Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BPS: Kaltim Perlu Perkuat Mitigasi Pasokan untuk Jaga Stabilitas Harga

    Juli 16, 2026

    Distribusi LPG Dinilai Lebih Tepat Dikelola Koperasi Merah Putih Ketimbang Bisnis Ritel

    Juli 16, 2026

    Rehabilitasi Sosial Terhadap Anjal dan Gepeng Menyisakan Kendala Karena Sebagian Kembali Turun ke Jalan

    Juli 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Soroti Sekolah yang Lakukan “Sistem Shift” Ini Tanggapan Komisi I DPRD Bontang
    DPRD Bontang

    Soroti Sekolah yang Lakukan “Sistem Shift” Ini Tanggapan Komisi I DPRD Bontang

    MartinusBy MartinusOktober 28, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Romi Ali Darmawan – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Anggota Komisi I DPRD Bontang, Soroti Sekolah yang masih menggelar proses belajar mengajar hingga dua sesi.

    Dalam rapat koordinasi yang digelar di Sekretariat DPRD Bontang bersama Dinas Pendidikan tadi, para anggota dewan mengaku cukup terkejut mendapat laporan adanya sekolah yang masih menggunakan proses belajar dua sesi.

    “Banyak temuan baru lah, curhatan dari kepala dinas, kami juga baru tahu kalau sampai ada tiga shift, dua shift, semacam karyawan saja” sebut Raking ditemui usai rapat pembahasan program kerja, di Jalan Moh Roem, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Senin (28/10/2019) siang tadi.

    Menurutnya, kegiatan belajar mengajar yang menggunakan sistem “shift” akan mengurangi mutu dari proses belajar mengajar.

    “Bukan hanya dari muridnya, tapi kalau sistem begitu, tenaga pendidiknya juga pasti sudah tidak maksimal dalam mengajar” tambah Raking.

    Raking menambahkan, Komisi I nantinya akan meninjau langsung bagaimana sistem dua sesi di sekolah-sekolah yang diduga melakukan sistem shift tersebut.

    “Tapi kita harus pastikan langsung di lapangan,” tuturnya.

    Sementara, Maaruf Effendi anggota Komisi I, menambahkan bila hal ini dibiarkan, praktis kualitas pendidikan di sekolah bersangkutan terabaikan.

    “Sekolah yang menggelar belajar-mengajar satu sesi penuh saja kualitasnya masih bisa disangsikan,” ucap Effendi.

    Menurutnya, pendidikan merupakan urusan wajib, dan harus menjadi pokok perhatian.

    “Pendidikan ini urusan wajib. Tidak boleh ada sekolah yang bisa sampai double bahkan tiga shift. Enggak bayangkan saya kualitasnya kalau begitu,” tekan Maaruf Effendi.

    Dalam rapat itu, diketahui sekolah yang menggelar belajar mengajar dalam dua shift, bahkan hingga tiga shift yakni di SMPN 02 Bontang dan di SDN 009 Lok Tuan. Ini terjadi lantaran kedua sekolah tersebut kekurangan ruang belajar (Rumbel).

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Distribusi LPG Dinilai Lebih Tepat Dikelola Koperasi Merah Putih Ketimbang Bisnis Ritel

    Juli 16, 2026

    Tumpang Tindih Kewenangan, Pesantren Berbasis Sekolah Formal Butuh Sinkronisasi Kebijakan Pendidikan

    Juli 16, 2026

    Bawaslu Bontang Gandeng Media Perangi Hoaks dan Politik Uang Jelang Pemilu 2029

    Juli 15, 2026

    Disdikbud Pastikan 16 Calon Siswa SPMB 2026 Segera Dapat Sekolah Negeri

    Juli 15, 2026

    Kedekatan Helmi dan Budisatrio Jadi Jembatan Aspirasi Kaltim ke Senayan

    Juli 14, 2026

    Efisiensi Anggaran Jangan Sampai Korbankan Mutu Pendidikan Kaltim

    Juli 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    BPS: Kaltim Perlu Perkuat Mitigasi Pasokan untuk Jaga Stabilitas Harga

    R’syaJuli 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur (Kaltim) Mas’ud Rifai menilai penguatan…

    Distribusi LPG Dinilai Lebih Tepat Dikelola Koperasi Merah Putih Ketimbang Bisnis Ritel

    Juli 16, 2026

    Rehabilitasi Sosial Terhadap Anjal dan Gepeng Menyisakan Kendala Karena Sebagian Kembali Turun ke Jalan

    Juli 16, 2026

    Tumpang Tindih Kewenangan, Pesantren Berbasis Sekolah Formal Butuh Sinkronisasi Kebijakan Pendidikan

    Juli 16, 2026

    Perkuat Deteksi Dini, Dinkes Samarinda Catat Hingga Mei 2026, Sudah 29 Kematian Akibat AIDS

    Juli 16, 2026
    1 2 3 … 3,218 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.