Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun, mengungkapkan penerapan sistem Work From Home (WFH) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menunjukkan hasil positif.
Berdasarkan hasil evaluasi terbaru melalui dashboard monitoring, tingkat kepatuhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah mencapai 99 persen dan dinilai sesuai dengan target yang diharapkan.
“Dari evaluasi minggu lalu sampai hari ini, capaian kita sudah 94,5 persen. Artinya, implementasi WFH berjalan sangat baik,” ujarnya, Jumat 24 April 2026.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah OPD yang menjadi perhatian, di antaranya Dinas Perikanan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA), serta Sekretariat DPRD yang dinilai belum optimal dalam penerapan sistem tersebut.
Menurutnya, Dinas Perikanan akan segera dilakukan pengecekan untuk memastikan apakah kendala yang terjadi bersifat teknis atau karena kurangnya pemahaman pegawai terhadap sistem. Sementara itu, terdapat OPD lain yang baru mencapai sekitar 58 persen tingkat kepatuhan.
“Kita akan cross-check apakah mereka tidak patuh atau memang belum memahami sistem. Semua akan kita panggil dan evaluasi,” jelasnya.
Ia juga menyoroti Sekretariat DPRD yang tercatat belum terintegrasi dalam sistem dashboard, sehingga perlu dilakukan tindak lanjut segera oleh tim terkait.
Di sisi lain Andi Harun menegaskan, penerapan WFH memberikan dampak signifikan, termasuk penghematan bahan bakar minyak (BBM) hingga sekitar 1.900 liter per hari, pengurangan emisi, serta efisiensi penggunaan listrik dan air.
Selain itu, sistem digital yang diterapkan memungkinkan pemantauan kinerja pegawai secara real-time melalui laporan harian dan aktivitas kerja berbasis virtual.
“Walaupun bekerja dari rumah kinerja tetap terpantau dan tidak bisa dimanipulasi karena semua berbasis digital,” tegasnya.
Ia menambahkan, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Prabowo Subianto serta pemerintah pusat, sekaligus upaya membangun kesadaran aparatur terhadap pentingnya efisiensi dan disiplin kerja.
“Ke depan hasil laporan kinerja pegawai akan terus dievaluasi secara berkala untuk memastikan target harian, mingguan, hingga bulanan tetap tercapai secara optimal,” pungkasnya.

