Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Lahan Pemkot yang Menganggur Diusulkan Jadi TPU di Samarinda

    Oktober 15, 2026

    DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Pemprov Bersinergi soal Pembangunan RSUD AMS II

    Oktober 15, 2026

    Raperda Penyelamatan Kebakaran Samarinda Rampung Dibahas, Segera Masuk Tahap Harmonisasi

    Oktober 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Evaluasi WFH Capai 94,5 Persen, Wali Kota Samarinda Soroti OPD yang Belum Patuh
    Samarinda

    Evaluasi WFH Capai 94,5 Persen, Wali Kota Samarinda Soroti OPD yang Belum Patuh

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 24, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancarai awak media (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun, mengungkapkan penerapan sistem Work From Home (WFH) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menunjukkan hasil positif.

    Berdasarkan hasil evaluasi terbaru melalui dashboard monitoring, tingkat kepatuhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah mencapai 99 persen dan dinilai sesuai dengan target yang diharapkan.

    “Dari evaluasi minggu lalu sampai hari ini, capaian kita sudah 94,5 persen. Artinya, implementasi WFH berjalan sangat baik,” ujarnya, Jumat 24 April 2026.

    Meski demikian, masih terdapat sejumlah OPD yang menjadi perhatian, di antaranya Dinas Perikanan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA), serta Sekretariat DPRD yang dinilai belum optimal dalam penerapan sistem tersebut.

    Menurutnya, Dinas Perikanan akan segera dilakukan pengecekan untuk memastikan apakah kendala yang terjadi bersifat teknis atau karena kurangnya pemahaman pegawai terhadap sistem. Sementara itu, terdapat OPD lain yang baru mencapai sekitar 58 persen tingkat kepatuhan.

    “Kita akan cross-check apakah mereka tidak patuh atau memang belum memahami sistem. Semua akan kita panggil dan evaluasi,” jelasnya.

    Ia juga menyoroti Sekretariat DPRD yang tercatat belum terintegrasi dalam sistem dashboard, sehingga perlu dilakukan tindak lanjut segera oleh tim terkait.

    Di sisi lain Andi Harun menegaskan, penerapan WFH memberikan dampak signifikan, termasuk penghematan bahan bakar minyak (BBM) hingga sekitar 1.900 liter per hari, pengurangan emisi, serta efisiensi penggunaan listrik dan air.

    Selain itu, sistem digital yang diterapkan memungkinkan pemantauan kinerja pegawai secara real-time melalui laporan harian dan aktivitas kerja berbasis virtual.

    “Walaupun bekerja dari rumah kinerja tetap terpantau dan tidak bisa dimanipulasi karena semua berbasis digital,” tegasnya.

    Ia menambahkan, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Prabowo Subianto serta pemerintah pusat, sekaligus upaya membangun kesadaran aparatur terhadap pentingnya efisiensi dan disiplin kerja.

    “Ke depan hasil laporan kinerja pegawai akan terus dievaluasi secara berkala untuk memastikan target harian, mingguan, hingga bulanan tetap tercapai secara optimal,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Lahan Pemkot yang Menganggur Diusulkan Jadi TPU di Samarinda

    AminahOktober 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Lahan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda yang belum dimanfaatkan diusulkan menjadi tempat…

    DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Pemprov Bersinergi soal Pembangunan RSUD AMS II

    Oktober 15, 2026

    Raperda Penyelamatan Kebakaran Samarinda Rampung Dibahas, Segera Masuk Tahap Harmonisasi

    Oktober 15, 2026

    Kemarau Ganggu Ketersediaan Pakan, Peternak Sapi di Kaltim Perlu Siapkan Silase

    Oktober 15, 2026

    Pemkot Samarinda Jajaki Kolaborasi dengan Kompas Media Group untuk Perluas Publikasi Pembangunan

    Oktober 14, 2026
    1 2 3 … 3,386 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.