Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Sekda Sri Ajak Cegah Stunting Dengan Aktifkan Posyandu
    Diskominfo Kaltim

    Sekda Sri Ajak Cegah Stunting Dengan Aktifkan Posyandu

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaOktober 18, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi menekan angka stunting dengan mengaktifkan kembali posyandu.

    “Kolaborasi lintas sektor dan lintas daerah mulai dari intervensi hulu sampai hilir, intervensi spesifik dan sensitif serta

    pendekatan pentahelix, termasuk mengaktifkan kembali pelayanan posyandu,” kata Sekda Sri pada Senin, (16/10/2023) di Crystal Ballroom Hotel Mercure Samarinda saat Rembuk Stunting Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2023.

    Pemerintah Provinsi Kaltim menargetkan angka stunting mencapai angka 12,83 persen pada tahun 2024 mendatang. Sekda Sri sendiri mengatakan hal tersebut memerlukan keseriusan dalam mencapainya.

    “Mencapai angka 12,83 persen perlu komitmen bersama, upaya yang serius, serta kerja keras,” tandasnya.

    Wakil Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) itu menyebutkan dari total 4.955 posyandu (pos pelayanan terpadu) se-Kaltim hanya 36 persen yang aktif pasca-Covid-19.

    Padahal menurutnya posyandu memiliki peran yang penting dalam mencegah stunting. Selain itu posyandu juga memberikan berbagai manfaat untuk masyarakat dan menjadi salah satu cara memberdayakan warga dan kader PKK setempat.

    “Harapan kita aktifnya posyandu, para balita, ibu hamil serta pasangan usia subur bisa dilayani. Ini yang ingin kita aktivasi kembali termasuk pokjanal dengan kader-kadernya, sehingga pemberian makanan tambahan diaktifkan kembali,” kata Sri.

    Selain mengaktifkan posyandu dan pokjanal, Sekda Sri juga mengingatkan bahwa data stunting perlu divalidasi untuk memudahkan intervensi bagi pemerintah provinsi.

    “Payung hukum dan programnya sudah ada, kita harap program dan kegiatan dilakukan perangkat daerah. Targetnya adalah keluarga risiko stunting atau pendeteksi stunting,” tutupnya.

    Posyandu Sekda Kaltim Sri Wahyuni Stunting
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    MTQN Jadi Ajang Penguatan Pendidikan Al-Qur’an, Kaltim Siap Tampilkan Generasi Berprestasi dan Berakhlak

    September 9, 2026

    Wahyu Hernaningsih Dorong Perempuan Kaltim Kelola Emosi dan Kesehatan Mental, Bidik Zero Stunting

    Agustus 18, 2026

    Beban Pertahankan Juara Umum, 57 Kafilah Kaltim Jalani TC Sebulan di Jakarta

    Agustus 9, 2026

    Pemprov Hidupkan Kembali Mal Lembuswana, Siapkan Revitalisasi dan Buka Peluang Investor

    Agustus 7, 2026

    Fiskal Tertekan, Belanja Prioritas Daerah Terancam Dikurangi

    Agustus 6, 2026

    Pemerintah Pusat Nunggak Kurang Salur Dana Transfer sekitar Rp2 Triliun, Pemprov Kaltim Siapkan Audiensi ke Kemenkeu

    Agustus 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    AminahSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ada lebih dari 20 ribu anak di Kalimantan Timur (Kaltim) yang masih…

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,338 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.