Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    Oktober 14, 2026

    Pemkot Samarinda Cari Dana Provinsi dan Pusat untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    Oktober 14, 2026

    Jaga Struktur Jembatan Mahkota II, Pemkot Samarinda Tegaskan Fungsi Portal Pembatas Ketinggian

    Oktober 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Sebaran Informasi Vokasi dan Dunia Kerja Butuh Strategi Komunikasi Media
    Pendidikan

    Sebaran Informasi Vokasi dan Dunia Kerja Butuh Strategi Komunikasi Media

    LarasBy LarasSeptember 30, 2024Updated:September 30, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Eks jurnalis Tempo Yosep Suprayogi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Dengan populasi Indonesia yang diproyeksikan mencapai 322,6 juta jiwa pada tahun 2057, kebutuhan pangan dari sektor pertanian akan terus meningkat.

    Hal ini turut menuntut peningkatan kecerdasan dan keterampilan tenaga kerja. Eks jurnalis Tempo Yosep Suprayogi mengungkapkan bahwa pendidikan vokasi penting dalam menjawab tantangan dari berbagai keperluan pasar akan tenaga kerja ini.

    Teks: Vokasi Bootcamp Media 2024 Program Penguatan Ekosistem Kemitraan Bagi Pengembangan Inovasi Berbasis Daerah

    Dalam acara Vokasi Bootcamp Media 2024 Program Penguatan Ekosistem Kemitraan Bagi Pengembangan Inovasi Berbasis Daerah, ia mengajak media untuk berperan dalam mengemas isu tersebut menjadi informasi yang menarik.

    “Saat ini, tingkat kecerdasan penduduk kita masih di angka 78,5. Ini tantangan besar, terutama untuk daerah seperti Kalimantan Timur yang membutuhkan tenaga kerja terampil namun juga harus menguasai bahasa asing,” ujar Yosep di Ruang Pertemuan Lantai IV Gedung Direktorat Polnes, Senin (30/9/2024).

    Yosep menjelaskan diperlukan strategi komunikasi media dalam menyampaikan pesan-pesan terkait vokasi dan dunia kerja. Ia mengungkapkan sebuah metode yang disebut “Kuadran,” yang membagi isu menjadi empat kategori berdasarkan tingkat kepentingan dan daya tariknya.

    Menurutnya, tugas jurnalis adalah membuat isu yang penting menjadi menarik bagi pembaca. Kuadran pertama adalah informasi penting dan menarik. Kuadran kedua adalah informasi penting dan tidak menarik. Kuadran ketiga adalah informasi tidak penting dan menarik. Kuadran keempat, informasi tidak penting dan tidak menarik.

    “Berdasarkan panduan dari BBC, ada enam kebutuhan audiens yang perlu diperhatikan, di antaranya adalah memberikan inspirasi, hiburan, pengetahuan, perspektif baru, pembaruan informasi, dan mengatasi Fear of Missing Out (Fomo),” sebut Yosep.

    Penting bagi jurnalis untuk mengemas informasi penting agar menarik bagi masyarakat dengan menggunakan teknik storytelling. Storytelling adalah metode efektif dalam jurnalisme feature untuk menyampaikan pesan dengan cara yang lebih engaging.

    “Jika kita hanya menyajikan berita biasa, maka yang sampai hanya informasi. Namun, jika kita kemas menjadi cerita, di sana ada keterlibatan pembaca dan daya tarik yang lebih kuat. Mulailah dengan gambaran besar, lalu tarik pembaca dengan cerita tokoh atau karakter yang relevan,” paparnya.

    Pendidikan vokasi, lanjut Yosep, harus diperkenalkan dengan cara yang membuat masyarakat memahami pentingnya keterampilan teknis dan kompetensi kerja.

    “Kami berharap media bisa menjadi katalis dalam menyampaikan isu vokasi dengan cerita yang membangun dan menginspirasi, karena pendidikan vokasi adalah kunci untuk membentuk tenaga kerja yang siap menghadapi masa depan,” pungkasnya.

    Eks jurnalis Tempo Vokasi Bootcamp Media 2024 Yosep Prayogi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Disdikbud Kaltim Dorong Seniman Masuk Sekolah, Karya Seni Lokal Diusulkan Masuk Museum

    Oktober 13, 2026

    PJJ di Samarinda Bergantung Kualitas Udara, Sekolah Diminta Berkoordinasi dengan Puskesmas

    Oktober 12, 2026

    Kebijakan Tak Naik Kelas Berisiko Tekan Siswa, Disdikbud Kaltim Khawatir Siswa Enggan Sekolah

    Oktober 12, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Mahasiswa Dorong Perpustakaan Samarinda Tingkatkan Fasilitas sebagai Ruang Belajar

    Oktober 5, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    AminahOktober 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) membuka peluang mengusulkan status bencana nasional…

    Pemkot Samarinda Cari Dana Provinsi dan Pusat untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    Oktober 14, 2026

    Jaga Struktur Jembatan Mahkota II, Pemkot Samarinda Tegaskan Fungsi Portal Pembatas Ketinggian

    Oktober 14, 2026

    Penerimaan Retribusi Samarinda Belum Capai 40 Persen, Bapenda Petakan Potensi Pendapatan

    Oktober 14, 2026

    Perluas Jaminan BPJS Ketenagakerjaan, Pemkot Samarinda Bidik Dukungan CSR Perusahaan

    Oktober 14, 2026
    1 2 3 … 3,383 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.