Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Sekolah Gratis Belum Menjamin Anak Bertahan di Bangku Sekolah
    Ekonomi

    Sekolah Gratis Belum Menjamin Anak Bertahan di Bangku Sekolah

    AminahBy AminahJuli 30, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Siswa sekolah dasar mengikuti kegiatan pembelajaran di ruang kelas (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sekolah gratis bukan berarti seluruh beban pendidikan keluarga hilang. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda menilai kemampuan ekonomi rumah tangga masih menjadi penentu apakah seorang anak mampu menyelesaikan pendidikannya hingga jenjang yang lebih tinggi.

    Temuan itu muncul di tengah tren Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Samarinda yang terus membaik. Pada 2025, IPM mencapai 83,53 atau naik dibanding 83,11 pada 2024.

    Namun di balik kenaikan tersebut, BPS mengingatkan, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sekolah, melainkan juga daya beli masyarakat.

    Kepala BPS Kota Samarinda Supriyanto mengatakan, banyak kebutuhan pendidikan yang tetap harus ditanggung keluarga meski biaya sekolah telah digratiskan pemerintah.

    “Pendidikan memang gratis, tetapi masih ada biaya transportasi, seragam, dan kebutuhan penunjang lainnya. Kalau ekonomi keluarga membaik, kemampuan orang tua mendukung pendidikan anak juga meningkat,” katanya kepada Insitekaltim, Kamis, 30 Juli 2026.

    Kondisi itu membuat indikator ekonomi menjadi faktor yang paling cepat memengaruhi peningkatan kualitas sumber daya manusia dibanding dua indikator IPM lainnya, yakni kesehatan dan pendidikan.

    Berbeda dengan pendidikan dan kesehatan yang peningkatannya berlangsung bertahap, perubahan pendapatan masyarakat dapat langsung memengaruhi kemampuan keluarga memenuhi kebutuhan anak, termasuk mempertahankan mereka tetap bersekolah.

    BPS mencatat rata-rata lama sekolah penduduk Samarinda saat ini mencapai 11,4 tahun atau setara kelas XI SMA. Sementara harapan lama sekolah mencapai 15,41 tahun atau setara pendidikan diploma.

    Meski demikian, Supriyanto menilai kenaikan indikator pendidikan tidak lagi bisa melonjak tinggi karena akses pendidikan di Samarinda sudah relatif merata.

    “Sekarang tantangannya bukan hanya menyediakan sekolah, tetapi memastikan anak-anak tidak berhenti sekolah karena kondisi ekonomi keluarganya,” ujarnya.

    Ia menambahkan, pembangunan manusia tidak bisa hanya bertumpu pada sektor pendidikan. Peningkatan layanan kesehatan, penciptaan lapangan kerja, hingga kenaikan pendapatan masyarakat harus berjalan beriringan agar kualitas sumber daya manusia terus meningkat.

    “Orang yang sehat bisa belajar. Setelah memiliki pendidikan yang baik, peluang masuk ke dunia kerja lebih besar. Ketika pendapatannya meningkat, mereka kembali bisa membiayai pendidikan anak-anaknya. Siklusnya saling berkaitan,” tutupnya.

     

    BPS Samarinda Pendidikan Sekolah Sekolah Gratis Supriyanto
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026

    Jadi Sumber Inspirasi Anak, Guru PAUD Dituntut Kreatif

    September 12, 2026

    Polnes Borong 9 Prestasi di KMIPN VIII 2026, Bawa Pulang Empat Gelar Juara I

    September 12, 2026

    Bunda Harum: Anak PAUD Jangan Dibebani Target Calistung

    September 11, 2026

    Seno Aji Targetkan Produktivitas Padi Kaltim Tembus 7 Ton per Hektare

    September 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    R’syaSeptember 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIV Kalimantan Timur (Kaltim) Titit Lestari…

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026

    Karhutla Dekat APT Pranoto, Penerbangan Tetap Normal

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,338 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.