Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Drainase Menanjak hingga Kolam Retensi Tanpa Outlet, PR Samarinda Jelang Musim Hujan

    Oktober 11, 2026

    El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, Kaltim Terancam Kekeringan dan Gangguan Pangan

    Oktober 11, 2026

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Samarinda Darurat Banjir, ini Kata Jatam Kaltim
    Daerah

    Samarinda Darurat Banjir, ini Kata Jatam Kaltim

    MartinusBy MartinusJuni 9, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Banjir menggenangi hampir semua wilayah Kota Samarinda dalam beberapa hari ini, sehingga semua aktifitas terganggu dan ini dirasakan warga saat ini yang berada di daerah Samarinda Utara Berbagai isu muncul bahwa banjir yang ada disebabkan karena adanya tambang dan sistem tata kota yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

    Dinamisator Jatam Kaltim, Pradarma Rupang menyebutkan bahwa banjir yang terjadi di Samarinda dalam beberapa hari ini merupakan akibat dari obral ijin tambang yang masih dilakukan oleh pemerintah, dalam hal ini akibat dari pengerukan yang terjadi di wilayah hulu Kota Samarinda sehingga mengakibatkan banjir terjadi dimana-mana.
    “Jelas ini merupakan akibat kebijakan obral ijin tambang oleh pemerintah, tidak hanya di Samarinda, tapi di wilayah hulu dari Kota Samarinda yaitu Kukar, itu sudah dihabisi oleh tambang,” kata Rupang kepada insitekaltim, Minggu (09/06/2019).
    Rupang menambahkan jika peristiwa banjir besar yang terjadi di Kota Samarinda ini terjadi akibat pengerukan besar-besaran dari lahan-lahan yang dulunya merupakan daerah resapan air dan ia juga menyatakan bahwa 71% wilayah Kota Samarinda habis oleh aktivitas pengerukan tambang.
    “Samarinda terkepung oleh tambang, ya inilah yang kita dapatkan banjir dimana-mana. Menurut data kami mencatat sekitar 71% luas daratan Samarinda itu habis hanya untuk tambang. Di tahun 2016 saja Pemerintah Kota Samarinda mencatat sekitar 450 hektar wilayah persebaran banjir yang ada di Kota Samarinda dan semakin tahun jelas sekali itu bertambah luas, dan hari ini kita bisa rasakan, semua wilayah di Samarinda terkepung banjir,” tegasnya.
    Dia,juga mengungkapkan bahwa upaya-upaya pemerintah untuk menanggulangi banjir yang ada di Kota Samarinda tidak berdampak besar pada banjir yang sering terjadi di Kota Samarinda. Selain itu obral ijin yang dilakukan oleh pemerintah tidak memikirkan dampak terusan yang akan terjadi di wilayah Samarinda karena rata-rata tambang meninggalkan lubang yang berakibat wilayah resapan air yang terus berkurang.

    “Apa yang dilakukan pemerintah saat ini seperti membuat tampungan-tampungan air tidak dapat mencegah proses banjir yang terjadi, hanya mengurangi saja. Ini jelas karena pemerintah ketika menerbitkan ijin pertambangan tidak mempunyai agenda pemulihan lahan pasca tambang, dan rata-rata perusahaan tambang setelah melakukan eksploitasi besar-besaran, meracuni sumber-sumber air warga, mewariskan lubang-lubang tambang yang menganga setelah itu mereka tinggalkan .Padahal itu wilayah merupakan bagian dari resapan air yang sangat besar untuk Kota Samarinda,” tutupnya.(Renalt)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Keluarga Edianto Wongso Laporkan Dokter RSUD AWS ke Polisi Dugaan Kelalaian Medis

    Oktober 7, 2026

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026

    Sengketa Lahan di Samarinda Seberang, Dokumen Era 1990-an Kembali Dipersoalkan

    September 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Drainase Menanjak hingga Kolam Retensi Tanpa Outlet, PR Samarinda Jelang Musim Hujan

    AminahOktober 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda diminta membenahi drainase dan memastikan seluruh sistem pengendalian banjir…

    El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, Kaltim Terancam Kekeringan dan Gangguan Pangan

    Oktober 11, 2026

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026
    1 2 3 … 3,380 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.