Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Ingatkan Aspirasi Reses Harus Masuk Musrenbang agar Tak Tertolak SIPD

    Oktober 17, 2026

    PP PAUD Kaltim Dorong Deteksi Dini Perkembangan Anak Lewat Pelatihan Asesmen

    Oktober 17, 2026

    Sekda Neneng Chamelia Shanti Ungkap 6 Langkah Pemkot Samarinda Menata Pengelolaan CSR

    Oktober 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Selama PJJ, Jangan Beri Beban Siswa Terlampau Banyak
    Diskominfo Bontang

    Selama PJJ, Jangan Beri Beban Siswa Terlampau Banyak

    AdminBy AdminOktober 23, 202001 Min Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    .Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bontang, Saparudin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Angel – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Seorang siswa di Gowa, Sulawesi Selatan mengakhiri hidupnya lantaran depresi akibat banyaknya tugas sekolah selama menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ).

    Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bontang, Saparudin memberi komentar seputar kejadian tersebut.

    Menurutnya, kejadian tersebut bukan kali pertama. Tidak sedikit peserta didik merasa depresi karena beban tugas yang menumpuk selama PJJ.

    Saparudin menuturkan bahwa pihaknya terus menjalin komunikasi dengan kepala sekolah maupun guru di Kota Bontang, terkait dengan perkembangan peserta didik dalam pelaksanaan PJJ.

    “Sering kami adakan pertemuan kepala sekolah. Kami juga selalu berkomunikasi kepada guru-guru lewat WA. Kalau memberi tugas itu jangan terlalu banyaklah,” kata Saparudin saat ditemui di Gedung Autis Centre Bontang, Jumat (23/10/2020).

    Dikatakan Saparudin beban mata pelajaran yang diterima siswa menjadi masalah utama, maka kurikulum disederhanakan agar dapat mengurangi beban tugas peserta didik.

    “Ada memang tugas itu wajib karena itu harus dikerjakan. Tapi kalau melampau target tidak mungkinlah. Oleh karena itu kurikulum disederhanakan, tujuannya untuk mengurangi beban tugas siswa,” terangnya.

    Saparudin berharap pelajar Bontang dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh dapat termonitor dengan baik.

    “Untuk pelajar Bontang saya rasa insyaallah sudah aman kok, kami juga selalu memantau,” terangnya.

    Kadisdikbud Bontang Saparudin-Disdik Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    PP PAUD Kaltim Dorong Deteksi Dini Perkembangan Anak Lewat Pelatihan Asesmen

    Oktober 17, 2026

    Disdikbud Kaltim Dorong Seniman Masuk Sekolah, Karya Seni Lokal Diusulkan Masuk Museum

    Oktober 13, 2026

    PJJ di Samarinda Bergantung Kualitas Udara, Sekolah Diminta Berkoordinasi dengan Puskesmas

    Oktober 12, 2026

    Kebijakan Tak Naik Kelas Berisiko Tekan Siswa, Disdikbud Kaltim Khawatir Siswa Enggan Sekolah

    Oktober 12, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Mahasiswa Dorong Perpustakaan Samarinda Tingkatkan Fasilitas sebagai Ruang Belajar

    Oktober 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Ingatkan Aspirasi Reses Harus Masuk Musrenbang agar Tak Tertolak SIPD

    Ratu ArifanzaOktober 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda Joha Fajal mengingatkan masyarakat agar memastikan…

    PP PAUD Kaltim Dorong Deteksi Dini Perkembangan Anak Lewat Pelatihan Asesmen

    Oktober 17, 2026

    Sekda Neneng Chamelia Shanti Ungkap 6 Langkah Pemkot Samarinda Menata Pengelolaan CSR

    Oktober 16, 2026

    Disdikbud Samarinda Dorong Guru Lebih Mandiri Menggunakan Teknologi

    Oktober 16, 2026

    Gaji PPPK Daerah Bakal Ditanggung APBN

    Oktober 16, 2026
    1 2 3 … 3,390 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.