Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bapperida Pastikan Program OPD 2027 Selaras dengan Target Pembangunan Samarinda

    Juni 4, 2026

    Lulusannya Langka! Jurusan Kuliah Ini Malah Jadi Rebutan Korporasi Besar

    Juni 4, 2026

    Pemprov Kaltim Genjot Tuntaskan Listrik Masuk Wilayah Pedalaman dan Terpencil

    Juni 4, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Setiap Hujan Deras, Siswa SDN 012 Samarinda Terpaksa Libur
    Pendidikan

    Setiap Hujan Deras, Siswa SDN 012 Samarinda Terpaksa Libur

    SittiBy SittiJuni 4, 2026Updated:Juni 4, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kondisi halaman SDN 012 Karang Mulya, Kecamatan Sungai Kunjang, Kamis, 4/6/2026 (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Banjir yang terus berulang di SDN 012 Karang Mulya Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda membuat kegiatan belajar mengajar kerap lumpuh.

    Setiap hujan deras dengan durasi lebih dari satu jam, air dapat menggenangi lingkungan sekolah hingga mencapai 80 sentimeter.

    Teks: Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda Amelia Indah Larasati, Kamis, 4/6/2026 (Insitekaltim/Aminah)

    Akibatnya, ratusan siswa tidak hanya kehilangan waktu belajar saat banjir datang, tetapi juga harus menunggu berhari-hari hingga lumpur yang tertinggal dibersihkan.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN 012 Sungai Kunjang Laode Akahan Hairah mengatakan, kondisi tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun dan menjadi penyebab utama terganggunya kegiatan pendidikan.

    “Kalau hujan deras banjirnya sampai selutut bahkan lebih di dalam kelas. Setelah surut biasanya meninggalkan lumpur tebal sehingga anak-anak bisa dua sampai tiga hari tidak masuk sekolah karena guru harus gotong royong membersihkan sekolah,” ujarnya saat ditemui di sekolah, Kamis, 4 Juni 2026.

    Menurut Laode, perbaikan kecil atau renovasi tidak lagi menjadi solusi. Ia berharap pemerintah membangun ulang sekolah dengan elevasi yang lebih tinggi agar terbebas dari genangan.

    “Kami berharap sekolah ini dibangun ulang. Kalau hanya memperbaiki yang rusak, kurang efektif karena setiap hujan pasti banjir lagi. Solusi paling tepat menurut kami ditinggikan sekitar satu sampai satu setengah meter,” katanya.

    Sekolah yang memiliki tujuh rombongan belajar dengan 176 siswa dan 10 tenaga pendidik itu bahkan mulai kehilangan calon peserta didik baru. Banyak orang tua memilih menyekolahkan anaknya ke sekolah lain yang dianggap lebih aman dari banjir.

    “Orang tua sekarang lebih memilih sekolah yang lebih jauh tetapi tidak banjir. Ini berpengaruh terhadap jumlah murid kami,” ungkapnya.

    Persoalan lain yang turut menjadi sorotan adalah belum masuknya SDN 012 dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Padahal sejumlah sekolah di sekitar Lok Bahu telah menerima program tersebut.

    “Sampai sekarang kami belum mendapatkan MBG. Orang tua murid juga sering bertanya kenapa sekolah lain sudah dapat sementara kami belum,” jelasnya.

    Laode menegaskan bahwa kondisi bangunan kelas sebenarnya masih layak digunakan. Namun, persoalan banjir menjadi hambatan utama yang harus segera diselesaikan.

    “Kalau sekolah ini ditinggikan, saya yakin anak-anak tidak perlu lagi libur setiap kali hujan deras turun,” tegasnya.

    Sementara itu, Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda Amelia Indah Larasati, mengakui masih ada sejumlah pekerjaan infrastruktur pendidikan yang tertunda akibat keterbatasan anggaran.

    Beberapa proyek pembangunan sekolah yang telah selesai dibangun pada 2025 belum dapat difungsikan secara maksimal karena belum dilengkapi mebel dan sarana pendukung lainnya.

    “Kondisi keuangan memang membuat beberapa kebutuhan sarana harus bertahap. Untuk pengadaan mebel masih menunggu proses bantuan keuangan yang saat ini belum berjalan,” jelas Amelia.

    Dinas Pendidikan saat ini juga tengah menyusun daftar prioritas kebutuhan sarana sekolah untuk diusulkan pada perubahan anggaran maupun APBD 2027.

    “Kami terus menginventarisasi kebutuhan sekolah-sekolah. Mana yang paling mendesak akan menjadi prioritas untuk diperjuangkan pada anggaran berikutnya,” pungkasnya.

    Banjir Pendidikan SDN 012 Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Lulusannya Langka! Jurusan Kuliah Ini Malah Jadi Rebutan Korporasi Besar

    Juni 4, 2026

    Banjir Informasi Palsu di Medsos, Publik Diingatkan Jangan Mudah Percaya

    Juni 4, 2026

    Masih Berbelit, Pengusaha Minta Penyederhanaan Perizinan Reklame

    Juni 4, 2026

    Benarkah Pendidikan Gratis Bisa Menghapus Angka Putus Sekolah?

    Juni 3, 2026

    Kekurangan Guru Samarinda Diprediksi Tembus 700 Orang, Skema PJLP Harus Masuk Anggaran 2027

    Juni 3, 2026

    Belum Tentu Keterima Tapi Harus Bayar Rp500 Ribu, Curhat Orang Tua Pendaftar Jalur Mandiri

    Juni 2, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bapperida Pastikan Program OPD 2027 Selaras dengan Target Pembangunan Samarinda

    R’syaJuni 4, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Samarinda melakukan klarifikasi…

    Lulusannya Langka! Jurusan Kuliah Ini Malah Jadi Rebutan Korporasi Besar

    Juni 4, 2026

    Pemprov Kaltim Genjot Tuntaskan Listrik Masuk Wilayah Pedalaman dan Terpencil

    Juni 4, 2026

    Biaya Hidup Naik, Gen Z Samarinda Tetap Setia Ngopi dan Nongkrong di Kafe

    Juni 4, 2026

    Kondisi Ekonomi Kian Menantang, Padel Tetap Ramai di Samarinda

    Juni 4, 2026
    1 2 3 … 3,121 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.