Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jogging Pagi Bukan Sekadar Tren, Ini 6 Penyakit yang Bisa Dicegah

    Mei 10, 2026

    Pasar Segiri Belum Direvitalisasi, DPRD Samarinda Soroti Prioritas Anggaran

    Mei 9, 2026

    Penertiban Parkir di Halaman Warga Disorot, DPRD Nilai Protokol Tidak Tepat

    Mei 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kukar»Sekda Sunggono Beberkan Tiga Strategi Jitu Ala Pemkab Kukar Kendalikan Inflasi
    Diskominfo Kukar

    Sekda Sunggono Beberkan Tiga Strategi Jitu Ala Pemkab Kukar Kendalikan Inflasi

    VinsensiusBy VinsensiusMaret 25, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar– Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) membeberkan tiga strategi jitu menekan lonjakan inflasi yang berpotensi terjadi di awal tahun kendati terhimpit di pusaran rendahnya daya beli masyarakat dan Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD.

    Bupati Kukar Edi Damansyah melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Sunggono menyebut roda perputaran ekonomi di Kutai Kartanegara digerakkan oleh sektor pemerintahan. Apabila proyek belum bergulir, maka akan berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat. Hal ini kerap terjadi pada awal tahun.

    Jalan keluar untuk menjembatani persoalan tersebut dengan cara mendorong semua kegiatan terkait pengadaan barang dan jasa.

    “Kegiatan fisik kita segera lelang supaya bisa jalan. Meski begitu, pada tahun ini terkendala dengan Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD,” papar Sunggono saat memberikan sambutan kegiatan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara pada Bulan Ramadan dan Idulfitri di Aula Kantor Bappeda Kukar, Selasa 25 Maret 2025.

    Konsekuensi dari kebijakan itu, kata dia, apabila ada perubahan atas proses penganggaran di organisasi perangkat daerah (OPD), maka akan ada perubahan terhadap mekanisme perencanaan penganggaran. Hal itu biasanya dilakukan pada pertengahan tahun untuk penyesuaian terhadap belanja-belanja yang ada.

    “Tapi di awal tahun kita hanya bisa lakukan belanja untuk bayar gaji, bayar obat, dan belanja pegawai. Sedangkan, untuk pengadaan barang dan jasa secara keseluruhan itu belum bisa dilakukan,” paparnya.

    Lebih lanjut dikatakannya faktor lain yang menjadi pemicu menurunnya daya beli lantaran segelintir masyarakat yang tidak memiliki pendapatan.

    Menurut Sunggono ditilik dari situasi kontekstual yang terjadi memantik Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menginisiasi adanya tiga strategi jitu untuk mengatasi persoalan tersebut. Pertama, strategi menggencarkan operasi pasar murah.

    “Strategi yang saya sampaikan ke teman-teman TPID adalah gencarkan operasi pasar murah. Alhamdulillah tidak ada inflasi yang signifikan di awal tahun,” kata Sunggono.

    Kedua, sambungnya, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menerapkan strategi menyertakan warga miskin ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikeluarkan oleh Dinas Sosial.

    “Apabila ada bantuan keuangan kepada desa (BTKKD) dan terdapat kegiatan-kegiatan dalam skala tertentu yang kami anggap mungkin diperoleh desa semisal pembagunan jalan usaha tani dan lain sebagainya, maka kita menyertakan warga yang terdata dalam DTKS untuk bekerja dan mendapatkan pendapatan. Dengan demikian, daya beli bisa meningkat dan tingkat kemiskinan berkurang,” paparnya.

    Sunggono menambahkan strategi ketiga dengan cara melakukan inspeksi mendadak (sidak).

    “Kita juga melakukan sidak melalui Tim Satgas Pangan khususnya terkait kelangkaan elpiji. Elpiji kita sudah programkan ke seluruh kecamatan. Dan, alhamdulillah stabilitas harga elpiji bisa tertangani,” pungkasnya. (Adv)

    OPD Pemkab Kukar Sekda Kukar Sunggono
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Vinsensius

    Related Posts

    Pansus II DPRD Samarinda Jadwalkan Lanjutan Pembahasan Raperda Pasar Rakyat

    April 24, 2026

    Pemkot Samarinda Tegaskan Batas Kepatuhan WFH, Andi Harun: Pelanggaran Naik ke Level Serius

    April 24, 2026

    Evaluasi WFH Capai 94,5 Persen, Wali Kota Samarinda Soroti OPD yang Belum Patuh

    April 24, 2026

    DPRD Samarinda Soroti MBG: Dapur Ditutup, Keluhan Makanan hingga Mekanisme Program Belum Jelas

    April 23, 2026

    Gubernur Kaltim Bungkam Usai Aksi Seharian, Langsung Tinggalkan Kantor Tanpa Pernyataan

    April 21, 2026

    Sukri Dorong Penguatan Literasi Jurnalistik di OPD, Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi

    April 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jogging Pagi Bukan Sekadar Tren, Ini 6 Penyakit yang Bisa Dicegah

    Ratu ArifanzaMei 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah rutinitas yang padat dan gaya hidup serba cepat, banyak orang…

    Pasar Segiri Belum Direvitalisasi, DPRD Samarinda Soroti Prioritas Anggaran

    Mei 9, 2026

    Penertiban Parkir di Halaman Warga Disorot, DPRD Nilai Protokol Tidak Tepat

    Mei 9, 2026

    Kala Fest 2026 Dibuka, Kaltim Siapkan Ekonomi Syariah Jadi Penopang Baru Pasca Batu Bara

    Mei 9, 2026

    Tak Hanya Bunga Bank, DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Keuangan Berbasis Manfaat Sosial

    Mei 8, 2026
    1 2 3 … 3,090 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.