terjadi kesenjangan dalam pemenuhan gizi anak antara perkotaan dan daerah pesisir,” tambahnya.

    Tri mengharapkan pemkot terus memprioritaskan program-program pencegahan stunting, serta memastikan kelangsungan serta kesetaraan akses di seluruh wilayah Bontang.

    Stunting Tri ismawati Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Wahyu Hernaningsih Dorong Perempuan Kaltim Kelola Emosi dan Kesehatan Mental, Bidik Zero Stunting

    Agustus 18, 2026

    BKKBN Kaltim Perkuat Intervensi Non-Nutrisi untuk Tekan Stunting

    Juli 20, 2026

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Juli 14, 2026

    Program MBG Belum Bisa Jadi Tolok Ukur Penurunan Stunting di Samarinda

    Juli 13, 2026

    Cegah Anak Stunting, Kini Periksa Kehamilan Wajib Delapan Kali

    Juli 12, 2026

    Inisiasi Menyusu Dini, Intervensi Tepat Dukung Pertumbuhan Bayi Juga Stunting

    Juli 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    AminahSeptember 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebutuhan Pertalite di Kalimantan Timur (Kaltim) jauh lebih besar dibandingkan kuota yang…

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026

    BPSDM Kaltim Dorong Gaya Kepemimpinan yang Lebih Peka terhadap Psikologi ASN

    September 30, 2026
    1 2 3 … 3,370 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.