Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    Oktober 12, 2026

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Sebaran Informasi Vokasi dan Dunia Kerja Butuh Strategi Komunikasi Media
    Pendidikan

    Sebaran Informasi Vokasi dan Dunia Kerja Butuh Strategi Komunikasi Media

    LarasBy LarasSeptember 30, 2024Updated:September 30, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Eks jurnalis Tempo Yosep Suprayogi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Dengan populasi Indonesia yang diproyeksikan mencapai 322,6 juta jiwa pada tahun 2057, kebutuhan pangan dari sektor pertanian akan terus meningkat.

    Hal ini turut menuntut peningkatan kecerdasan dan keterampilan tenaga kerja. Eks jurnalis Tempo Yosep Suprayogi mengungkapkan bahwa pendidikan vokasi penting dalam menjawab tantangan dari berbagai keperluan pasar akan tenaga kerja ini.

    Teks: Vokasi Bootcamp Media 2024 Program Penguatan Ekosistem Kemitraan Bagi Pengembangan Inovasi Berbasis Daerah

    Dalam acara Vokasi Bootcamp Media 2024 Program Penguatan Ekosistem Kemitraan Bagi Pengembangan Inovasi Berbasis Daerah, ia mengajak media untuk berperan dalam mengemas isu tersebut menjadi informasi yang menarik.

    “Saat ini, tingkat kecerdasan penduduk kita masih di angka 78,5. Ini tantangan besar, terutama untuk daerah seperti Kalimantan Timur yang membutuhkan tenaga kerja terampil namun juga harus menguasai bahasa asing,” ujar Yosep di Ruang Pertemuan Lantai IV Gedung Direktorat Polnes, Senin (30/9/2024).

    Yosep menjelaskan diperlukan strategi komunikasi media dalam menyampaikan pesan-pesan terkait vokasi dan dunia kerja. Ia mengungkapkan sebuah metode yang disebut “Kuadran,” yang membagi isu menjadi empat kategori berdasarkan tingkat kepentingan dan daya tariknya.

    Menurutnya, tugas jurnalis adalah membuat isu yang penting menjadi menarik bagi pembaca. Kuadran pertama adalah informasi penting dan menarik. Kuadran kedua adalah informasi penting dan tidak menarik. Kuadran ketiga adalah informasi tidak penting dan menarik. Kuadran keempat, informasi tidak penting dan tidak menarik.

    “Berdasarkan panduan dari BBC, ada enam kebutuhan audiens yang perlu diperhatikan, di antaranya adalah memberikan inspirasi, hiburan, pengetahuan, perspektif baru, pembaruan informasi, dan mengatasi Fear of Missing Out (Fomo),” sebut Yosep.

    Penting bagi jurnalis untuk mengemas informasi penting agar menarik bagi masyarakat dengan menggunakan teknik storytelling. Storytelling adalah metode efektif dalam jurnalisme feature untuk menyampaikan pesan dengan cara yang lebih engaging.

    “Jika kita hanya menyajikan berita biasa, maka yang sampai hanya informasi. Namun, jika kita kemas menjadi cerita, di sana ada keterlibatan pembaca dan daya tarik yang lebih kuat. Mulailah dengan gambaran besar, lalu tarik pembaca dengan cerita tokoh atau karakter yang relevan,” paparnya.

    Pendidikan vokasi, lanjut Yosep, harus diperkenalkan dengan cara yang membuat masyarakat memahami pentingnya keterampilan teknis dan kompetensi kerja.

    “Kami berharap media bisa menjadi katalis dalam menyampaikan isu vokasi dengan cerita yang membangun dan menginspirasi, karena pendidikan vokasi adalah kunci untuk membentuk tenaga kerja yang siap menghadapi masa depan,” pungkasnya.

    Eks jurnalis Tempo Vokasi Bootcamp Media 2024 Yosep Prayogi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    PJJ di Samarinda Bergantung Kualitas Udara, Sekolah Diminta Berkoordinasi dengan Puskesmas

    Oktober 12, 2026

    Kebijakan Tak Naik Kelas Berisiko Tekan Siswa, Disdikbud Kaltim Khawatir Siswa Enggan Sekolah

    Oktober 12, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Mahasiswa Dorong Perpustakaan Samarinda Tingkatkan Fasilitas sebagai Ruang Belajar

    Oktober 5, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    AminahOktober 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Tiga pria diduga memanfaatkan transaksi yang melibatkan aplikasi MiChat untuk merampas ponsel…

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026

    PJJ di Samarinda Bergantung Kualitas Udara, Sekolah Diminta Berkoordinasi dengan Puskesmas

    Oktober 12, 2026

    El Nino Kuat, Musim Hujan Kaltim 2026–2027 Diprediksi Lebih Pendek

    Oktober 12, 2026
    1 2 3 … 3,381 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.