Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Samarinda Tutup Dapur MBG yang Tak Penuhi Standar, Wawali Tekankan Pengelolaan Limbah
    Samarinda

    Samarinda Tutup Dapur MBG yang Tak Penuhi Standar, Wawali Tekankan Pengelolaan Limbah

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 23, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri saat ditemui wartawan usai kegiatan. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menegaskan penutupan sejumlah dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilakukan karena tidak memenuhi standar pengelolaan lingkungan, khususnya terkait limbah.

    Hal tersebut disampaikan usai menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun ke-10 SDN 007 Samarinda Ulu pada Kamis, 23 April 2026.

    Menurutnya, penutupan dapur MBG bukan tanpa alasan, melainkan hasil evaluasi dari tim terkait yang menemukan adanya ketidak sesuaian dalam pengelolaan limbah.

    “Penutupan dapur MBG itu ada tim yang melihat dari sisi lingkungan hidup. Informasi yang saya terima, pengolahan limbah atau sampahnya belum memenuhi syarat yang ditentukan,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, setiap dapur MBG wajib memenuhi standar tertentu, termasuk dalam hal instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Hal ini penting untuk memastikan program yang bertujuan meningkatkan gizi masyarakat tidak justru menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.

    “Pihak pengelola harus bisa membuat instalasi pengolahan air limbah yang sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditentukan dalam program MBG,” tegasnya.

    Saefuddin menambahkan, standar tersebut telah ditetapkan secara nasional dan menjadi acuan bagi seluruh daerah dalam menjalankan program MBG.

    Oleh karena itu, pengelola dapur diharapkan dapat segera melakukan perbaikan agar dapat kembali beroperasi.

    “Standar itu sudah ditentukan. Tinggal bagaimana pengelola memenuhi kriteria yang ada, apakah itu A, B, atau C. Kalau belum terpenuhi, tentu harus diperbaiki,” jelasnya.

    Program MBG sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan asupan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan.

    Namun demikian, pelaksanaannya tetap harus memperhatikan aspek kesehatan dan lingkungan secara menyeluruh.

    Saefuddin juga mengingatkan, pengawasan terhadap program-program pemerintah akan terus dilakukan secara berkala. Hal ini untuk memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

    Ia berharap kejadian ini dapat menjadi evaluasi bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan dapur MBG agar lebih memperhatikan standar operasional yang telah ditetapkan.

    “Tujuannya baik, untuk masyarakat. Tapi pelaksanaannya juga harus benar, sesuai aturan, supaya tidak menimbulkan masalah baru,” katanya.

    Sementara itu, terkait pertanyaan mengenai standar rumah sakit di Samarinda, Saefuddin menegaskan bahwa penilaian klasifikasi rumah sakit juga mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Setiap kategori memiliki indikator yang harus dipenuhi sebelum dapat naik ke tingkat yang lebih tinggi.

    “Semua sudah ada standarnya. Tinggal apa yang belum terpenuhi itu dilengkapi, sehingga bisa naik ke kriteria yang diharapkan,” ujarnya.

    Lanjutnya, Pemkot Samarinda akan terus mendorong peningkatan kualitas layanan publik, baik di sektor kesehatan maupun program sosial seperti MBG, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kesehatan, dan lingkungan.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih mengkaji kemungkinan pembayaran insentif guru setiap bulan…

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.